Bedah Buku “Reset Indonesia”, Dhandy Laksono dan Benaya Harobu Soroti Isu Ketidakadilan Sosial dan Demokrasi

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEDAH BUKU: Kegiatan bedah buku berjudul Reset Indonesia di Serayu Cafe and Space, Jl. Sei Serayu, Medan, Kamis (5/2/2026).

MEDAN – sadamanews.com – Jurnalis investigatif sekaligus penulis Dhandy Laksono bersama Benaya Harobu hadir dalam kegiatan bedah buku berjudul Reset Indonesia di Serayu Cafe and Space, Jl. Sei Serayu, Medan, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi publik untuk membahas isu-isu sosial, demokrasi, dan keberpihakan pada kelompok rentan yang diangkat dalam buku tersebut.

Dalam pemaparannya, Dhandy Laksono menegaskan bahwa buku ini lahir dari kegelisahan atas berbagai persoalan struktural yang kerap luput dari perhatian publik. Ia menyampaikan bahwa penulisan buku tidak hanya bertujuan mendokumentasikan fakta, tetapi juga mengajak pembaca berpikir kritis terhadap realitas sosial dan politik yang terjadi di sekitar mereka.

“Buku ini mencoba merekam suara-suara yang sering dibungkam dan mengajak pembaca untuk tidak sekadar menjadi penonton,” ujar Dhandy.

Dhandy menegaskan, Reset Indonesia juga memberikan referensi sekaligus pencerahan bagi generasi muda.

“Melalui bedah buku ini, saya berharap masyarakat semakin berani bersikap kritis dan peduli terhadap isu keadilan sosial,” harapnya.

Sementara itu, Benaya Harobu, menjelaskan bahwa proses penulisan buku dilakukan melalui riset panjang dan pendekatan naratif agar isu-isu berat dapat dipahami secara lebih luas oleh masyarakat.

“Literasi kritis menjadi kunci untuk memperkuat partisipasi publik dalam demokrasi,” ucapnya.

Dalam paparannya, Benaya juga menyinggung ketidakadilan dalam dunia pendidikan. Bahkan Benaya sempat menangis saat menyinggung nasib siswa kelas IV sekolah dasar (SD) di Kecamatan Jerebuu, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang nekat mengakhiri hidup karena orang tuanya tak mampu membelikan buku tulis dan pulpen serta harus membayar uang sekolah sebesar Rp1,2 juta per tahun.

“Bagaimana saya tidak terpukul dengan peritiwa ini. Adik saya harus meregang nyawa akibat ketidakadilan dalam sistem pendidikan. Ini menjadi tamparan keras bagi kita yang mau berpikir jernih,” kecamnya.

Direktur Green Justice Indonesia (GJI), Panut Hadisiswoyo juga tidak kalah seru. Ia mengedepankan isu kerusakan lingkungan yang terus terjadi di sejumlah kawasan di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara, khususnya di kawasan Mandailing Natal (Madina).

“Tanpa keterlibatan masyarakat, kerusakan lingkungan tidak dapat kita hindar. Ekolagi hutan akan terus terancam, alih fungsi lahan terus terjadi dan masyarakat hanya akan menjadi korban bencana alam,” paparnya.

Sementara Direktur Utama Indata Komunika Cemerlang selaku penyelenggara kegiatan, Fika Rahma, menyebutkan bahwa diskusi bedah buku berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, akademisi, hingga aktivis.

“Sejumlah pertanyaan mengemuka terkait peran media, keberanian bersuara, serta tantangan dalam menyampaikan kebenaran di tengah tekanan kekuasaan,” sebut Fika.

Fika berharap ccara tersebut dapat mendorong ruang-ruang diskusi serupa di berbagai daerah. (ril/Sormin)

Berita Terkait

Gubernur Bobby Usulkan 4 Skema Satukan Potensi Ekonomi 10 Provinsi se-Sumatera
Gus Irawan Kembali Pimpin HKTI Sumut, Siap Perkuat Kesejahteraan dan Regenerasi Petani
Pemprov Sumut Dorong HKTI Perkuat Peran Petani Dukung Swasembada Pangan
Gubernur Bobby Optimis Kerja Sama Kesehatan dengan Korea Selatan Beri Manfaat Nyata
PT Agrinas Palma Nusantara Gelar Pasar Rakyat dan Layanan Kesehatan Gratis di Labura
Bobby Nasution Tegaskan Usaha Tak Berizin dan Ganggu Kamtibmas Tak Boleh Beroperasi
Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan
Pemprov Sumut Kenalkan Wisata dan Kuliner kepada Delegasi Malaysia-Thailand

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:07 WIB

Gus Irawan Kembali Pimpin HKTI Sumut, Siap Perkuat Kesejahteraan dan Regenerasi Petani

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Pemprov Sumut Dorong HKTI Perkuat Peran Petani Dukung Swasembada Pangan

Rabu, 9 September 2026 - 15:18 WIB

Gubernur Bobby Optimis Kerja Sama Kesehatan dengan Korea Selatan Beri Manfaat Nyata

Rabu, 9 September 2026 - 15:06 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Gelar Pasar Rakyat dan Layanan Kesehatan Gratis di Labura

Selasa, 8 September 2026 - 16:01 WIB

Bobby Nasution Tegaskan Usaha Tak Berizin dan Ganggu Kamtibmas Tak Boleh Beroperasi

Berita Terbaru

Oplus_131072

KRIMINAL

Pencuri Pompa Air Anggota TNI Ditangkap

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:31 WIB

Oplus_131072

BERITA UTAMA

Jadi Bandar Sabu, Dua “Spiderman” Diringkus Polrestabes Medan

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:40 WIB