APRESIASI; dr.Ferry Soemardi dan William Leonardy Limutra SH, MH. (ist/sadamanews.com)
MEDAN – sadamanews.com – Pengosongan Pasar Sambas Medan, Sumatera Utara (Sumut) yang dijadwalkan Rabu (4/2/2026) ditunda.
Kepastian itu disambut lega para pedagang yang kemudian menyampaikan ucapan terima kasih kepada Hasyim SE (anggota DPRD Sumut), Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B (Ketua DPRD Kota Medan) dan Agus Setiawan (anggota DPRD Kota Medan).
Sebelumnya, PUD Pasar Kota Medan mengultimatum pedagang untuk mengosongkan lapak pada Rabu (4/2/2026). Kebijakan tersebut langsung memantik protes, lantaran dinilai memberatkan pedagang yang tengah bergantung pada momentum hari besar keagamaan.
Merespons kondisi tersebut, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen Tarigan melakukan koordinasi lintas lembaga agar pengosongan ditunda.
Koordinasi pun dilakukan dengan Kapolrestabes Medan, Ketua Pengadilan Negeri Medan, serta Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan. Hasilnya, seluruh pihak sepakat menunda pengosongan Pasar Sambas, mempertimbangkan kebutuhan pedagang mencari nafkah menjelang Imlek dan Hari Raya Idul Fitri.
Penundaan tersebut juga diapresiasi pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Medan.
Melalui Ketuanya, dr.Ferry Soemardi didampingi William Leonardy Limutra, SH.,MH selaku Kabid Humas mengucapkan terimakasih kepada Hasyim SE (anggota DPRD Sumut), Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B (Ketua DPRD Kota Medan) dan Agus Setiawan (anggota DPRD Kota Medan).
“Kami mengucapkan terimakasih atas kinerja Hasyim SE (anggota DPRD Sumut), Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B (Ketua DPRD Kota Medan) dan Agus Setiawan (anggota DPRD Kota Medan) yang memperjuangkan nasib para pedagang,” ujar dr.Ferry Soemardi didampingi William Leonardy Limutra, SH, MH kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).
dr.Ferry Soemardi juga mengaku lega karena sudah dijamin tidak akan ada pengosongan selama perayaan Imlek dan Idul Fitri, sehingga pedagang bisa tetap berjualan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. (sormin)








