Pupuk Organik Biotech Plus Siap Membantu Petani Sumut

Minggu, 19 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pupuk organik Biotech Plus. (sadamanews.com)

MEDAN – sadamanews.com – Masyarakat Indonesia mayoritas bekerja sebagai petani pada sektor agraris. Potensi alam yang berlimpah di Indonesia membuat sektor pertanian menjadi alternatif yang dapat ditempuh bagi masyarakat dataran rendah maupun dataran tinggi pada umumnya untuk mendapatkan penghasilan.

Namun dalam mengolah lahan pertanian, seringkali para petani dihadapkan banyak kendala. Misalnya berkaitan masalah kesuburan lahan dan letak geografis yang tidak memungkinkan tanaman dapat tumbuh subur dan mendapat hasil panen yang diharapkan.

Untuk mengatasi kendala demikian, maka petani harus cerdas dalam mengelola pertanian mereka. Salah satunya adalah dengan memilih pupuk yang tepat sesuai dengan kondisi tanah dan tanaman yang mereka tanam. Pupuk menjadi komponen penting bagi petani dalam pengolahan lahan untuk mendapat hasil terbaik.

Tantangan lainnya datang dari kelangkaan pupuk yang banyak dialami para petani di daerah. Beberapa pegiat pertanian mengusulkan alternatif pupuk yang mudah dan relatif ampuh digunakan pada sektor pertanian di Indonesia, yaitu dengan menggunakan pupuk organik cair.

Pupuk organik merupakan alternatif yang populer bagi pertanian di Indonesia. Penggunaan pupuk organik memberikan kelebihan tertentu dibandingkan dengan pupuk granular atau bubuk.

Pupuk organik berasal dari bahan-bahan alami yang mudah didapatkan, seperti pupuk kandang cair atau pupuk cair dari sisa-sisa tanaman. Selain berasal dari bahan yang mudah didapatkan, penggunaan pupuk organik ini akan dapat menjadi alternatif yang ramah lingkungan.

Dengan menggunakan pupuk organik, maka penyerapan nutrisi tanaman akan lebih cepat dibandingkan dengan pupuk padat. Hal ini dapat membantu tanaman mendapatkan nutrisi dengan lebih efisien. Penggunaan pupuk organik cair juga membantu menggemburkan struktur tanah agar tanah memiliki unsur hara yang baik.

Di Sumatera Utara, kini hadir produk pupuk organik bernama Biotech Plus yang diproduksi PT. Agro Batuara Namora. Biotech Plus ini akan memuaskan pra petani di Sumut.

Pupuk Biotech Plus memiliki nilai kandungan unsur hara sebagai berikut yakni Nitrogen (N) yang berperan dalam pertumbuhan vegetatif seperti daun dan batang, serta pembentukan klorofil untuk fotosintesis.

Fosfor (P) yang berfungsi penting untuk pembentukan akar, bunga, buah, dan biji. Juga membantu proses energi dalam tanaman.

Kalium (K) untuk membantu pengaturan air dalam sel tanaman, memperkuat batang, serta meningkatkan ketahanan terhadap penyakit.

Kalsium (Ca) untuk membantu pembentukan dinding sel dan pertumbuhan akar muda. Magnesium (Mg) ini merupakan komponen utama klorofil dan penting dalam proses fotosintesis.

Sulfur (S) berfungsi untuk pembentukan protein dan beberapa enzim penting dalam tanaman. Besi (Fe) yang berperan dalam pembentukan klorofil dan proses respirasi tanaman.

Mangan (Mn) untuk membantu aktivitas enzim dan proses fotosintesis. Seng (Zn) yang penting untuk pembentukan hormon pertumbuhan (auksin) dan metabolisme protein.

Tembaga (Cu) berfungsi dalam proses fotosintesis, respirasi, dan pembentukan lignin pada dinding sel. Dan Boron (B) diperlukan untuk pembentukan bunga, buah, dan pembelahan sel.

Adapun kegunaan pupuk organik Biotech Plus menurut Tohap Siregar selaku Direktur mengatakan memiliki banyak kegunaan penting bagi tanah dan tanaman.

“Meningkatkan kesuburan tanah – Pupuk organik Biotech Plus menambah bahan organik yang memperbaiki struktur tanah, membuatnya lebih gembur dan mudah diolah,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (19/10/2025).

Menambah unsur hara alami – Mengandung unsur hara makro (seperti nitrogen, fosfor, kalium) dan mikro (seperti seng, besi, mangan) yang dibutuhkan tanaman.

“Meningkatkan kemampuan tanah menahan air – Sangat bermanfaat untuk tanah berpasir atau kering. Mengaktifkan mikroorganisme tanah – Mikroba tanah membantu proses dekomposisi dan
penyerapan unsur hara oleh akar tanaman dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia – Ramah lingkungan dan menjaga keseimbangan ekosistem tanah,” tambahnya.

Meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan – Karena menjaga kualitas tanah dalam jangka panjang.

Tohap Siregar menjelaskan dampak dari penggunaan pupuk organik Biotech Plus dapat dilihat dari dua sisi, yaitu dampak positif dan dampak negatif (jika tidak digunakan dengan benar).

Dampak positifnya yakni meningkatkan kesuburan tanah – Pupuk organik Biotech Plus menambah kandungan bahan
organik yang memperbaiki struktur dan tekstur tanah.

“Meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah – Mikroba membantu penyerapan unsur hara dan menjaga kesehatan ekosistem tanah. Menurunkan pencemaran lingkungan – Tidak mengandung bahan kimia sintetis yang bisa merusak tanah dan air. Meningkatkan kualitas hasil panen – Tanaman tumbuh lebih sehat dan hasilnya lebih alami
tanpa residu kimia,” tambahnya.

Menjaga kelembapan tanah – Pupuk organik meningkatkan kemampuan tanah menahan air.

Sementara dampak negatif jjika tidak tepat penggunaannya yakni pelepasan unsur hara lebih lambat – Karena berasal dari bahan alami, unsur hara tidak
langsung tersedia untuk tanaman.

Membutuhkan jumlah yang lebih banyak – Dosis pupuk organik biasanya lebih besar
dibanding pupuk kimia.

“Jika belum matang sempurna, pupuk organik yang belum terurai sempurna dapat menyebabkan bau tidak sedap dan mengandung patogen berbahaya.
Secara keseluruhan, dampak pupuk organik Biotech Plus lebih menguntungkan bagi lingkungan dan kesuburan tanah dalam jangka panjang,” terangnya.

Tohap Siregar menjelaskan tingkat keberhasilan panen dari penggunaan pupuk organik Biotech Plus umumnya cukup tinggi, terutama jika diterapkan dengan cara yang tepat dan konsisten.

Namun, hasilnya bisa bervariasi
tergantung pada jenis tanaman, kondisi tanah, dan cara pengelolaannya,

Faktor yang meningkatkan keberhasilan panen yakni perbaikan struktur tanah – Pupuk organik Biotech Plus membuat tanah lebih gembur dan kaya mikroorganisme, sehingga akar tanaman tumbuh lebih baik.

Ketersediaan hara yang stabil yakni unsur hara dilepaskan secara perlahan, memberi nutrisi berkelanjutan sepanjang masa tanam.

Kelembapan tanah terjaga dan tanah lebih mampu menahan air, terutama di musim kering. Keseimbangan ekosistem tanah – Mikroba tanah aktif membantu penyerapan hara dan melindungi tanaman dari penyakit akar.

Contoh perbedaan:
Tanpa pupuk organik Biotech Plus yakni hasil panen bisa stagnan atau menurun setelah beberapa musim.

Dengan pupuk organik Biotech Plus hasil panen bisa meningkat 10–30% dalam jangka menengah (2–3 musim tanam) serta dalam jangka panjang, tanah yang diberi pupuk organik Biotech Plus secara rutin akan memiliki produktivitas lebih stabil dan berkelanjutan.(sdn/sormin)

Berita Terkait

Bobby Dorong Perda Larangan Vape dan Panti Rehabilitasi Narkoba
Pembacok Penjaga Malam di Belawan Ditangkap
Massa IPNU Kota Medan Minta Kejari Usut Sewa Menyewa Lahan Aksara Kuphie
Dinas CKTR dan Sat Pol PP Deli Serdang Bongkar Rumah Mewah di Jalan Mawar Komplek Cemara Asri
Selama Operasi Pekat 2026, Polrestabes Medan Ungkap 119 Kasus dan Ringkus 184 Tersangka
Gudang Ekspedisi di Medan Terbakar
Mutasi PJU Polrestabes Medan, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Diganti
Ruko di Marelan Terbakar, Satu Wanita Tewas dan Dua Luka-luka

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:50 WIB

Bobby Dorong Perda Larangan Vape dan Panti Rehabilitasi Narkoba

Rabu, 15 April 2026 - 20:45 WIB

Pembacok Penjaga Malam di Belawan Ditangkap

Selasa, 14 April 2026 - 18:50 WIB

Massa IPNU Kota Medan Minta Kejari Usut Sewa Menyewa Lahan Aksara Kuphie

Selasa, 14 April 2026 - 15:54 WIB

Dinas CKTR dan Sat Pol PP Deli Serdang Bongkar Rumah Mewah di Jalan Mawar Komplek Cemara Asri

Senin, 13 April 2026 - 21:41 WIB

Selama Operasi Pekat 2026, Polrestabes Medan Ungkap 119 Kasus dan Ringkus 184 Tersangka

Berita Terbaru

Berita

Pria di Deli Serdang Bakar Rumah Ibunya

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:50 WIB

OLAHRAGA

PSMS Medan Harus Menang Atas Sriwijaya FC

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:03 WIB