Dituduh Rebut Pelanggan, Dua Remaja Dianiaya Mantan Bosnya

Kamis, 27 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENGADU: Korban saat membuat pengaduan. (ist/sadamanews.com)

MEDAN – sadamanews.com – Dua remaja di bawah umur menjadi korban penganiayaan oleh mantan bos tempat mereka bekerja sebagai pengantar galon isi ulang air minum di Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Keduanya dipukul di bagian perut karena dituduh mengambil pelanggan mantan bosnya.

Keduanya berinisial B (17) dan J (16) menjadi korban penganiayaan oleh mantan bos mereka bernama Bembeng di Marelan Pasar 4 Timur, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Kedua korban dipukul bagian perut, dijambak, dan ditoyor.

Peristiwa itu diduga dipicu aksi korban yang dianggap merebut pelanggan setelah mengisi tiga galon isi ulang air mineral di tempat baru mereka bekerja.

Sulastri, ibu korban berinisial B, menjelaskan anaknya bersama J bekerja di tempat pelaku sebagai pengantar air minum isi ulang.

Namun, depot air minum isi ulang tempat terduga pelaku bernama Bembeng ini sudah tidak buka usahanya selama kurang lebih satu minggu.

Keduanya pun akhirnya mencari tempat kerjaan. Selama hampir 1 bulan setengah keduanya tidak bekerja ditempat terduga pelaku.

Namun, ada salah satu pelanggan memanggil korban untuk diminta mengisi ulang air mineral, keduanya pun mengambil tiga botol galon air dan mengisi air minum isi ulang ke tempat depot baru mereka.

“Saat melintas di rumah pelanggan, salah satu warga memanggil dan meminta diisikan tiga galon air. Namun, karena tempat air milik Bembeng tutup selama satu minggu, warga tersebut meminta tolong diisikan di tempat keduanya bekerja,” ujar Sulastri saat ditemui, Kamis (27/8/2026).

Akibat kejadian itu, terduga pelaku Bembeng disebut tidak senang. Bersama istrinya, Bembeng mendatangi kedua korban dan melakukan penganiayaan serta pengancaman.

“Saya selaku orang tua enggak terima anaknya diperlakukan keji, sementara itu saya enggak pernah memukul anak saya, sejahat apapun anak saya ke orang tuanya, dibicarakan bagus-bagus,” ungkapnya.

Sulastri mengaku telah melaporkan kasus ini ke Polres Pelabuhan Belawan dan berharap terduga pelaku segera ditangkap serta bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Udah buat laporan, tinggal menunggu hasil visum. Saya berharap pelaku bertanggungjawab dengan perbuatannya,” tuturnya. (sdn/Sormin)

Berita Terkait

Wanita Pencuri Tas Berisi Uang dan Perhiasan Ditangkap Polsek Sunggal
Polsek Medan Kota Bakar Barak Narkoba di Jalan Brigjen Katamso
BNNP Sumut Amankan Terduga Pengedar Sabu dari Marelan
Hanya Satu Jam, Pembawa Lari Betor Ditangkap Polsek Sunggal
Maling Sepeda Motor Didor Polisi
Polsek Sunggal Tangkap Pencuri Uang, BPKB dan HP
Maling Buah Sawit Diringkus Polsek Sunggal
Dua Pencuri Bangku Besi Gereja HKBP Pardede Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Wanita Pencuri Tas Berisi Uang dan Perhiasan Ditangkap Polsek Sunggal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Polsek Medan Kota Bakar Barak Narkoba di Jalan Brigjen Katamso

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:51 WIB

BNNP Sumut Amankan Terduga Pengedar Sabu dari Marelan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Hanya Satu Jam, Pembawa Lari Betor Ditangkap Polsek Sunggal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Maling Sepeda Motor Didor Polisi

Berita Terbaru

Oplus_131072

BERITA UTAMA

Polisi Masih Dalami Asal Usul Senpi Penembak Donny Pacek

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:14 WIB

BERITA UTAMA

Bersatu Perangi Narkoba, Kapoldasu Rangkul HKBP

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:45 WIB