Pelaku dan korban. (ist/sadamanews.com)
DELISERDANG – sadamanews.com – Seorang siswa SMA, M Rifanza Putra, diduga menjadi korban hiptonis dilakukan dua pria di Jalan Kuburan, Bandar Khalifah, Percut Sei Tuan, Rabu (24/9/2025).
Akibatnya, dua unit handphone dan sepeda motor Hinda Scoopy BK 6529 AMN dibawa kabur pelaku.
Orang tua Rifanza, Ita menerangkan kejadian itu terjadi saat anaknya pulang sekolah. Saat melintasi Jalan Kuburan, salah seorang pelaku tiba-tiba menabrakkan diri ke sepeda motor yamg dikemudikan anaknya. Sontak siswa kelas XII itu berhenti.
“Anak saya pulang sekolah. Ada laki-laki nabrakkan badannya ke kereta. Terus pundak kiri anak saya dipukul. Setelah itu anak saya tidak ingat apa-apa lagi,” ucapnya, Minggu (28/9/2025).
Setelah sepeda motor dikuasai pelaku, Rifanza dibawa keliling menggunakan sepeda motornya. Tepat di Jalan Surya Haji, Laut Dendang, ia diturunkan pelaku dan diberikan uang Rp50 ribu.
“Anak saya sadar saat dikasi uang Rp50 ribu disuruh beli minuman di warung. Disitu pelaku udah kabur. Anak saya sadar setelah megang minuman dingin itu,” tuturnya.
Warga yang melihat Rifanza dalam keadaan linglung pun menghubungi keluarganya. Setelah Ita tiba dan melakukan pencarian cctv, terlihat dalam rekaman dua orang pelaku melakukan aksi tersebut. Rifanza terlihat dibonceng salah satu pelaku, sementara pelaku lain mengendarai sepeda motor miliknya.
“Anak saya nggak ingat sama sekali. Setau dia cuma satu orang yang menabrakkan dirinya. Di cctv kami lihat dua orang yang giring anak saya,” katanya.
Dijelaskan Ita, selain sepeda motoor, dua unit handaphone berada di dashbord sepeda motor juga raib. Ia juga telah melaporkan kejadian itu ke polsek medan tembung dan teregister dengan nomor LP/B/1504/IX/2025/SPKT/Polsek Medan Tembung.
“Warga situ bilang, sebelumnya ada juga korban seperti anak saya. Tapi yang hilang handphone,” jelasnya. (sormin)









