DITANGKAP: Salah seorang pria yang ditangkap tim BNN Sumut. Bawah, petugas saat menyusur gang gang sempit memburu para terduga pengguna dan bandar narkoba. (sormin/sadamanews.com)
MEDAN – sadamanews.com –
Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Utara (Sumut) bersama tim gabungan Polda Sumut menggerebek sarang narkoba di kawasan pinggir laut, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Dalam penggerebekan itu, satu orang ditangkap.
Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNN Sumut Kombes Josua Tampubolon mengatakan penggerebekan dilakukan melalui kegiatan Gempur Sarang Narkoba (GSN).
Josua bersama tim langsung menyusur lorong-lorong sempit guna mencari para pengguna dan bandar narkoba. Juga tim menggeledah rumah-rumah panggung yang diduga tempat para bandar sabu sembunyi.
“Dilaksanakan kegiatan Gempur Sarang Narkoba tepatnya di Belawan. Hasil yang didapatkan, ada satu orang yang diamankan,” kata Josua kepada wartawan, Jumat (16/10/2026) malam.
Pria berinisial R (24), warga kawasan Taman Makam Pahlawan, Kecamatan Medan Belawan, ditangkap di rumahnya. Petugas turut menemukan sejumlah barang bukti berupa alat isap sabu dan plastik bekas pakai.
“Ada beberapa alat isap narkotika. Saat ini, kami sedang melakukan pendalaman,” ujarnya.
Josua menambahkan pihaknya juga mendalami dugaan keterlibatan R dalam aksi pembegalan di wilayah Belawan. R diduga pernah beraksi bersama dua rekannya sekitar setahun lalu dengan mengambil sepeda motor.
“Melakukan begal sekitar satu tahun yang lalu dengan mengambil sepeda motor. Laporan polisinya ada di Polsek Belawan. Dia bersama dua temannya,” jelasnya.
Selain menangkap R, petugas menggeledah rumah yang diduga menjadi tempat penyimpanan narkotika milik bandar besar di kawasan pinggir laut Belawan. Namun, orang yang menjadi target penangkapan diduga telah mengetahui kedatangan petugas sehingga melarikan diri.
“Kami sudah mengidentifikasi rumah target yang dijadikan tempat penyimpanan narkotika. Kemudian, ada barang-barang atau gudang. Namun, tadi kita sudah sama-sama melihat hasilnya masih belum ada. Kemungkinan, ini sudah diketahui oleh para pengedar,” tuturnya.
Josua menegaskan pihaknya akan terus memburu orang yang melarikan diri tersebut. Dia juga meminta target penangkapan menyerahkan diri.
“Kami tidak berhenti sampai di sini. Kami tetap akan mengejar,” tegasnya.
Josua turut mengajak masyarakat berperan aktif memberantas narkoba dengan melaporkan aktivitas peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.
Dia berharap dukungan masyarakat dapat membantu mewujudkan Sumatera Utara yang bebas dari narkoba. (Sormin)









