Komunitas Bikers FKPPI Korsa Sumut Tegaskan Tindakan Kapolres Belawan Sudah Benar

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUKUNG : Ketua Bikers FKPPI Korsa Sumut, Herman Marpaung dan Wakil Ketua PD II KB FKPPI Sumut Bidang Badan Bela Negara, Hanafi Maksum SH.

MEDAN – Komunitas Bikers FKPPI Korsa Sumut menegaskan bahwa tindakan Kapolres Belawan, AKBP Oloan Siahaan sudah benar dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk membubarkan aksi tawuran di Tol Belmera pada, Minggu (4/5) lalu.

Penegasan itu disampaikan Ketua Bikers FKPPI Korsa Sumut, Herman Marpaung didampingi Sekretatis, Fitra Sirait dan Bendahara, Kanti saat diwawancarai di Medan, Rabu (7/5). Disampaikan Herman, Bikers FKPPI Korsa sangat mendukung sekali dengan pembubaran tauran itu.

“Aksi tawuran di Belawan sangat sering terjadi dan sudah mengganggu aktivitas masyarakat sekitar maupun pengendara yang melintas di lokasi. Kami mendukung aparat Kepolisian, TNI dan pihak-pihak terkait agar tidak takut kepada preman, ormas apapun serta para pelaku tawuran yang meresahkan. Pada intinya apa yang dilakukan Kapolres Pelabuhan Belawan melakukan tindakan tegas sudah sesuai SOP,” katanya

Diungkapkan Herman, dia menilai aksi tawuran di wilayah Belawan sudah masuk kategori kronis. Sebab, hampir setiap malam terjadi tawuran dan sepertinya tidak ada habisnya dan terkesan ada yang mengomandoi.

“Aksi tawuran itu sering juga memakan korban jiwa. Itu menimbulkan ketakutan bagi masyarakat untuk keluar rumah karena khawatir akan menjadi sasaran atau menjadi korban berikutnya,” bebernya.

Kondisi seperti ini sebut Herman, membutuhkan tindakan tegas dari Kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, serta memberikan efek jera kepada para pelaku tawuran.

“Personel Polres Belawan telah berkali-kali mengimbau dan mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungannya masing-masing. Tidak jarang juga Kapolres turun langsung ke lapangan untuk mengayomi masyarakat dengan memberikan imbauan dan ajakan agar menjaga kondusifitas daerah. Inilah yang sangat kami harapkan,” pintanya.

Ditambahkan Ketua Bikers, terkait Kapolres Belawan dinonaktifkan untuk sementara dari jabatannya akibat dari peristiwa tawuran tersebut, dia berharap Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto agar bisa kembali mempertimbangkannya.

“Kita tidak bermaksud untuk mencampuri internal institusi. Kami selaku masyarakat bisa melihat mana yang benar dan mana yang salah. Kita berharap agar Kapolres Belawan tidak dinon-aktifkan karena masih banyak solusi,” harapnya

Masih kata Herman, selama ini, AKBP Oloan Siahaan bergaul dengan masyarakat dan turun langsung ke lapangan untuk memantau wilayahnya. Diharapkan Kapolda Sumut mempertimbangkan apa yang sudah dilakukan Kapolres selama menjabat.

“Pasca Kapolres dinon-aktifkan, justru wilayah Belawan merasa merdeka. Nyatanya pada, Selasa (6/5/2025) telah terjadi lagi tawuran atar dua kelompok. Mirisnya lagi seorang Kapolsek di Belawan terlukan parah di bagian wajah akibat dilempari batu saat berusaha melerai kedua kelompok. Kami berharap ada solusi terbaik untuk menangani hal ini,” pungkasnya.

Sementara itu Wakil Ketua PD II KB FKPPI Sumut Bidang Badan Bela Negara (BBN) yang juga pendiri Bikers FKPPI Korsa Sumut, Hanafi Maksum SH juga sangat mendukung Polisi tindak tegas pelaku tawuran. Dia juga meminta Kapolri, Jendral Listio Sigit dan Kapoldasu, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto tidak mengnonaktifkan Kapolres Belawan

“Dukungan dari berbagai pihak atas tindakan tegas yang dilakukan Kapolres Belawan AKBP Oloan Siahaan datang dari berbagai kalangan, diantraranya PD II KB FKPPI Sumut, Bikers FKPPI Korsa Sumut, PC 0202 KB FKPPI Kabupaten Deliserdang, Rayon KB FKPPI Kecamatan Percut Sei Tuan, Ibu-ibu Pengajian dan unsur komunitas di Sumut,” ungkap Hanafi.

Disebutkan Hanafi, tindakan tegas Kapolres Belawan itu sangatlah tepat saat membubarkan aksi tawuran 2 kelompok remaja di tengah Jalan Tol Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan. Para pelaku tawuran menggunakan berbagai macam senjata tajam yang sangat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami masyarakat Sumut sudah sangat resah dengan adanya aksi tawuran, pembegalan dan peredaran sabu. Kita mengharapkan kepada Kapolri dan Kapoldasu, khususnya Presiden RI Prabowo Subianto tidak menonaktifkan/mencopot Kapolres Belawan AKBP Oloan Siahaan. Pimpinan seperti inilah yang kami harapkan,” harapnya mengakhiri. (*/sor)

Berita Terkait

Momentum HKG PKK ke-54, Kahiyang Ayu Ajak Masyarakat Lebih Peduli Kesehatan
Wagub Sumut Ajak KAKAMMI Jadi Garda Terdepan Cegah Narkoba dan Perkuat Generasi Muda
Wartawan Merah Putih Polrestabes Medan Audiensi ke Kasat Reskrim
Dirut Perumda Tirtanadi Bagikan 5. 974 Handuk Untuk Jamaah Calon Haji Embarkasi Medan
Pria di Deli Serdang Bakar Rumah Ibunya
Seorang Siswi Kelas 1 SMP Dikabarkan Hilang Sejak Pulang Sekolah
Bobby Nasution Ajak Gekrafs Sumut Perkuat Kolaborasi, Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Sengketa Lahan SMAN 5 Pematangsiantar, Bobby Nasution dan Sekolah Sepakati Relokasi Jadi Solusi

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:25 WIB

Momentum HKG PKK ke-54, Kahiyang Ayu Ajak Masyarakat Lebih Peduli Kesehatan

Minggu, 19 April 2026 - 19:16 WIB

Wagub Sumut Ajak KAKAMMI Jadi Garda Terdepan Cegah Narkoba dan Perkuat Generasi Muda

Minggu, 19 April 2026 - 10:20 WIB

Wartawan Merah Putih Polrestabes Medan Audiensi ke Kasat Reskrim

Minggu, 19 April 2026 - 10:18 WIB

Dirut Perumda Tirtanadi Bagikan 5. 974 Handuk Untuk Jamaah Calon Haji Embarkasi Medan

Sabtu, 18 April 2026 - 19:50 WIB

Pria di Deli Serdang Bakar Rumah Ibunya

Berita Terbaru

Oplus_131072

KRIMINAL

Maling Pagar Besi Ditangkap Polsek Medan Timur

Minggu, 19 Apr 2026 - 22:31 WIB

OLAHRAGA

PSMS Hanya Menang 1-0 atas Sriwijaya FC

Minggu, 19 Apr 2026 - 22:11 WIB