BNN: Berantas Narkoba Perlu kolaborasi Semua Pihak

Rabu, 17 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUKA: Irjen Pol Wahyono saat membuka Workshop Penggiat P4GN dan Launching Bimtek Life Skill Kawasan Rawan Narkotika Se Indonesia.

MEDAN | Inspektur Utama Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Irjen Pol Wahyono mengatakan perlu semua stakeholder atau pemangku kepentingan untuk memperkuat dalam pemberantasan narkoba.

“Saat ini, BNN ke semua pihak baik pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, perusahaan swasta, media dan lainnya dalam penanganan permasahan maupun pencegahan,” ujar Wahyono pada acara “Workshop Penggiat P4GN dan Launching Bimtek Life Skill Kawasan Rawan Narkotika se-Indonesia”, di Medan, Rabu (17/7/2024).

Tambahnya, kolaborasi ini sebagai semangat kebersamaan dalam melawan kejahatan narkoba, menjaga masa depan bangsa, eksitensi bangsa dan negara.

Oleh karena itu, menurut Wahyono penguatan semua elemen merupakan bagian dari upaya yang sangat penting dalam pemberantasan narkoba.

Hadir dalam Kegiatan tersebut, Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Irjen Pol, Drs, Heri Maryadi, MM, Kepala BNNP Sumut,Brigjen Pol Toga H Panjaitan dan Wakapoldasu, Brigjen Pol Rony Samtana.

Mengingat, fenomen kejahatan
narkoba tidak hanya dipandang sebagai persoalan penegakan hukum saja melainkan harus dipandang komperhensif, baik dari dimensi sosial budaya ekonomi termasuk juga politik.

“Artinya penanganan masalah narkoba tidak cukup terfokus pada aspek penegakan hukum, harus memperhatikan aspek-aspek lain yang menjadi latar belakang dan motif perilaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” tutur Wahyono.

Dia mengatakan hasil survei prevelensi penyalahgunaan narkoba tahun 2023 menunjukkan bahwa angka prevalensi penggunaan narkoba sebesar 1,73 persen atau sekitar 3,33 juta jiwa.

Dimana mayoritas para penyalahgunaan narkoba memakai karena faktor penasaran ingin tahu dan faktor pertemanan.

Wahyono mengatakan survei prevalensi penyalahgunaan narkoba juga menunjukkan penyalahgunaan narkoba dikalangan generasi muda 15 sampai dengan 24 tahun terus mengalami peningkatan.

Ditambah dengan perkiraan perputaran uang narkoba di Indonesia mencapai Rp524 triliun per tahun perputaran uang narkoba ini sangat besar menarik minat sindikat narkoba perluas jangkauan pasar di Indonesia. (sor)

Berita Terkait

Pengajian Rutin ASN, Bobby Nasution Tekankan Integritas Spiritual dan Adaptasi Digital
Wagub Sumut Tegaskan Keterbukaan Informasi Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Mengejar Penghargaan
Deli Serdang Raih Penghargaan TPAKD Terbaik 2026 Wilayah Sumatera
Kapolrestabes Medan Perkuat Program POLIRAN
Sugiat Santoso Tekankan Tiga Ranah Pendidikan di Forum Literasi Digital BNPT-FKPT Sumut
Seluruh Anggota PWI Sumut Tercover Jaminan Sosial
Wagub Sumut Tegaskan Keterbukaan Informasi Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Mengejar Penghargaan
Pemprov dan DPRD Sumut Tuntaskan Evaluasi P-APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp1,29 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Wagub Sumut Tegaskan Keterbukaan Informasi Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Mengejar Penghargaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Deli Serdang Raih Penghargaan TPAKD Terbaik 2026 Wilayah Sumatera

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Kapolrestabes Medan Perkuat Program POLIRAN

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Sugiat Santoso Tekankan Tiga Ranah Pendidikan di Forum Literasi Digital BNPT-FKPT Sumut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Seluruh Anggota PWI Sumut Tercover Jaminan Sosial

Berita Terbaru

Oplus_131072

BERITA UTAMA

Polisi Masih Dalami Asal Usul Senpi Penembak Donny Pacek

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:14 WIB

BERITA UTAMA

Bersatu Perangi Narkoba, Kapoldasu Rangkul HKBP

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:45 WIB

BERITA UTAMA

Terkait Kepemilikan Senjata, Rekan Doni Pacek Jadi Tersangka

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:44 WIB