BANJIR : Warga Aceh Tamiang saat melintas di jalan yang digenangi banjir. (ist/sadamanews.com)
ACEH TAMIANG – sadamanews.com – Senin (5/1/2026) sore, warga Kabupaten Aceh Tamiang, Propinsi Aceh kembali dilanda banjir susulan. Warga terpaksa menyelamatkan barang-barang agar tidak terendam banjir.
Meluapnya debit air sungai akibat curah hujan yang masih tinggi membuat sejumlah wilayah, khususnya di sekitar Kota Kuala Simpang dan daerah bantaran sungai, kembali terendam air.
Pantauan di lapangan, air mulai naik sejak sore hari dan menggenangi pemukiman warga, ruas jalan, serta area persawahan. Sungai yang melintasi wilayah Aceh Tamiang tidak mampu menampung tingginya debit air kiriman dari hulu, sehingga meluap ke permukiman sekitar. Ketinggian air dilaporkan bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga lutut orang dewasa, tergantung kondisi wilayah.
Sejumlah warga mengaku khawatir banjir kali ini akan berlangsung lebih lama dibandingkan banjir sebelumnya, mengingat cuaca di wilayah hulu masih didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Aktivitas masyarakat pun kembali terganggu, terutama akses transportasi dan kegiatan ekonomi warga.
Pemerintah daerah bersama unsur TNI, Polri, dan BPBD Aceh Tamiang terus melakukan pemantauan di titik-titik rawan banjir. Aparat juga mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan, mengamankan barang-barang berharga, serta bersiap melakukan evakuasi apabila kondisi semakin memburuk.
Selain merendam rumah warga, banjir susulan ini juga dikhawatirkan berdampak pada fasilitas umum dan lahan pertanian. Beberapa petani mengungkapkan kekhawatirannya terhadap tanaman yang baru ditanam dan terancam gagal panen jika genangan air bertahan lama.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait jumlah rumah terdampak maupun pengungsian warga. (sdn/Sormin)








