Bupati Taput Harapkan Kebutuhan Pangan MBG Disuplai dari Produksi Lokal

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIMPIN: Bupati Taput Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si memimpin rapat dengan Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Petani Millenial dan TAPD membahas RKPD tahun 2026. (ist/sadamanews.com)

TAPUT – sadamanews.com- Bupati Tapanuli Utara (Taput) Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si memimpin rapat dengan Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Petani Millenial dan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) membahas RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Tahun 2026 yang dihadiri para asisten di Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Taput, Tarutung pada Selasa (21/10/2025).

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah berperan dalam penyusunan kebijakan dan pengalokasian anggaran, sementara pelaku utama di lapangan adalah masyarakat, khususnya petani milenial dan kelompok tani. Ia berharap kebutuhan pangan MBG (Makanan Bergizi Gratis) dapat disuplai dari produksi lokal Taput.

“Dalam pelaksanaan MBG, ada dana sebesar Rp 187 miliar yang akan berputar di Kabupaten Tapanuli Utara, ini merupakan peluang yang sangat bagus karena dana tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan para petani kita. Setiap kelompok masyarakat dan Petani Milenial harus mampu memproduksi bahan untuk keperluan MBG dan mampu menangkar benih agar kita berdikari dan tidak bergantung pada daerah lain,” ujar Bupati.

Bupati juga mengingatkan pentingnya kebijakan dan anggaran dijalankan tepat sasaran serta berorientasi pada hasil nyata. “Kita tidak boleh hanya merencanakan setiap tahun. Supaya kebijakan dan anggaran kita tidak salah sasaran, maka bantuan diberikan kepada pelaku yang serius, dalam hal ini Petani Milenial. Kalau Tahun ini kita melakukan perencanaan, action tahun 2026, tahun 2027 dan seterusnya kita harus memperoleh hasilnya sehingga program ini berkelanjutan”.

Bupati juga meminta Perseroda untuk berperan aktif menampung hasil pertanian dan menyalurkannya ke MBG. Ia juga menekankan perlunya perencanaan berbasis data, seperti menghitung kebutuhan MBG dan kemampuan produksi petani dalam menyediakan komoditas pangan.

“Kalau dalam setahun kita hanya bisa membina 20 kelompok tani, tidak apa-apa, yang penting kelompok tersebut benar-benar berkembang dan menjadi pionir, selanjutnya bantuan dapat dialihkan kepada kelompok lain,” tutup Bupati. (sd/sormin)

Berita Terkait

Seluruh Pimpinan Ranting Kembali Dukung Brando Bukit Pimpin PP Sibolangit
Pemkab Deli Serdang Sambut Baik Hasil Penyelidikan Insiden di Rumah Dinas Wakil Bupati
Final Piala Dunia 2026, Pemko Binjai Gelar Nobar Bersama Ratusan Warga
Lom Lom Suwondo Sampaikan Penjelasan Bupati Atas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Bupati Dorong Koperasi Deli Serdang Bertransformasi Digital dan Adaptif
Satres Narkoba Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pengedar Sabu
Kilau Benang Emas Serdang Warnai Panggung Budaya PRSU ke-50
Meriahkan HUT RI ke-81, PP Deli Serdang Gelar Berbagai Lomba

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:58 WIB

Seluruh Pimpinan Ranting Kembali Dukung Brando Bukit Pimpin PP Sibolangit

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:06 WIB

Pemkab Deli Serdang Sambut Baik Hasil Penyelidikan Insiden di Rumah Dinas Wakil Bupati

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:32 WIB

Final Piala Dunia 2026, Pemko Binjai Gelar Nobar Bersama Ratusan Warga

Senin, 20 Juli 2026 - 19:15 WIB

Lom Lom Suwondo Sampaikan Penjelasan Bupati Atas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 20 Juli 2026 - 12:16 WIB

Bupati Dorong Koperasi Deli Serdang Bertransformasi Digital dan Adaptif

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Polisi Pastikan Tiga Orang Tewas di Grand Polonia Medan

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:42 WIB

BERITA UTAMA

PWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:59 WIB

Oplus_131072

BERITA UTAMA

Korban Ledakan Rumah Mewah di Polonia Medan Ditemukan

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:15 WIB