Update Penanganan Longsor di Deli Serdang

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DITEMUKAN: Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memastikan seluruh korban dalam peristiwa tanah longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, telah ditemukan. Operasi SAR gabungan resmi ditutup, sementara penanganan dampak longsor di sejumlah titik lainnya masih terus berlangsung.
(Foto Diskominfostan Deli Serdang)

DELI SERDANG – sadamanews.com –  Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memastikan seluruh korban dalam peristiwa tanah longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, telah ditemukan. Operasi SAR gabungan resmi ditutup, sementara penanganan dampak longsor di sejumlah titik lainnya masih terus berlangsung.

Dalam laporan yang disampaikan pada Rabu (8/4/2026) malam, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Deli Serdang, Mukti Ali Harahap, menyampaikan bahwa proses evakuasi dan pencarian korban telah selesai dilaksanakan.

“Seluruh korban tanah longsor di Desa Sembahe telah berhasil ditemukan dan dievakuasi. Operasi SAR gabungan juga sudah resmi ditutup, dan saat ini kami fokus pada penanganan lanjutan di lokasi terdampak,” tegas Mukti Ali Harahap.

Ia menjelaskan, dalam kejadian tersebut tercatat lima orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka ringan. Selain itu, longsor juga menyebabkan kerusakan pada rumah warga serta satu unit fasilitas ibadah.

Saat ini, lokasi terdampak di Desa Sembahe telah diamankan oleh pihak kepolisian dengan pemasangan garis pembatas. Pemerintah juga akan melaksanakan pembersihan lanjutan melalui gotong royong setelah kondisi dinyatakan aman.

Di titik lain di Kecamatan Sibolangit, seperti Desa Batu Belin dan Desa Tambunen, material longsor yang menutup badan jalan telah berhasil dibersihkan. Namun, masih terdapat jalur yang hanya dapat dilalui satu arah sehingga memerlukan kewaspadaan pengguna jalan.

“Di Sibolangit, titik longsor ada di lima desa. Titik longsor di Desa Tambunen saat ini hanya bisa diakses satu jalur,” terangnya.

Sementara itu, di Kecamatan STM Hilir, Desa Penungkiren, akses jalan penghubung antar kecamatan yang sempat terganggu akibat material longsor. Hingga saat ini, jalur tersebut telah dibersihkan.

BPBD bersama unsur terkait tetap siaga di lapangan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan, seiring kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi.

“Seluruh titik longsor yang terjadi diawali hujan deras pada Selasa malam. Kepada masyarakat diimbau untuk tetap waspada, khususnya di wilayah rawan longsor, serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat,” pungkasnya. (sdn/sormin)

Berita Terkait

Warga Dusun Rejo dan Abadi Tandem Hilir II Kini Nikmati Jalan Beraspal
PKK Deli Serdang Edukasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di PAUD Santa Katarina
Lom Lom Suwondo Dukung Percepatan Reforma Agraria di Deli Serdang
Masuk 3 Besar PPD 2026, Deli Serdang Paparkan Program Unggulan di Bappenas
PAC PP Kecamatan Pagar Merbau Bantu 100 Anak Yatim Piatu
17 Pejabat Pemkab Deli Serdang Dilantik, Wabup Lom Lom: Jangan Bekerja Sendiri-Sendiri
Bupati Minta Arahan Pusat Percepat Pembangunan Deli Serdang
Jaga Kamtibmas, Pemuda Pancasila Hamparan Perak Ikut Patroli Keamanan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 20:57 WIB

Warga Dusun Rejo dan Abadi Tandem Hilir II Kini Nikmati Jalan Beraspal

Rabu, 2 September 2026 - 20:07 WIB

PKK Deli Serdang Edukasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di PAUD Santa Katarina

Rabu, 2 September 2026 - 20:03 WIB

Lom Lom Suwondo Dukung Percepatan Reforma Agraria di Deli Serdang

Rabu, 2 September 2026 - 19:59 WIB

Masuk 3 Besar PPD 2026, Deli Serdang Paparkan Program Unggulan di Bappenas

Selasa, 1 September 2026 - 09:46 WIB

PAC PP Kecamatan Pagar Merbau Bantu 100 Anak Yatim Piatu

Berita Terbaru

OTOMOTIF

Yamaha Kembali Gelar Pameran Yamaha MAXI Series di Medan

Jumat, 4 Sep 2026 - 09:05 WIB

BERITA UTAMA

Edarkan Ganja, Oknum Security Ditangkap Polisi

Kamis, 3 Sep 2026 - 23:01 WIB