Jamu PSIS Semarang, PSMS Ingin Bangkit

Sabtu, 24 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BIDIK: Pelatih PSMS, Eko Purdjianto saat memberikan keterangan kepada wartawan. (ist/sadamanews.com)

MEDAN – sadamanews.com – PSMS Medan bertekad kembali ke jalur kemenangan saat menjamu PSIS Semarang pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Minggu (25 Oktober 2026) malam, pukul 19.00 WIB.

Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, memastikan persiapan timnya berjalan baik. Ayam Kinantan ingin memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sekaligus memperbaiki sejumlah kekurangan setelah gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir.

PSMS sebelumnya kalah 1-2 dari PSPS Pekanbaru, kemudian bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang. Dua hasil tersebut menjadi pengingat bagi skuad Eko agar tidak kehilangan konsentrasi, terutama ketika pertandingan memasuki menit-menit krusial.

“Persiapan tim sangat bagus. Masih ada satu sesi latihan sore, dan kami sudah menyiapkan teknik, taktik, serta mental pemain. Semoga besok PSMS bisa menampilkan permainan terbaik dan mendapatkan hasil terbaik,” kata Eko menjelang pertandingan, Sabtu (24/10/2026).

Eko menegaskan, posisi PSIS yang berada di bawah PSMS dalam klasemen bukan alasan untuk meremehkan lawan. Baginya, setiap pertandingan memiliki tingkat kesulitan tersendiri dan harus dijalani dengan kerja keras sejak awal hingga peluit akhir.

“Setiap pertandingan adalah final. Kami harus bekerja keras, apalagi ini pertandingan kandang.

Dukungan suporter sangat membantu sekali. Kami harus tetap fokus menghadapi PSIS,” ujarnya.
PSMS saat ini menempati peringkat ketiga Grup A dengan 11 poin, sedangkan PSIS berada di posisi keempat dengan 10 poin. Kemenangan akan menjadi kesempatan penting bagi tuan rumah untuk menjaga persaingan di papan atas sekaligus menjauh dari pesaing langsungnya.

Salah satu perhatian Eko adalah lini serang PSIS yang memiliki Cadenazzi. Pelatih PSMS tersebut mengaku sudah mempelajari kekuatan lawan melalui rekaman pertandingan. Namun, ia menegaskan bahwa ancaman tidak hanya datang dari satu pemain.

“Kami sudah menganalisis permainan Cadenazzi. Bukan hanya dia, semua pemain PSIS harus diwaspadai. Mereka juga pasti ingin mencuri poin di kandang kami,” kata Eko.

Karena itu, ia meminta barisan pertahanan PSMS menjaga koordinasi dan konsentrasi sepanjang pertandingan. Kesalahan kecil berpotensi menjadi persoalan, terlebih PSMS masih memiliki pekerjaan rumah dalam mempertahankan fokus hingga laga berakhir.

Eko juga memiliki sedikit gambaran mengenai karakter permainan PSIS karena mengenal Widodo Cahyono Putro. Keduanya pernah sama-sama membela Timnas Indonesia dan bekerja bersama di lingkungan Bali United.

“Kedekatan dengan Widodo sedikit banyak membuat saya tahu karakter permainannya. Kami juga sudah melakukan analisis melalui video. Namun, kami tetap profesional karena sekarang berbeda klub. Semoga besok kami mendapatkan hasil terbaik,” tuturnya.

Optimisme juga disampaikan pemain PSMS, Ikhsan Chan. Ia memastikan para pemain siap menghadapi pertandingan penting tersebut dan tidak ingin menjadikan posisi PSIS di klasemen sebagai tolok ukur kekuatan lawan.

“Para pemain sudah siap menyambut pertandingan besok. Walaupun PSIS berada di bawah PSMS, kami tidak boleh meremehkan mereka karena menurut saya PSIS juga tim yang kuat,” kata Ikhsan.

Ia mengaku bersyukur mendapat kesempatan untuk tampil dan berharap dapat memberikan kontribusi maksimal bagi Ayam Kinantan.

“Persiapan berjalan normal. Saya bersyukur mendapat kesempatan ini. Saya berharap bisa bermain maksimal besok dan mencetak gol juga,” ujarnya.

Sekadar informasi, catatan lima pertemuan terakhir kedua tim menunjukkan PSIS memiliki keunggulan tipis dengan tiga kemenangan, sedangkan PSMS meraih dua kemenangan. Seluruh pertandingan tersebut berlangsung pada 2017–2018, ketika kedua klub berkompetisi di Liga 2 dan Liga 1.

Berikut hasil lima pertemuan terakhir berdasarkan catatan pertandingan yang dipublikasikan Tirto:
12 September 2018: PSMS Medan 2-3 PSIS Semarang
15 April 2018: PSIS Semarang 4-1 PSMS Medan
25 November 2017: PSMS Medan 2-0 PSIS Semarang
7 Oktober 2017: PSMS Medan 3-1 PSIS Semarang
21 September 2017: PSIS Semarang 2-0 PSMS Medan.

Rekor tersebut menjadi catatan historis, bukan jaminan hasil pertandingan kali ini. PSMS dan PSIS kini menghadapi situasi serta komposisi tim yang berbeda.

Dengan selisih hanya satu poin di klasemen, pertandingan Minggu malam diperkirakan berlangsung ketat. PSMS memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri, tetapi tuntutan untuk segera kembali menang membuat konsistensi permainan menjadi kunci. (ri/Sormin)

Berita Terkait

Bobby Zulkarnain Sayangkan Polemik Pengelolaan Kontingen Medan untuk Porprovsu XII 2026
ASPEPNAS Vollyball Cup 2026 Dorong Sportivitas dan Pemberdayaan Masyarakat
PSMS Gagal Menang di Padang
PSMS Medan Bidik Tiga Poin di Markas Semen Padang
PSMS Ditekuk PSPS
PSMS Medan Incar Kemenangan di Pekanbaru
Menang Telak, PSMS Kudeta Persikad dari Puncak
PSMS Medan Siap Hentikan Rekor Sempurna Persikad Depok

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Jamu PSIS Semarang, PSMS Ingin Bangkit

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Bobby Zulkarnain Sayangkan Polemik Pengelolaan Kontingen Medan untuk Porprovsu XII 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:59 WIB

ASPEPNAS Vollyball Cup 2026 Dorong Sportivitas dan Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:28 WIB

PSMS Gagal Menang di Padang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:53 WIB

PSMS Medan Bidik Tiga Poin di Markas Semen Padang

Berita Terbaru

Oplus_131072

OLAHRAGA

Jamu PSIS Semarang, PSMS Ingin Bangkit

Sabtu, 24 Okt 2026 - 20:44 WIB

Oplus_131072

BERITA UTAMA

Agus Sanjaya Kembali Pimpin Pemuda Pancasila Kecamatan Labuhan Deli

Sabtu, 24 Okt 2026 - 20:26 WIB