DIRAWAT: Korban, Rajaiman Silalahi saat menjalani perawatan di RS Haji Medan (atas). Dan bawah, saat para pelaku beraksi membegal korban. (sadamanews.com/somin)
MEDAN – sadamanews.com – Aksi begal sadis kembali terjadi di Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan
Kabupaten Deliserdang.
Kali ini korbannya Rajaiman Silalahi (38) warga Kecupak, Pergeteng Geteng Sengkut, Pakpak Bharat. Bahu dan tangannya terluka akibat dibacok begal bersebo.
Kepada wartawan, Rajaiman yang kini tinggal di Desa Medan Estate ini mengatakan peristiwa sadis itu terjadi pada Senin (10/11/2025) sekira pukul 02.00 wib di Jalan Meteorologi Raya tepatnya di tanjakan jembatan Desa Lau Dendang, Kec. Percut Sei Tuan.
“Saya saat itu hendak ke rumah saudara di simpang Beo. Namun sesampai di jembatan tol empat begal yang mengendarai dua sepeda motor datang dari arah belakang. Seorang begal langsung membacok tangan saya seraya mengancam menghentikan sepeda motorku,” ujar Rajaiman kepada wartawan, Sabtu (15/11/2025) pagi.
Tambah korban yang sehari-hari bekerja sebagai petugas kebersihan di MMTC tersebut, ia sempat melawan, namun akibat bacokan di tangan dan dagunya membuat ia lemas. Tak kuasa menahan sakit, korban lalu mencabut kunci sepeda motornya.
Begitu korban terjatuh, para begal membawa sepeda motornya dengan mendorong ke arah simpang Beo.
Salah seorang warga bernama Roni yang melihat korban kemudian melarikannya ke Polsek Tembung untuk membuat laporan pengaduan. Namun oleh Polsek Medan Tembung mengarahkan korban supaya berobat dulu ke RS Haji Medan.
Akibat kejadian ini, begal melarikan sepeda motor Honda Beat BK 8801 AKF, uang tunai Rp 1,2 juta dan sebuah HP milik korban. Kerugian korban diperkirakan Rp 22 juta.
Pada Rabu (12/11/2025) siang, korban membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Tembung dengan nomor P/B/1770/XI/2025/SPKT/Polsek Medan Tembung/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.
“Saya berharap Polsek Medan Tembung segera menangkap pelakunya sebelum ada korban lainnya,” tambah Rajaiman.
Kapolsek Medan Tembung AKP Ras Maju Tarigan, S.H., M.H. saat dikonfirmasi melalui WhatsApp belum memberikan jawaban. (sormin)








