Diajak Kerja Keluar Negeri, Wanita di Medan Jadi Korban TPPO Madagaskar

Selasa, 29 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Julianto saat memberikan keterangan kepada wartawan. (ist/sadamanews.com)

MEDAN – sadamanews.com – Diiming-imingi bekerja di luar negeri dan gaji besar, seorang wanita asal Medan Marelan, Kota Medan, menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Madagaskar, Afrika bagian Timur.

Hal itu diungkapkan abang korban, bernama Julianto (40) mengatakan adiknya menjadi salah satu korban TPPO. Pasalnya, adiknya bernama Wulamsari (27) diajak oleh salah seorang pria yang dikenal melalui media sosial Facebook.

Kemudian, pria itu menawarkan adiknya untuk bekerja ke Malaysia dan mendapatkan penghasilan besar.

Merasa tertarik adiknya pun langsung menyetujui tawaran dari pria tersebut.

Namun, adiknya tak ada mengucapkan satupun kata ke pihak keluarga untuk bekerja ke luar negeri.

Pada bulan April 2026, Adiknya pergi meninggalkan rumah yang berada di Jalan Young Panah Hijau, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Setelah berangkat dari Bandara Kualanamu ke Malaysia, tanpa sepengetahuan adiknya, langsung transit ke Madagaskar.

Kemudian, adiknya hilang komunikasi semenjak meninggalkan rumah.

“Awalnya pergi ke Malaysia dari bandara Kualanamu. Diiming-imingi dengan gaji besarlah. Kenalan dari temannya dari Facebook. Jadi ke Malaysia langsung transit ke Madagaskar. Tanpa setahu dia. Habis itu hilang kontak,” ucap Julianto, Selasa (29/9/2026)

Pihak keluarga tak ada satupun kenal dengan teman yang mengajak adiknya bekerja. “Enggak kenal sama sekali. Jadi enggak pernah komunikasi. Enggak pernah,” tuturnya.

Kurang lebih dua yang lalu, sang adik kembali menghubungi dirinya dan meminta pertolongan. Bahwasanya adiknya ditipu disuruh kerja sebagai operator judi online di Madagaskar.

“Padahal dia (adiknya) itu enggak tahu apa-apa. Jadi di situlah dia menangis, minta tolong, mau risent. Rupanya dia dirazia di sana tertangkap lah adik saya tadi. Di situlah dia itu enggak tahu bahwasanya dia itu jadi korban perdagangan manusia,” ungkap abang korban.

Setelah itu, sang adik putus komunikasi.

Semenjak beberapa bulan hilang kabar, dua minggu yang lalu, adiknya kembali menghubunginya. Jika para korban TPPO mendapat kekerasan dan pelecehan seksual.

“Dua minggu lalu baru komunikasi lagi terakhir dia minta tolong, menangis. Bahwasanya dia itu di sana dianiaya, perempuan dilecehkan dan laki-laki dianiaya,” tuturnya.

Hingga kini, Julianto melaporkan kasus tersebut ke Kantor Lurah dan meminta pertolongan dari Anggota DPD RI Perwakilan Aceh, H. Sudirman (Haji Uma)
dan DPRK Aceh Tamiang, Jamil Hasan.

“Mereka menolong saya membantu untuk adik saya ini, Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Sudirman atau dipanggil Pak Haji Uma, anggota DPRK Aceh Tamiang Bapak Jamil Hasan yang telah membantu adik saya dan teman media, Walaupun prosesnya sedikit demi sedikit. Mudah-mudahan dengan ini pulanglah adik saya,” tuturnya.

Ia merasa terpukul adik nomor 8 dari 10 saudara ini menjadi salah satu korban TPPO. Julianto berharap kepada pemerintah untuk membantu memulangkan adiknya.

“Harapan saya kepada pemerintah, mudah-mudahan. Tolonglah dibantu dan pulangkan dengan secepatnya. Dan kepada pihak menteri luar negeri atau KBRI, tolonglah dipermudah dibantu supaya adik saya cepat pulang,” pungkasnya. (Sormin)

Berita Terkait

BNNP Sumut dan Poldasu Kembali Hancurkan Barak Narkoba di Sunggal
Bandar Narkoba Sei Mencirim Diringkus, Pistol dan Sajam Disita
BNN Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Pinggir Laut Belawan
Tim JCS Polrestabes Medan Tembak 2 Pelaku Curanmor
Satresnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Palembang
Tenggelam di Sungai Sei Sikambing, Bocah 8 Tahun Meninggal Dunia
GSN di Percut Sei Tuan, Ketua Pemuda Pancasila Deli Serdang Apresiasi Poldasu
Barak Narkoba Desa Serbajadi Sunggal Digerebek

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:58 WIB

BNNP Sumut dan Poldasu Kembali Hancurkan Barak Narkoba di Sunggal

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Bandar Narkoba Sei Mencirim Diringkus, Pistol dan Sajam Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:11 WIB

BNN Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Pinggir Laut Belawan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Tim JCS Polrestabes Medan Tembak 2 Pelaku Curanmor

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Satresnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Palembang

Berita Terbaru

OLAHRAGA

PSMS Gagal Menang di Padang

Minggu, 18 Okt 2026 - 00:28 WIB

BERITA UTAMA

BNNP Sumut dan Poldasu Kembali Hancurkan Barak Narkoba di Sunggal

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:58 WIB

Berita

Pendaftaran Balon Ketua PWI Sumut Dibuka 2-6 Nopember 2026

Sabtu, 17 Okt 2026 - 11:01 WIB