Dua Penembak Wadan KOTI PP Deliserdang Diciduk Poldasu

Kamis, 22 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DICIDUK: Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Cornelis M. Simanjuntak didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H. dan Kompol Jama Kita Purba, S.H., M.H.. selaku Kasubdit III Jatanras Polda Utara saat memberikan keterangan kepada wartawan. (ist/sadamanews.com)

MEDAN – sadamanews.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana yang terjadi di Jalan Limau Mungkur, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang pada Minggu (18/10/2026).

Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Cornelis M. Simanjuntak mengatakan, dalam kasus tersebut polisi menetapkan dua orang tersangka berinisial DAC dan AAL sebagai tersangka.

Keduanya diduga terlibat dalam aksi penembakan yang mengakibatkan Indra Wijaya mengalami luka tembak di bagian paha.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan, peristiwa itu bermula dari keributan di rumah seorang pria bernama Feri. Situasi kemudian memanas setelah kelompok Doni Kiboy diduga melakukan penyerangan ke rumah Feri.

Merasa membutuhkan bantuan, Feri menghubungi Doni Pace. Setelah menerima telepon tersebut, Doni Pace mengumpulkan sejumlah rekannya, yakni Juanda, M. Hatta, M. Dio, dan Indra Wijaya.

Mereka kemudian berangkat menuju rumah Feri menggunakan satu unit mobil. Dalam perjalanan, rombongan tersebut juga diikuti sejumlah pengendara sepeda motor. Berdasarkan keterangan awal, kelompok itu membawa senjata tajam, senapan angin, serta sejumlah peralatan lainnya.

Saat rombongan melintas menuju lokasi, sebuah sepeda motor Honda Beat yang dikendarai DAC dengan AAL sebagai penumpang datang dari arah belakang lalu memepet dan memotong laju mobil.

Dalam situasi tersebut, DAC disebut meminta AAL mengambil senjata api yang berada di pinggangnya dan melepaskan tembakan ke arah mobil. Akibatnya, Indra Wijaya terkena tembakan di bagian paha.

Setelah penembakan, DAC dan AAL diduga melarikan diri dari lokasi kejadian. Dalam rangkaian peristiwa yang sama, Doni Pace disebut menabrak dua pengendara sepeda motor. Mobil yang melaju kencang itu juga menyenggol sejumlah warga hingga akhirnya menabrak tiang listrik dan berhenti.

Informasi awal menyebutkan, DAC turut mengalami luka tembak di paha kanan. Luka tersebut diduga terjadi ketika senjata api yang dibawanya terlepas atau meletus dan mengenai bagian punggungnya.

Setelah kejadian, keduanya disebut melarikan diri ke area perkebunan sawit.
Penyidik kemudian melakukan penangkapan terhadap DAC dan AAL di rumah masing-masing tidak lama setelah kejadian. Saat ini, DAC masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Motif Persaingan Dua Kelompok

Dari hasil pemeriksaan awal, dugaan motif peristiwa tersebut berkaitan dengan persaingan antara dua kelompok organisasi kemasyarakatan (ormas).

Meski demikian, penyidik masih mendalami latar belakang konflik serta asal-usul dan kepemilikan senjata api yang digunakan dalam kejadian tersebut.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain kendaraan roda empat, sepeda motor, senjata api, dan amunisi.
Dirreskrimum Polda Sumut menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan untuk menindak tegas aksi premanisme maupun tindakan ormas yang melanggar hukum.

Polda Sumut juga mengimbau masyarakat agar tetap menahan diri dan mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Kepolisian menyatakan akan menjalankan proses hukum secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku dan sejalan dengan arahan Kapolri.

Penyidik masih mendalami rangkaian kejadian, peran masing-masing tersangka, serta keterkaitan kedua kelompok yang terlibat untuk mengungkap perkara tersebut secara menyeluruh. (Sormin)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Gudang Penyimpanan 1.152 Vape Narkoba di Percut Sei Tuan
Terkait Penembakan Doni Pacek, Polisi Sudah Amankan 6 Orang
Pos Siskamling di Jalan Multatuli Medan Jadi Tempat Jual Beli Narkoba
Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung, 6 Orang Diamankan
Polsek Medan Baru Obrak-Abrik Kawasan Narkoba di Medan Polonia
Polsek Medan Baru Tembak Pelaku Curanmor Gunakan Softgun
Tengah Malam, Polisi Obrak – Abrik Sarang Narkoba Jermal 12
Sukseskan HUT PP ke-67, Joni Irawan Sumbang 100 Goni Beras

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Dua Penembak Wadan KOTI PP Deliserdang Diciduk Poldasu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Gudang Penyimpanan 1.152 Vape Narkoba di Percut Sei Tuan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Terkait Penembakan Doni Pacek, Polisi Sudah Amankan 6 Orang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Pos Siskamling di Jalan Multatuli Medan Jadi Tempat Jual Beli Narkoba

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung, 6 Orang Diamankan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Dua Penembak Wadan KOTI PP Deliserdang Diciduk Poldasu

Kamis, 22 Okt 2026 - 18:09 WIB

BERITA UTAMA

Terkait Penembakan Doni Pacek, Polisi Sudah Amankan 6 Orang

Rabu, 21 Okt 2026 - 19:41 WIB