DIBEGAL: Saat pelaku begal menggasak sepeda motor korban. (ist/sadamanews.com)
MEDAN – sadamanews.com – Seorang karyawan pabrik paku dibegal sekelompok pemuda di Jalan Marelan Pasar II Barat, tepatnya di depan Masjid Silaturrahmi, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Jumat (17/7/2026)
pukul 04.50 WIB.
Akibatnya, korban M Rizki Maulana (30) warga Jalan Tanjung Amis, Dusun Satu, Desa Sei Baharu, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang ini kehilangan sepeda motor yang baru lunas dua bulan lalu.
Berdasarkan rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) milik warga memperlihatkan detik-detik korban berusaha melarikan diri dari kejaran para pelaku.
Kepada wartawan Selasa (21/7/2026), korban mengatakan pembegalan itu terjadi saat ia sedang berangkat kerja dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam bernomor polisi BK 4476 ALJ. Di perjalanan tiba-tiba ia dihadang oleh tiga orang pemuda.
“Di persimpangan itu ada tiga pemuda. Nampak saya dari jauh, saya nggak berpesangka bahasanya itu begal. Makin lama saya mendekat, udah mendekat, yang belakang lompat, dia (pelaku) mengeluarkan kelewang,” ujar Rizki.
Merasa terancam, korban berusaha menghindari serangan dengan mengelak. Namun, dalam kepanikan, ia kehilangan kendali atas sepeda motornya.
“Saya mengelak, namun saat dekat masjid saya jatuh. Saya sempat minta tolong tetapi masyarakat tidak ada yang mendengar,” ujarnya.
Tambah korban, salah seorang dari pelaku membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit.
Korban lalu membuat laporan pengaduan ke pihak kepolisian. (sormin)








