100 Persen Sekolah di Sumut, Kini Teraliri, Listrik dan, Internet

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAWAB: Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro 30 Medan, Rabu (21/1/2026).
(Foto : Alexander AP Siahaan/Diskominfo Provsu)

MEDAN – sadamanews.com – Seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Sumatera Utara (Sumut) yang berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut, kini seluruhnya atau 100% telah teraliri listrik dan internet.

Hal ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam menyelaraskan digitalisasi pendidikan, sehingga diharapkan kualitas guru dan siswa semakin meningkat serta melek teknologi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Rabu (21/1/2026).

“Realisasi akses listrik dan internet di sekolah yang dibawahi langsung oleh Disdik Sumut yakni SMA/SMK dan SLB di Sumut keseluruhannya 100% sudah teraliri listrik dan internet,” kata Alexander.

Ia menjelaskan, untuk akses internet pada tahun 2025 terdapat total 163 sekolah yang dipasang jaringan internet. Sementara untuk kelistrikan, sebanyak tujuh sekolah dipasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), 25 sekolah dilakukan perbaikan instalasi listrik, dan 21 sekolah mendapatkan penambahan daya listrik.

Strategi yang dilakukan Disdik Sumut dalam pemenuhan akses listrik dan internet ini, lanjutnya, disesuaikan dengan kondisi wilayah. Untuk daerah yang tidak memiliki tiang listrik, dipasang PLTS. Namun, apabila tersedia jaringan listrik, pihaknya berkolaborasi dengan PLN. Sedangkan untuk akses internet, jika tidak tersedia tiang jaringan, maka digunakan akses internet Starlink, terutama di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) yang dipasang PLTS dan Starlink.

Upaya pemenuhan akses listrik dan internet di sekolah ini bertujuan untuk menyelaraskan digitalisasi pendidikan. “Mustahil kita lakukan digitalisasi pendidikan kalau tools-nya belum memadai. Makanya akses listrik dan internet ini harus dipenuhi, sehingga proses belajar digital bisa semakin interaktif, dan output-nya untuk penguasaan internet akan ada kesetaraan, tidak ada perbedaan antara daerah 3T dengan daerah yang gampang akses listrik dan internetnya,” jelas Alexander.

Selain itu, melalui pemenuhan akses listrik dan internet ini diharapkan kualitas guru dan siswa semakin meningkat, tidak ada lagi daerah yang tertinggal, serta seluruh siswa dan guru melek teknologi.

Sementara itu, terkait Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG), Alexander menyampaikan program tersebut akan diluncurkan pada tahun ajaran baru 2026/2027. PUBG awalnya akan dilaksanakan di lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias, namun juga akan diterapkan di lima kabupaten/kota yang paling terdampak bencana, yakni Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, dan Kabupaten Langkat. Kebijakan ini merupakan bentuk intervensi pemulihan bagi daerah terdampak bencana di Sumut.

“Jadi pada tahun ajaran baru nanti, PUBG akan kita laksanakan selain di lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias juga di lima kabupaten/kota yang paling terdampak bencana,” katanya.

Untuk program bersekolah gratis ini, jumlah sasaran di Kepulauan Nias sebanyak 41 ribu siswa dengan pagu anggaran Rp21 miliar. Sementara di lima kabupaten/kota terdampak bencana menyasar 51 ribu siswa dengan total anggaran Rp22 miliar.

“Total ada anggaran Rp43 miliar yang akan meng-cover program sekolah gratis. Untuk skemanya nanti akan kita susun Pergub sebagai petunjuk teknisnya dan dananya nanti akan kita transfer ke rekening masing-masing sekolah,” ujar Alexander. (ril/Sormin)

Berita Terkait

Pengajian Rutin ASN, Bobby Nasution Tekankan Integritas Spiritual dan Adaptasi Digital
Wagub Sumut Tegaskan Keterbukaan Informasi Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Mengejar Penghargaan
Deli Serdang Raih Penghargaan TPAKD Terbaik 2026 Wilayah Sumatera
Kapolrestabes Medan Perkuat Program POLIRAN
Sugiat Santoso Tekankan Tiga Ranah Pendidikan di Forum Literasi Digital BNPT-FKPT Sumut
Seluruh Anggota PWI Sumut Tercover Jaminan Sosial
Wagub Sumut Tegaskan Keterbukaan Informasi Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Mengejar Penghargaan
Pemprov dan DPRD Sumut Tuntaskan Evaluasi P-APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp1,29 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Wagub Sumut Tegaskan Keterbukaan Informasi Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Mengejar Penghargaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Deli Serdang Raih Penghargaan TPAKD Terbaik 2026 Wilayah Sumatera

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Kapolrestabes Medan Perkuat Program POLIRAN

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Sugiat Santoso Tekankan Tiga Ranah Pendidikan di Forum Literasi Digital BNPT-FKPT Sumut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Seluruh Anggota PWI Sumut Tercover Jaminan Sosial

Berita Terbaru

Oplus_131072

BERITA UTAMA

Polisi Masih Dalami Asal Usul Senpi Penembak Donny Pacek

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:14 WIB

BERITA UTAMA

Bersatu Perangi Narkoba, Kapoldasu Rangkul HKBP

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:45 WIB

BERITA UTAMA

Terkait Kepemilikan Senjata, Rekan Doni Pacek Jadi Tersangka

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:44 WIB