Satgas TNI Selamatkan Pemuda Luka Parah di Kampung Geligi

Rabu, 4 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OBATI: Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti, melalui Pos Pintu Jawa mengobati warga.

PAPUA – Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti, melalui Pos Pintu Jawa, menunjukkan bahwa senjata paling ampuh seorang prajurit bukan hanya senapan, melainkan hati yang siap menolong siapa pun yang membutuhkan.

Seorang pemuda kampung bernama Yotam, Kampung Geligi Distrij Mage’Abume Kab. Puncak, Papua mengalami luka parah akibat sabetan parang di bagian kakinya.

Darah mengalir, nyeri menusuk, dan harapan nyaris pupus—hingga langkah kaki membawanya ke Pos Pintu Jawa. Ia tidak memilih ke puskesmas, karena tempat itu kini sunyi, tak lagi berfungsi. Intimidasi dari kelompok TPNPB telah membuat para tenaga kesehatan angkat kaki, dan pelayanan medis di Mageabume terhenti sejak lama.

Namun, di pos jaga yang didirikan untuk menjaga kedaulatan negeri, kehidupan justru dipertahankan.

Tanpa ragu, Serda Lijan, seorang prajurit kesehatan dari Bakes Pos Pintu Jawa, sigap memberi pertolongan. Di bawah tenda sederhana dan pencahayaan alami, tangan-tangan bersarung putih bergerak lincah menjahit luka—bukan hanya di kulit, tetapi juga luka di batin warga yang rindu akan rasa aman dan kepedulian.

“Kami hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh setiap anak bangsa—menolong tanpa melihat siapa dan dari mana,” ujar Letda Inf Risal, Danpos Pintu Jawa, dengan mata yang menyiratkan rasa tanggung jawab mendalam.

Yotam pun mendapatkan tujuh jahitan di bagian kakinya. Luka itu mungkin akan membekas, tapi yang lebih dalam tertanam di hatinya adalah kenangan: tentang seragam loreng yang tak hanya berani di medan laga, tapi juga lembut saat menyeka luka.

Di tengah ketegangan dan gejolak, prajurit Yonif 700/WYC membuktikan bahwa keberadaan mereka bukan hanya sebagai penjaga wilayah, tapi juga pelindung rakyat, harapan di tengah sunyi, dan penyambung nyawa di saat tak ada siapa-siapa.

Satu luka telah dijahit. Tapi lebih dari itu, satu ikatan kepercayaan kembali terjalin di pelosok negeri ini. (*)

Editor : mangampu sormin

Berita Terkait

Seluruh Anggota PWI Sumut Tercover Jaminan Sosial
Wagub Sumut Tegaskan Keterbukaan Informasi Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Mengejar Penghargaan
Pemprov dan DPRD Sumut Tuntaskan Evaluasi P-APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp1,29 Triliun
Pemprov dan DPRD Sumut Tuntaskan Evaluasi P-APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp1,29 Triliun
Pemprov Sumut Percepat Penyerahan Aset RSUD dr M Thomsen Nias
Ka. SPI Perumda Tirtanadi Bantah Adanya Temuan BPK 170 Paket “Emergency”
Dalam Sehari, 12 Ketua Ranting PP di Kabupaten Deliserdang Terpilih Secara Aklamasi
Pemprov Sumut Siapkan Taman Kehati 14 Hektare, Bangun Ekologi Baru di Kwala Bekala

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Seluruh Anggota PWI Sumut Tercover Jaminan Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Wagub Sumut Tegaskan Keterbukaan Informasi Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Mengejar Penghargaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Pemprov dan DPRD Sumut Tuntaskan Evaluasi P-APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp1,29 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Pemprov dan DPRD Sumut Tuntaskan Evaluasi P-APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp1,29 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Pemprov Sumut Percepat Penyerahan Aset RSUD dr M Thomsen Nias

Berita Terbaru

Oplus_131072

KRIMINAL

BNNP Sumut Amankan Terduga Pengedar Sabu dari Marelan

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:51 WIB

BERITA UTAMA

Polsek Medan Baru Obrak-Abrik Kawasan Narkoba di Medan Polonia

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:25 WIB

Oplus_131072

Berita

Seluruh Anggota PWI Sumut Tercover Jaminan Sosial

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:05 WIB