BUKA: Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat disambut panitia. Dan bawah, Wali Kota Medan saat menggunting pita tanda diresmikannya Fa Hua Exhibition Imlek Fair 2026. (Sormin/sadamanews.com)
MEDAN – sadamanews.com – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi membuka ‘Fa Hua Exhibition Imlek Fair 2026’ yang digelar di Mal Centre Point Lantai 3A Medan, Jalan Jawa, Medan pada Sabtu (24/1/2026) siang.
‘Fa Hua Exhibition Imlek Fair 2026’ ini akan berakhir pada 4 Maret mendatang.
Dalam sambutannya, Walikota Medan mengatakan ‘Fa Hua Exhibition Imlek Fair 2026’ menjadi ajang mempererat persaudaraan dan persatuan melalui kolaborasi budaya dan sosial di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan.
“Kota Medan dihuni beberapa suku, agama, ras dan golongan, namun toleransi di sini tetap terjalin dengan baik. Sehingga Kota Medan pantas dijuluki miniaturnya Indonesia,” ujar Walikota Medan.
Tambah Walikota, meskipun memiliki latar belakang suku dan agama yang berbeda, warga Medan dikenal hidup rukun dan berdampingan, mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
“Ini dibuktikan saat bencana alam tahun lalu, tanpa pandang suku, agama dan ras warga Kota Medan langsung turun memberikan bantuan kepada warga korban bencana,” tambahnya.
Walikota juga meminta agar tetap menjalin kekompakan demi semakin terciptanya keamanan dan ketertiban di kota ini.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Saya mengapresiasi kegiatan Fa Hua Exhibition Imlek Fair 2026 ini. Dan harapan saya dapat membawa dampak positif bagi seluruh umat Budha,” ujarnya.
H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM juga berpesan agar dalam perayaan Imlek mendatang dirayakan dengan sederhana mengingat masih banyak warga kita yang masih menderita akibat banjir bandang akhir tahun lalu.
Robin Yi Ho selaku Sekretaris Panitia mewakili Ketua Panitia William Limutra SH MH dalam sambutannya mengatakan acara ini merupakan salah satu rangkaian kemeriahan Imlek yang diadakan untuk memperkuat citra budaya Tionghoa yang inklusif di Indonesia.
“Fa Hua Exhibition Imlek Fair 2026 ini akan menampilkan berbagai tradisi, kesenian, dan pameran bertema Imlek (seperti ornamen merah, barongsai) dan lainnya,” ujarnya.
Juga menjadi pusat perayaan, bazar, dan hiburan oriental untuk menyambut tahun baru Imlek. Serta menyediakan akses mudah bagi warga untuk membeli aksesori, dekorasi, dan keperluan Imlek lainnya.
Fa Hua Exhibition menghadirkan Tapak Tilas Tjong Afie, Pameran Tanah Deli untuk Semua Rumah, Pameran Kitab Suci dan Agama, Pameran Chinese Painting & Caligraphy, Pameran Kerajinan Keramik Oriental, galerry Chinese Art & Haritage Display, Lampion & Mei Hu Garden, Kolam Teratai Kwan Im, Pameran Oil Painting, Borobudur Heritage, Feng Sui Art dan Aksesoris Oriental.
Usai pembukaan dan menggunting pita, Walikota Medan yang didampingi istri kemudian berkeliling melihat stand-stand UMKM, Borobudur Heritage, Kolam Teratai Kwan Im dan lainnya.
Amatan wartawan, turut hadir Ketua DPRD Kota Medan, Drs.Wong Chun Sen.Tarigan.M.Pd.B, anggota DPRD Sumut Hasyim.SE, aAlnggota DPRD Medan Dr.Dra Lily Tan.MBA.MH), Pembimas Kementrian Agama Buddha, Sukasdi.SE.MA.
Penyelenggara Kegamaan Buddha Deli Serdang, Rames Khumar.S.Ag.M.Pd,
Konsulat Tiongkok Huang He, Ketua Tridhrarma/Penasehat Panitia, Budi Malem.SMt, Ketua Umum TKN Kompas Nusantara, Andi Lubis, Humas Ferry Hartono dan Hendra, jajaran PTITD.SI 67, tokoh masyarakat, Meriyawaty Amelia, dan Penasehat Fa Hua Exhibition Hasan Kasiman. (Sormin)








