TINJAU: Bupati Taput, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Dandim 0210/Tapanuli Utara Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H., M.Han saat meninjau langsung progres pembangunan jembatan di kawasan Aek Sipurik-purik. (ist/sadamanews.com)
TAPUT – sadamanews.com – Bupati Tapanuli Utara (Taput), Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Komandan Distrik Militer (Dandim) 0210/Tapanuli Utara Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H., M.Han.meninjau langsung progres pembangunan jembatan di kawasan Aek Sipurik-purik, Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara yang rusak akibat bencana alam pada Sabtu (10/1/2026).
Bupati dan Dandim turut didampingi unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Forkopimca Kecamatan Purbatua, serta Kepala Desa Janjinauli bersama tokoh masyarakat setempat.
Jembatan tersebut sebelumnya rusak parah akibat banjir dan longsor saat bencana hidrometeorologi melanda kawasan tersebut pada akhir Desember 2025, sehingga menghambat mobilitas warga dan aktivitas perekonomian masyarakat.
Bupati Tapanuli Utara, JTP Hutabarat, menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur pascabencana menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Hal ini dilakukan guna memastikan pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat berjalan kembali secara normal.
“Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan progres pembangunan jembatan ini berjalan sesuai rencana, memenuhi standar keamanan, serta dapat segera dimanfaatkan kembali oleh masyarakat. Infrastruktur yang baik sangat penting untuk mendukung kelancaran aktivitas warga,” ujar Bupati.
Rombongan juga melakukan pengecekan kondisi alur Sungai Aek Sipurik-purik yang direncanakan akan dilakukan normalisasi.
Dalam dialog bersama masyarakat setempat, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen melaksanakan normalisasi sungai sebagai langkah mitigasi guna mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang.
Bupati juga mengajak masyarakat, khususnya para petani untuk turut berperan aktif melalui semangat gotong royong setelah proses normalisasi sungai selesai dilaksanakan.
“Setelah sungai dinormalisasi, kami berharap masyarakat bersama para petani dapat bergotong royong melakukan pembenahan lanjutan. Pemerintah kecamatan dan desa akan mendukung melalui penyediaan fasilitas serta koordinasi yang diperlukan,” tambah Bupati.
Sementara itu, Dandim 0210/Tapanuli Utara Letkol Kav Ronald Tampubolon menyampaikan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam percepatan pemulihan pascabencana.
“TNI siap mendukung penuh pemerintah daerah dalam setiap tahapan, baik rehabilitasi maupun rekonstruksi pascabencana, sehingga keamanan, keselamatan, serta kenyamanan masyarakat tetap terjaga,” tegas Dandim.
Rangkaian kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan peninjauan ke SMP Negeri 1 Kecamatan Purbatua. (sdn/sormin)








