Pasutri Jadi Korban Begal di Medan, Sepeda Motor dan HP Raib

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasutri korban begal. (ist/sadamanews.com)

MEDAN – sadamanews.com – Aksi begal kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini, pasangan suami istri, Jefri Harefa dan Citra Manullang, menjadi korban perampokan bersenjata di Jalan Flamboyan, dekat kawasan Cemara Asri, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Peristiwa itu terjadi saat keduanya hendak berangkat kerja di kawasan Cemara mengendarai sepeda motor Honda Beat BK 3859 MBK, melintasi rute yang biasa mereka lalui setiap hari, yakni dari Jalan Purwosari menuju Jalan Flamboyan hingga Jalan Cemara.

Tepat di perkebunan muslim di Jalan Flamboyan, tiga sepeda motor yang datang dari arah berlawanan tiba-tiba menabrak mereka hingga terjatuh ke aspal.

“Istri saya jatuh terduduk dan sempat terseret. Kami kira itu kecelakaan biasa,” ucap Jefri, Rabu (29/4/2026).

Namun situasi berubah ketika para pelaku langsung mengancam korban menggunakan senjata. Pasiteri yang tinggal di Mabar Hilir itu mengaku ditodong benda mirip pistol oleh salah satu pelaku, sementara lainnya membawa senjata tajam seperti celurit dan klewang.

“Aku ditodongkan pistol. Jadi aku diam nggak melawan. Nggak tau aku itu asli atau nggak. Yang pasti aku lihat benda mirip pistol,” tuturnya.

Usai kejadian, korban sempat berteriak meminta pertolongan kepada pengendara yang melintas. Namun, tidak ada yang berhenti untuk membantu.

“Sekitar tiga menit setelah kejadian ada yang lewat. Kami minta tolong untuk mengejar, tapi tidak ada yang berhenti,” kata Jefri.

Akibat peristiwa tersebut, Citra mengalami luka, termasuk gigi patah akibat terjatuh, sementara keduanya juga mengalami trauma.

Jefri berharap pihak berwajib segera menindaklanjuti kasus ini, mengingat sepeda motor yang dirampas merupakan alat utama mereka untuk bekerja dan mencari nafkah.

Terpisah, Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus M Butarbutar ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskannya, pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas kasus itu.

“Iya benar. Laporannya sudah kita terima dan akan kita kejar pelakunya. Untuk senjata tajam ada, untuk senjata api itu tidak ada,”jelasnya. (sormin)

Berita Terkait

Edarkan Happy Water, Karyawan Spa dan Pemasoknya Ditangkap Satres Narkoba Polrestabes Medan
Polsek Medan Tembung Gerebek Markas Judi Tembak Ikan, Dua Orang Diamankan
Polsek Medan Area Tangkap Maling Kereta
Tewasnya ASN BPN Nias Utara, Polrestabes Medan Tetapkan Dua Perempuan Tersangka
Kepala BNNK Deli Serdang Bantah Lakukan Penganiayaan
Pria Tanpa Identitas Tertabrak Kereta Api
Polsek Medan Area Tangkap Pencuri Handphone
Modus Check-in Hotel, Komplotan Curanmor Ditangkap

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:09 WIB

Edarkan Happy Water, Karyawan Spa dan Pemasoknya Ditangkap Satres Narkoba Polrestabes Medan

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:34 WIB

Polsek Medan Area Tangkap Maling Kereta

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:59 WIB

Tewasnya ASN BPN Nias Utara, Polrestabes Medan Tetapkan Dua Perempuan Tersangka

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kepala BNNK Deli Serdang Bantah Lakukan Penganiayaan

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:53 WIB

Pria Tanpa Identitas Tertabrak Kereta Api

Berita Terbaru

Oplus_131072

BERITA UTAMA

Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Jumlah Korban Masih Didata

Jumat, 17 Jul 2026 - 12:24 WIB