PSMS Hanya Menang 1-0 atas Sriwijaya FC

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEREBUT: Pemain PSMS Medan saat berebut bola dengan Sriwijaya FC. (ist/sadamanews.com)

MEDAN – sadamanews.com – Laga sengit dan penuh emosi mewarnai lanjutan Liga II Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Utama Sumut, Minggu (19/4/2026) malam.

Tuan rumah PSMS Medan yang dijuluki Ayam Kinantan hanya mampu menang tipis 1-0 atas Laskar Wong Kito Sriwijaya FC – namun kemenangan ini terasa begitu berat karena dihiasi dua kartu merah untuk kedua tim.

Babak baru berjalan 1 menit! Umpan matang Clayton disambar Felipe untuk membawa PSMS unggul cepat. Publik tuan rumah sempat berpikir pesta gol akan terjadi. Sayangnya, itu satu-satunya gol yang tercipta sepanjang 90+ menit.

Sriwijaya FC berusaha bangkit, tapi lini akhir mereka tumpul. Menit 30, Fahrezi (Sriwijaya) mendapat kartu kuning. Menjelang jeda, petaka datang untuk PSMS Antoni diusir wasit Subro Malisi usai melakukan pelanggaran keras di menit 43. Keunggulan jumlah pemain pun beralih ke tim tamu.

Memasuki babak kedua, pelatih Sriwijaya FC, Iwan Setiawan, langsung mengganti tiga pemain untuk meningkatkan daya gedor.

Namun justru tim tamu yang harus bermain dengan 10 orang setelah wasit meninjau VAR dan mengganjar kartu merah untuk salah satu pemainnya karena pelanggaran brutal.

PSMS kembali unggul jumlah pemain, tapi anehnya mereka justru tampil ketakutan. Pelatih Eko Purdjianto mengakui di babak kedua, pemain saya terlihat takut mencetak gol. Tidak ada tambahan gol. Tapi inilah sepakbola.

Adlin Cahya cedera dan harus ditandu keluar, digantikan Qadri. Dua peluang emas Rudi Yana di menit 80 dan injury time gagal dimanfaatkan sundulan dan umpan silangnya melambung sia-sia.

Iwan Setiawan yang timnya sudah dipastikan terdegradasi tetap bangga.

“Anak asuh saya sudah maksimal. Kami unggul jumlah pemain di babak pertama, tapi momen itu tidak kami manfaatkan. Maaf atas bahasa kasar ofisial kami. Selamat buat PSMS,” ujar Setiawan.

Eko Purdjianto pelatih PSMS Medan mengatakan justru fokus ke depan: Sisa dua laga lawan Persiraja dan Garudayaksa berat. “Tapi tekad kami all out. Mudah-mudahan poin penuh,” ungkap Eko.

Dengan kemenangan tipis ini, PSMS Medan mengoleksi 34 poin di Grup A. Meski belum aman, posisi mereka masih kokoh. Sebaliknya, Sriwijaya FC resmi terdegradasi setelah musim yang penuh kekecewaan.

Laga ini bukti bahwa sepakbola Indonesia tak pernah kehabisan emosi. Dari gol cepat, kartu merah beruntun, cedera pemain, hingga peluang-peluang mubazir semuanya ada. Warganet sudah ramai membahas keputusan VAR dan “ketakutan” aneh pemain PSMS di babak kedua. (sormin)

Berita Terkait

PSMS Medan Harus Menang Atas Sriwijaya FC
Real Madrid Tersingkir dari Liga Champions
Tim Sambalado Polrestabes Medan Juara II Turnamen Domino Piala Gubsu 2026
Bobby Nasution Saksikan Langsung Sprint Rally Sumut 2026
Unggul Pemain, PSMS Kalah
Tim Sambalado Polrestabes Medan Masuk Babak 8 Besar Turnamen Dam Batu Piala Gubsu 2026
Ujian Berat PSMS di Pakansari
PSMS Ditahan Persikad Depok

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 22:11 WIB

PSMS Hanya Menang 1-0 atas Sriwijaya FC

Sabtu, 18 April 2026 - 14:03 WIB

PSMS Medan Harus Menang Atas Sriwijaya FC

Kamis, 16 April 2026 - 13:01 WIB

Real Madrid Tersingkir dari Liga Champions

Minggu, 12 April 2026 - 23:03 WIB

Tim Sambalado Polrestabes Medan Juara II Turnamen Domino Piala Gubsu 2026

Minggu, 12 April 2026 - 11:26 WIB

Bobby Nasution Saksikan Langsung Sprint Rally Sumut 2026

Berita Terbaru

Oplus_131072

KRIMINAL

Maling Pagar Besi Ditangkap Polsek Medan Timur

Minggu, 19 Apr 2026 - 22:31 WIB

OLAHRAGA

PSMS Hanya Menang 1-0 atas Sriwijaya FC

Minggu, 19 Apr 2026 - 22:11 WIB