Redakan Amarah Suporter PSMS, Bobby Nasution Rela Beri Jerseynya

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REDAKAN: Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution saat meredakan emosi penonton. (ist/sadamanews.com)

MEDAN – sadamanews.com – Satu momen istimewa mewarnai akhir pertandingan PSMS Medan kontra Garudayaksa FC di Stadion Sumatera Utara, pada Jumat (31 /10/2025) malam.

Saat itu, kekisruhan sempat terjadi saat PSMS Medan takluk 0-2 dari tamunya.

Ribuan suporter kecewa dengan keputusan wasit yang memberikan hadiah dua penalti untuk tim tamu.

Keputusan yang terkesan kontroversial dari wasit memicu teriakan kemarahan. Lemparan botol minuman kemasan ke tengah lapangan menambah panas suasana.

Melihat situasi mulai tak terkendali, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang menyaksikan jalannya pertandingan langsung berinisiatif.

Bobby turun ke tengah lapangan untuk ikut meredakan emosi ribuan suporter setia PSMS Medan.

Bahkan, Bobby tak khawatir jika dirinya harus merasakan bekapan udara dingin malam itu. Dengan spontan, Bobby melepaskan jersey PSMS yang dipakainya dan dilemparkan ke tengah-tengah suporter.

Bobby hanya ingin emosi suporter mereda dan kerusuhan besar bisa dihindarkan.

‘Tragedi Kanjuruhan’ setidaknya menjadi catatan kelam ketika ratusan suporter tewas akibat salah satu pendukung kecewa tim kesayangannya kalah.

Aksi Bobby malam itu pun mendapat apresiasi dari publik pecinta sepakbola Sumatera Utara. Salah satunya mantan ketua suporter PSMS, Nata Simangunsong.

Dirinya melihat aksi Gubernur Bobby Nasution bentuk teladan bagi seorang pemimpin.

“Apa yang dibuat pak Bobby contoh pemimpin bijak. Kita sangat apresiasi beliau, saat emosi suporter tak terbendung dan berpotensi konflik, pak Bobby rela turun langsung untuk ikut meredakan dan bahkan membuka bajunya (jersey PSMS) untuk diberikan ke suporter agar mereka sedikit terhibur dan melupakan sejenak kekecewaannya,” kata Nata Sabtu pagi (1/11/2025)

Aksi ini memang terlihat sederhana, namun Nata melihat dampak besar jika emosi suporter tak bisa diredakan.

“Cukup Kanjuruhan sebagai kisah kelam sebagai pelajaran. LIB sebagai operator resmi harusnya lebih bijak memilih wasit agar keberadaanya justru tidak memicu konflik tapi mampu memimpin pertandingan secara adil, “katanya.

Dalam kesempatan itu, Nata juga turut menyarankan komposisi tim PSMS untuk segera berbenah jelang putaran kedua.

“Kita berharap manajemen lakukan perombakan tim di putaran kedua dengan banyak memasukkan pemain asal Medan, biar nampak PSMS nya dan mimpi bersama ke Liga 1 musim depan bisa terwujud, ” ujar Nata. (ril/sormin)

Berita Terkait

Jadwal Porprovsu 2026 Bergeser ke 1–9 Desember, KONI Sumut Pastikan Seluruh Nomor Pertandingan Tetap Digelar
Pengkot KODRAT Medan Siap Pertahankan Juara Umum di Proprovsu XII 2026
Jamu PSIS Semarang, PSMS Ingin Bangkit
Bobby Zulkarnain Sayangkan Polemik Pengelolaan Kontingen Medan untuk Porprovsu XII 2026
ASPEPNAS Vollyball Cup 2026 Dorong Sportivitas dan Pemberdayaan Masyarakat
PSMS Gagal Menang di Padang
PSMS Medan Bidik Tiga Poin di Markas Semen Padang
PSMS Ditekuk PSPS

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Jadwal Porprovsu 2026 Bergeser ke 1–9 Desember, KONI Sumut Pastikan Seluruh Nomor Pertandingan Tetap Digelar

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:21 WIB

Pengkot KODRAT Medan Siap Pertahankan Juara Umum di Proprovsu XII 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Jamu PSIS Semarang, PSMS Ingin Bangkit

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Bobby Zulkarnain Sayangkan Polemik Pengelolaan Kontingen Medan untuk Porprovsu XII 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:59 WIB

ASPEPNAS Vollyball Cup 2026 Dorong Sportivitas dan Pemberdayaan Masyarakat

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Di Selambo Pengedar Gantung Narkoba di Pohon

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:45 WIB