Diduga Turut Kerjasama Mafia Tanah, Oknum Keping Nyaris Jadi Bulan-bulanan Warga

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IST/sadamanews.com
NYARIS: Seorang kepling yang nyaris menjadi bulan-bulanan warga.

MEDAN – Disinyalir menjalin kerjasama dengan kelompok yang disebut-sebut sebagai mafia tanah, oknum kepala lingkungan (kepling) nyaris menjadi bulan-bulanan warga.

Peristiwa tersebut terjadi dalam aksi unjuk rasa ratusan warga dari beberapa lingkungan di Kelurahan Tanjung Mulia, yang menolak tanah tempat tinggal mereka digusur sekelompok yang disebut-sebut mafia tanah dan diputuskan pengadilan untuk dieksekusi, Kamis (17/7/2025) di Jalan Krakatau Ujung Simpang Jalan Alumunium I/Metal.

Keterangan diperoleh di lokasi menyebutkan, warga kesal dengan sikap kepala lingkungan yang diduga memihak kepada mafia tanah dengan membayar sejumlah preman untuk melakukan intimidasi terhadap warga.

Perbuatan oknum kepling tersebut dilakukan menjelang akan dilaksanakan eksekusi terhadap sejumlah gudang di Jalan Alumunium I Kelurahan Tanjung Mulia, Medan Deli, Kota Medan Sumatera Utara.

“Kita menduga kalau ini hanya akal-akalan mereka (kelompok diduga mafia tanah-red) yang ingin menguasai tanah yang sudah kami tempati selama berpuluh-puluh tahun lamanya,” cetus sejumlah warga di lokasi unjuk rasa.

Warga juga menduga, apabila sejumlah gudang yang akan dirkeskusi berhasil, maka tidak tertutup kemungkinan akan merambat ke pemukiman mereka. “Kita juga menduga, ini awalnya saja yang dieksekusi gudang, setelah itu akan dilakukan hal yang sama terhadap tempat tinggal kami,” celetuk warga.

Aksi penolakan ini dilakukan ratusan warga dari beberapa lingkungan di Jalan Alumunium I Kelurahan Tanjung Mulia, Medan Deli yang terdampak akan dilakukan eksekusi.

“Aksi ini sudah beberapa kali kami lakukan, dan kami akan terus berjuang menolak keserakahan para mafia tanah yang mau berbuat seenaknya,” tandas warga. (ril/sormin)

Berita Terkait

Polisi Masih Dalami Asal Usul Senpi Penembak Donny Pacek
Bersatu Perangi Narkoba, Kapoldasu Rangkul HKBP
Terkait Kepemilikan Senjata, Rekan Doni Pacek Jadi Tersangka
Dua Penembak Wadan KOTI PP Deliserdang Diciduk Poldasu
Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Gudang Penyimpanan 1.152 Vape Narkoba di Percut Sei Tuan
Terkait Penembakan Doni Pacek, Polisi Sudah Amankan 6 Orang
Pos Siskamling di Jalan Multatuli Medan Jadi Tempat Jual Beli Narkoba
Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung, 6 Orang Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Polisi Masih Dalami Asal Usul Senpi Penembak Donny Pacek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Bersatu Perangi Narkoba, Kapoldasu Rangkul HKBP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Terkait Kepemilikan Senjata, Rekan Doni Pacek Jadi Tersangka

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Dua Penembak Wadan KOTI PP Deliserdang Diciduk Poldasu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Gudang Penyimpanan 1.152 Vape Narkoba di Percut Sei Tuan

Berita Terbaru

Oplus_131072

BERITA UTAMA

Polisi Masih Dalami Asal Usul Senpi Penembak Donny Pacek

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:14 WIB

BERITA UTAMA

Bersatu Perangi Narkoba, Kapoldasu Rangkul HKBP

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:45 WIB

BERITA UTAMA

Terkait Kepemilikan Senjata, Rekan Doni Pacek Jadi Tersangka

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:44 WIB