Tim PGN Datangkan Alat CNG Dalam Olah TKP di Polonia Medan

Kamis, 23 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OLAH TKP: Tim gabungan saat olah TKP di Komplek Grand Polonia, Kota Medan. (ist/sadamanews.com)

MEDAN – sadamanews.com – Tim gabungan dari Polrestabes Medan, Bid Labfor Polda Sumut, dan Perusahaan Gas Negara (PGN), kembali melanjutkan proses olah TKP di Komplek Grand Polonia, Kota Medan, Kamis (23/7/2026).

Amatan wartawan, tim gabungan mulai melakukan proses olah TKP sejak siang hari dimulai dari evakuasi puing-puing sisa reruntuhan, hingga melakukan pengecekan menggunakan alat.

Hingga petang, tampak tim gabungan masih terus melakukan proses pendeteksian untuk memastikan dari mana titik kebocoran gas yang diduga jadi penyebab awal ledakan ini. Selain menggunakan alat detektor, tampak petang tadi tim gabungan khususnya PGN mendatangkan sebuah alat yang dibawa oleh sejumlah petugas.

Dilihat dari kejauhan, tampak alat yang didominasi berwarna kuning ini ditempatkan di salah satu titik di depan rumah. Saat ditanya perihal alat ini, General Manager (GM) of Sales and Operation Region I PT PGN Andi Sangga Prasetia, menjelaskan alat tersebut merupakan CNG (Compressed Natural Gas) atau gas alam terkompresi yang disalurkan menggunakan header ke saluran pipa gas di rumah tersebut.

“Prinsipnya kita melakukan reka ulang sebagaimana pemasangan gas di perumahan ini, tapi untuk keselamatan kita masih menutup jalur ke perumahan ini. Jadi kita datangkan alat CNG dalam bentuk tabung supaya bisa langsung melakukan injeksi ke rumah,” ujar Andi, saat ditemui usai olah TKP.

Diketahui, biasanya gaslink C-cyl adalah yang merupakan CNG digunakan untuk pelanggan sektor industri dan komersial, yang disalurkan menggunakan tabung dengan kapasitas 20-25 M3 atau setara dengan 20 Kg. Dalam kasus saat ini, di proses olah TKP di hari keempat tim PGN sengaja mendatangkan alat tersebut untuk mengecek jalur kebocoran pipa.

“Kita ingin mencari titik kebocorannya, jadi kita mensimulasikan proses bagaimana saat gas mengalir,” ungkapnya.

Namun, hingga saat ini diketahui meskipun sudah didatangkan alat untuk pendeteksian kebocoran dimana gas langsung dialirkan ke pipa saluran di dalam rumah, sampai malam ini tim belum dapat memastikan di mana titik kebocorannya.

Salah satu kendala dalam proses ini, dikarenakan jalur pipa gas yang berada di bagian dalam tembok sehingga pengecekan baru bisa dilakukan di titik yang terlihat. (sdn/Sormin)

Berita Terkait

Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Jakarta
Kades se-Kecamatan Pangaribuan Pikul Peti Jenazah Janpiter Sormin ke Pemakaman
Rampas HP Seorang Ibu yang Duduk di Kursi Roda, Boncel Ditangkap
Penipu dengan Modus DP Mobil Diringkus Polsek Medan Timur
Gempa Guncang Aceh dan Medan
PGN Akui Miliki Jaringan Gas di Grand Polonia Medan
Polisi Pastikan Tiga Orang Tewas di Grand Polonia Medan
PWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:26 WIB

Tim PGN Datangkan Alat CNG Dalam Olah TKP di Polonia Medan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:29 WIB

Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Jakarta

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:43 WIB

Rampas HP Seorang Ibu yang Duduk di Kursi Roda, Boncel Ditangkap

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:19 WIB

Penipu dengan Modus DP Mobil Diringkus Polsek Medan Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:18 WIB

Gempa Guncang Aceh dan Medan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Tim PGN Datangkan Alat CNG Dalam Olah TKP di Polonia Medan

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:26 WIB

KRIMINAL

Tawuran Remaja di Medan Deli, Bawa Celurit dan Petasan

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:16 WIB

BERITA UTAMA

Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Jakarta

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:29 WIB