Keributan Antara Pemuda dan Prajurit TNI di Deliserdang Sepakat Berdamai

Kamis, 30 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAMAI: Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Inf Doddy Yudha memberikan keterangan terkait gesekan anggota dengan pemuda di Pancur Batu, Deliserdang.

MEDAN – Kesalahpahaman yang sempat memicu ketegangan antara sejumlah sejumlah prajurit TNI AD anggota Resimen Arhanud 2/SSM dengan sekelompok pemuda di Desa Durin Simbelang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang, Rabu (29/1/2025) mulai menemukan titik terang.

Kedua belah pihak mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan masalah secara damai.

Peristiwa bermula saat Praka DS melintas dan berpapasan dengan tiga pemuda bermotor trail dengan knalpot brong menggeber-geber di sampingnya. Karena merasa terganggu, dia mengikuti mereka hingga ke warung yang diduga menjadi tempat berkumpul ormas.

Praka DS menegur pemuda tersebut sehingga terjadi cekcok. Praka DS kemudian dikeroyok sekitar 10 orang hingga mengalami luka akibat pukulan kayu di wajah dan punggung. Namun dia dapat melarikan diri ke kebun sawit dan meminta bantuan lewat grup WhatsApp kepada rekan-rekannya.

Tak lama kemudian, personel Menarhanud 2/SSM tiba di lokasi, namun para pelaku sudah melarikan diri. Dalam upaya pencarian, ditemukan sejumlah barang bukti di sekitar lokasi, termasuk narkoba, alat isap sabu, sisa sabu dalam plastik serta timbangan elektrik.

Barang bukti yang ditemukan di lokasi, termasuk narkoba dan alat isap sabu telah diamankan dan akan diserahkan kepada polisi untuk diproses sesuai ketentuan hukum.

Insiden ini juga mengakibatkan kerusakan pada satu unit mobil dan tiga motor yang diduga terkait dengan aktivitas di tempat tersebut.

Seusai keributan, Kodam I Bukit Barisan langsung menggelar apel luar biasa guna mencegah aksi lanjutan. Oknum TNI yang terlibat dalam perusakan akan diproses hukum dan seluruh kerugian materiel akan diganti.

Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Inf Doddy Yudha menegaskan, TNI tetap berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan meminta maaf atas insiden yang terjadi. Kodam I Bukit Barisan akan mengambil tindakan tegas terhadap setiap oknum yang melanggar hukum serta memastikan penyelesaian masalah ini secara adil,” ujar Kolonel Doddy, Kamis (30/1/2025).

Dia menegaskan tidak ada anggota yang melakukan penjarahan. “Kami memastikan seluruh tindakan personel di lapangan tetap dalam koridor hukum. Tidak ada penjarahan dalam insiden ini,” katanya.

Saat ini, lokasi kejadian tetap dalam pengawasan pihak berwenang dan Kodam I/BB terus berkoordinasi dengan kepala desa, polisi serta tokoh masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif. (in/sor)

Berita Terkait

Polisi Geledah Rumah GS di Jermal, Dua Orang Diamankan
Penjambret Hakim di Medan Ditembak Polrestabes
Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Kandang Ayam Dijadikan Gudang Ganja
Junaidi SH Ajak Seluruh Kader Meriahkan HUT PP ke-67 di Tembung
Gudang Pengolahan Pinang Dijadikan Gudang Narkoba di Deli Serdang
Pengurus PP Deli Serdang Ziarah ke Makam Tokoh Pemuda Pancasila Sumut
Polrestabes Medan Ungkap Praktek Penjualan BBM Subsidi ke Pabrik
Tim Gabungan Polrestabes Medan Terus Buru Bandar Narkoba di Selambo

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Polisi Geledah Rumah GS di Jermal, Dua Orang Diamankan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Penjambret Hakim di Medan Ditembak Polrestabes

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Kandang Ayam Dijadikan Gudang Ganja

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Junaidi SH Ajak Seluruh Kader Meriahkan HUT PP ke-67 di Tembung

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Gudang Pengolahan Pinang Dijadikan Gudang Narkoba di Deli Serdang

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Polisi Geledah Rumah GS di Jermal, Dua Orang Diamankan

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:05 WIB