MALING : Tukang becak, ibu, dan anak ini diduga sebagai pelaku pencurian mesin pompa air serta instalasi listrik. (ist/sadamanews.com)
DELISERDANG – sadamanews.com – Aksi kejar-kejaran antara warga dengan pengendara becak motor (betor) di Kecamatan Delitua, Deliserdang, viral di media sosial (medsos).
Dimana tukang becak, ibu, dan anak ini diduga sebagai pelaku pencurian mesin pompa air serta instalasi listrik di sebuah rumah sewa.
Peristiwa pengejaran dramatis ini terjadi pada Jumat (3/4/2026) di kawasan Jalan Besar Delitua, Kabupaten Deli Serdang. Kronologi lengkapnya kini terungkap melalui sejumlah video amatir yang beredar luas.
Kejadian bermula ketika korban bernama Ika Maharani, warga Jalan Purwo, Gang Anyelir, Kelurahan Suka Makmur, Kecamatan Medan Deli Tua, bersama suaminya melihat tiga orang yang tengah mengendarai betor di kawasan Jalan Besar Marindal, Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak.
Korban langsung menghampiri dua pelaku wanita yakni ibu dan anak sambil menanyakan keterlibatan mereka dalam kasus pencurian di rumah sewa milik korban beberapa waktu lalu.
“Kelen kan yang semalam kan? Ibu kan yang semalam modus ke rumah sewaku kan?” tanya korban dalam video yang beredar.
Salah satu pelaku dengan lantang menjawab berulang kali, “Yang mana? Yang mana?”
Korban pun menjawab tegas, “Di Gang Anyelir, nomorku sudah kalian blokir.”
Tak jauh dari lokasi, korban dan suaminya juga mendatangi seorang pria yang berada di atas betor. Kepada pria tersebut, korban langsung menyatakan bahwa dialah pelaku pencurian mesin pompa air dan instalasi listrik.
“Gak usah banyak cerita kau, kau yang ngambil itu semua kan,” ucap korban.
Pelaku pria tersebut berkelit, “Mana ada aku? Ku tuntut abang nanti ya.”
Setelah terjadi perdebatan yang disaksikan warga sekitar, ketiga pelaku tiba-tiba berusaha kabur dengan mengendarai betor mereka. Korban dan warga berusaha menghadang.
Bahkan, korban sempat menutup palang portal di jalan tersebut. Namun, para pelaku nekat menabrak palang portal hingga korban ikut terpental. Setelah itu, ketiganya langsung melarikan diri.
Tak terima, korban bersama suaminya langsung mengejar menggunakan sepeda motor.
Aksi kejar-kejaran pun terjadi hingga ke kawasan Jalan Besar Delitua.
Berdasarkan dalam video lain yang viral, terlihat perekam video yang juga ikut mengejar sambil berteriak “maling-maling” sehingga mengundang perhatian warga dan pengendara lain untuk ikut membantu.
Setelah beberapa lama, ketiga pelaku yang merupakan satu keluarga itu akhirnya berhasil dihentikan warga saat hendak bersembunyi di salah satu rumah warga.
Namun, amukan massa tak terhindarkan. Seorang pria terduga pelaku yang merupakan pengemudi betor, tampak dalam kondisi tak sadarkan diri tanpa mengenakan baju.
Diduga ia baru saja menjadi sasaran amukan warga yang geram dengan aksi pencurian tersebut.
Dua pelaku lainnya, yakni ibu dan anak, berhasil diamankan dalam kondisi lebih selamat.
Petugas kepolisian dari Polsek Delitua yang mendapat laporan segera datang ke lokasi. Dua orang pelaku angsung diamankan ke Polsek Delitua untuk proses hukum lebih lanjut.
Sementara itu, seorang pria yang babak belur dan tak sadarkan diri langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.
Terpisah, Kapolsek Delitua, Kompol Panggil Sarianto Simbolon, dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat WhatsApp terkait kasus pencurian yang melibatkan ibu dan anak serta tukang becak ini, hingga kini belum memberikan tanggapan. (sormin)








