SALAMI: Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, saat bertemu Pelaksana Tugas Konsulat Jenderal RRT di Medan, Song Jianming, di Konsulat Jenderal RRT, Medan, Selasa (22/9/2026).
(Foto Diskominfostan Deli Serdang)
MEDAN – sadamanews.com – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang membuka peluang investasi dan kerja sama dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), termasuk di bidang pertanian dan teknologi.
Hal tersebut disampaikan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, saat bertemu Pelaksana Tugas Konsulat Jenderal RRT di Medan, Song Jianming, di Konsulat Jenderal RRT, Medan, Selasa (22/9/2026).
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut kedatangan perwakilan investor dari Kota Qingyuan, Provinsi Guangdong, ke Deli Serdang beberapa hari sebelumnya. Bupati menyampaikan Pemkab Deli Serdang terbuka terhadap investasi dari Tiongkok di berbagai sektor yang memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat.
“Kami terbuka terhadap investasi dari Tiongkok. Apa pun sektornya, selama memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat, tentu kami menyambut peluang kerja sama tersebut,” ujar Bupati.
Ketertarikan untuk mengembangkan kerja sama di bidang pertanian, khususnya dengan memanfaatkan teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas dan mendukung pengembangan sektor pertanian Deli Serdang turut dibahas.
Begitupun dengan keberlanjutan kerjasama dengan Kota Shanwei yang pernah dilakukan pada masa pemerintahan Bupati Amri Tambunan. Menurutnya, kerja sama antardaerah tersebut dapat menjadi salah satu ruang untuk memperluas hubungan dan pertukaran pengetahuan maupun teknologi.
Menanggapi hal tersebut, Song Jianming menyampaikan Konsulat Jenderal RRT antusias mendorong kerja sama antara pemerintah daerah di Indonesia dengan daerah di Tiongkok. Pihaknya siap membantu menghubungkan Deli Serdang dengan daerah atau kota di Tiongkok yang memiliki potensi kerja sama sesuai kebutuhan daerah.
“Kami akan membantu menghubungkan Deli Serdang dengan daerah di Tiongkok yang memiliki keunggulan di bidang pertanian. Teknologi pertanian dapat menjadi salah satu bidang kerja sama yang kita dorong,” kata Song Jianming.
Ia menjelaskan, sejumlah daerah di Tiongkok telah memiliki produktivitas padi sekitar 15 ton per hektare. Pengembangan teknologi pertanian juga dilakukan untuk pemanfaatan lahan air payau.
Terkait sister city, Song Jianming menyampaikan pihaknya akan membantu menghubungkan daerah atau kota yang sesuai untuk menjadi mitra Deli Serdang. Menurutnya, posisi strategis Deli Serdang, termasuk keberadaan Bandara Internasional Kualanamu, menjadi salah satu potensi pendukung kerja sama antardaerah.
“Jadi tidak hanya Shanwei, tapi kita dari konsulat juga akan menyesuaikan daerah-daerah yang sesuai agar Deli Serdang terus berkembang. Mudah-mudahan bisa saling kunjung agar sama-sama melihat langsung potensi yang ada,” terangnya.
Kunjungan tersebut dinilai dapat membantu menentukan bentuk kerja sama yang lebih sesuai sekaligus memperkenalkan potensi Deli Serdang kepada calon mitra.
Pertemuan turut dihadiri sejumlah pimpinan perangkat daerah, jajaran Konsulat Jenderal RRT, tokoh masyarakat Tionghoa, Ali Jhonsen. (SDN/Sormin)









