Dr Misnan Aljawi SH MH dan Junaidi. (ist/sadamanews.com)
DELISERDANG – sadamanews.com –
Panitia Khusus Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (Pansus PAD) II DPRD Kabupaten Deliserdang terus bekerja profesional memanggil mendatangi dan menekan para pengusaha yang bermasalah tak membayar PBB, izin PBG hingga retribusi yang harusnya dibayarkan pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang.
Sejauh ini Pansus sudah berjalan 7 bulan bekerja dan tidak ada pandang bulu semua perusahaan bermasalah langsung dipanggil Rapat Dengar Pendapat (RDP), serta turun langsung ke lapangan ketika ada temuan kebocoran PAD.
Ketua Pansus Dr Misnan Aljawi SH MH mengatakan kalau pencapaian target PAD Kabupaten Deliserdang optimis dapat tercapai bila kerjasama penekanan antara DPRD dan Pemkab Deliserdang pada objek pajak sejalan.
” Kita Pansus tegas tak ada pandang bulu pada objek pajak, profesional dan langsung turun ke lapangan memeriksa apakah sudah sesuai apa yang disetor ke Pemkab dengan kondisi dilapangan. Karena sejauh ini banyak temuan Pansus terhadap perusahaan yang tak sesuai. Komitmen kami Pansus membantu Pemkab capai target PAD tahun ini sebesar Rp 1,26 Trilyun,” ucap Misnan. Kamis (20/11/2025).
Disebutkan Misnan yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Deliserdang, pansus saat ini sudah berhasil menaikkan PAD hingga Oktober kemarin mencapai 929 milyar yang biasanya itu hanya dikisaran 700 an milyar di bulan November.
“Pansus tegas dalam pengawasan pencapaian PAD. Kalau temuan nya kecil masih kita toleransi maka kita keluarkan rekomendasinya pembinaan. Artinya perusahaan kita suruh buat perjanjian kepada pansus untuk mengurus semua izin izin yang belum ada lalu merubah dan memvalidasi luas tanah juga luas bangunan yang belum masuk ke dalam SPPT pajak atau ke dalam PBB untuk memasukkan nya ke dalam SPPT tahun berikut nya. Tapi kalau temuannya cukup tinggi merugikan PAD Deliserdang maka Pansus merekomendasikan sangsi lalu melimpahkan temuan tersebut ke Kejaksaan,” tegas Misnan.
Misnan memastikan bahwa Pansus bekerja sungguh sungguh juga serius dan tidak main main dalam peningkatan PAD Deliserdang. Sekarang terbukti PAD Deliserdang naik signifikan. DPRD terus mendorong pencapaian PAD sesuai target.
“Semua Perusahaan yang sudah kita kunjungi sekarang rata rata lagi mengurus izin IMB atau PBG ke dinas Terkait. Pansus terus mendorong target PAD tahun ini tercapai” tandas Misnan Aljawi.
Sebelumnya Junaidi mengatakan target PAD Deliserdang yang ditetapkan DPRD dari dulu sampai sekarang tidak pernah tercapai karena ada kejahatan dan mafia pajak di daerah ini. .
“Saya menilai potensi PAD Kabupaten Deliserdang luar biasa dan tak jauh beda dari Kota Medan. Dengan potensi Deliserdang seharusnya PAD murni bisa mencapai Rp 3 triliun kalau betul betul serius dikerjakan. Di Deliserdang ada 12 potensi tinggi untuk sektor pajak,” ujar Junaidi dari Fraksi Hanura ini.
Adapun Tim Pansus PAD yaitu Dr Misnan Aljawi SH MH, selaku Ketua, Junaidi selaku Wakil Ketua, serta Anggota seperti Paian Purba SH, Zul Amri ST, Andi Baso Ariaji SE, Saripudin Nasution, M Ilham Pulungan, Bayu Anggara dan beberapa anggota pansus lainnya. (SDN/sormin)








