Roadmap TPID 2025 – 2027 Harus Tajam, Jelas dan Berdampak

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ARAHAN: Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Drs Hendra Wijaya saat memberikan kata sambutan pada Rapat Pendahuluan Penyusunan Roadmap TPID 2025 – 2027 di Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (15/12/2025). (ist/sadamanews.com)

LUBUK PAKAM – sadamanews.com – Penyusunan Peta Jalan (Roadmap) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 – 2027, tidak lagi bersifat normatif dan berulang.

Roadmap yang dibutuhkan adalah gambaran yang jelas, tegas, dan berdampak langsung pada pengendalian inflasi.

“Dua tahun ke depan, jangan hanya copy-paste program. Kita butuh roadmap yang tajam, jelas eksekusinya, dan benar-benar berdampak pada pengendalian inflasi,” ujar Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Drs Hendra Wijaya dalam arahannya di Rapat Pendahuluan Penyusunan Roadmap TPID 2025 – 2027 di Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (15/12/2025).

Berdasarkan pengalaman tahun 2025, terjadinya lonjakan harga pada sejumlah komoditas pangan strategis, seperti cabai, beras, dan telur, meskipun produksi daerah tergolong cukup.

Kondisi tersebut menandakan masalah utama bukan semata ketersediaan barang, melainkan intervensi hulu yang lemah dan rantai distribusi yang terlalu panjang.

“Sektor pertanian dan peternakan harus menjadi fokus utama roadmap TPID, karena masih dapat dikendalikan oleh pemerintah daerah,” ungkap Asisten II.

Lebih jauh dijelaskan, intervensi yang dilakukan tidak cukup melalui operasi pasar atau subsidi harga yang bersifat sementara. Pemerintah daerah harus masuk sejak awal melalui bantuan sarana produksi, pendampingan, serta skema kemitraan, agar saat panen, harga bisa dikendalikan tanpa merugikan petani.

“Kalau biaya tanam dan produksi sudah dibantu pemerintah, maka ada ruang komitmen agar hasil panen dijual dengan harga wajar. Ini yang harus dirumuskan secara teknis dalam roadmap,” terang Asisten II.

Selain masalah produksi, panjangnya rantai distribusi juga menjadi faktor utama mahalnya harga di tingkat konsumen. Contohnya, satu komoditas bisa melewati dua hingga tiga distributor sebelum sampai ke pedagang pasar, sehingga harga naik berlapis.

“Kalau petani bisa langsung bertemu pedagang pasar, selisih harga bisa dipangkas. Inilah yang harus dirancang, bukan sekadar kegiatan rutin,” katanya.

Untuk itu, roadmap TPID semestinya memuat skema konkret mempersingkat rantai pasok, termasuk mempertemukan produsen langsung dengan pedagang pasar, gerakan pangan murah, maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan daerah.

Di rapat itu juga disinggung kondisi surplus produksi yang tidak otomatis menurunkan harga. Banyak hasil pertanian dan peternakan Deli Serdang, justru ke luar daerah, lalu kembali masuk dengan harga lebih tinggi.

“Secara data kita surplus, tapi di pasar harga tetap mahal. Ini karena kita tidak mengikat produksi daerah sendiri,” sebut Asisten II.

Untuk mengatasinya, kemitraan dengan produsen harus dibangun secara adil dan merata, sehingga beban stabilisasi harga tidak hanya ditanggung segelintir pelaku usaha.

Kembali diingatkan, roadmap TPID 2025 – 2027 harus berbasis pengalaman lapangan dan mampu menjaga daya beli masyarakat serta keberlanjutan usaha petani dan peternak.

“Roadmap itu harus jelas siapa berbuat apa, kapan, dan dampaknya terhadap harga. Kalau hanya normatif, tidak perlu rapat,” tegasnya.

Diharapkan, roadmap tersebut mampu menjadi instrumen nyata pengendalian inflasi yang mampu menekan risiko gejolak harga di Kabupaten Deli Serdang pada dua tahun ke depan. (sdn/sormin)

Berita Terkait

Pemkab Deli Serdang Sambut Baik Hasil Penyelidikan Insiden di Rumah Dinas Wakil Bupati
Final Piala Dunia 2026, Pemko Binjai Gelar Nobar Bersama Ratusan Warga
Lom Lom Suwondo Sampaikan Penjelasan Bupati Atas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Bupati Dorong Koperasi Deli Serdang Bertransformasi Digital dan Adaptif
Satres Narkoba Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pengedar Sabu
Kilau Benang Emas Serdang Warnai Panggung Budaya PRSU ke-50
Meriahkan HUT RI ke-81, PP Deli Serdang Gelar Berbagai Lomba
Pria Uzur Ditangkap Satres Narkoba Polres Pematangsiantar

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:06 WIB

Pemkab Deli Serdang Sambut Baik Hasil Penyelidikan Insiden di Rumah Dinas Wakil Bupati

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:32 WIB

Final Piala Dunia 2026, Pemko Binjai Gelar Nobar Bersama Ratusan Warga

Senin, 20 Juli 2026 - 19:15 WIB

Lom Lom Suwondo Sampaikan Penjelasan Bupati Atas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 20 Juli 2026 - 12:16 WIB

Bupati Dorong Koperasi Deli Serdang Bertransformasi Digital dan Adaptif

Senin, 20 Juli 2026 - 11:21 WIB

Satres Narkoba Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pengedar Sabu

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Polisi Pastikan Tiga Orang Tewas di Grand Polonia Medan

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:42 WIB

BERITA UTAMA

PWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:59 WIB

Oplus_131072

BERITA UTAMA

Korban Ledakan Rumah Mewah di Polonia Medan Ditemukan

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:15 WIB