LANTIK: Bupati Taput, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si saat memberikan kata sambutan. Bawah, foto bersama dengan para pengurus petanil milenial. (ist/sadamanews.com)
TARUTUNG – sadamanews.com- Bupati Tapanuli Utara (Taput), Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si hadiri acara Pengukuhan Petani Milenial Kabupaten Tapanuli Utara yang digelar di depan Sopo Partungkoan Tarutung, Selasa (7/10/2025).
Acara yang didampingi Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng juga turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian SEY Pasaribu, perwakilan dari Kementerian Pertanian/Polbangtan, para pimpinan OPD, rekan-rekan Dinas Pertanian, koordinator PPL se-Kabupaten Tapanuli Utara, serta ratusan petani muda milenial yang siap menjadi motor penggerak sektor pertanian di daerah ini.
Bupati Jonius Hutabarat dalam sambutannya mengatakan apresiasi tinggi dan rasa bangganya atas terbentuknya wadah Petani Milenial Tapanuli Utara yang menjadi bukti nyata regenerasi petani di wilayah ini mulai berjalan dengan baik.
“Kita butuh petani-petani muda milenial andalan Tapanuli Utara yang mampu menumbuhkan semangat dan menarik minat pemuda lainnya untuk memajukan sektor pertanian,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan para petani muda harus menjadi agen perubahan, pelatih, sekaligus penggerak utama dalam memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian daerah.
“Pertanian adalah peluang, bukan pilihan terakhir. Sektor ini harus kita banggakan, karena dari sinilah kemandirian ekonomi daerah akan tumbuh,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti pentingnya kemandirian produksi di daerah agar kebutuhan pangan dan pertanian dapat terpenuhi dari hasil bumi Tapanuli Utara sendiri.
“Kebutuhan di Tapanuli Utara harus berasal dari Taput sendiri. Contohnya, beberapa waktu lalu saya memberikan bantuan bibit bawang melalui program CSR perusahaan, tapi bibitnya masih dari luar daerah. Ke depan, saya ingin Taput menjadi penangkar bibit itu sendiri,” tegasnya.
Bupati juga menyinggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah daerah. Menurutnya, program tersebut akan membuka peluang besar bagi para petani lokal.
“Saya berharap petani milenial bisa menjadi pemasok utama bahan pangan lokal untuk kebutuhan MBG. Ini kesempatan emas untuk memperkuat pertanian kita,” tambahnya.
Susunan pengurus yang dikukuhkan Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng yakni :
Ketua Umum: Murdani Purba,
Wakil Ketua I: Jhon Pieter Simanjuntak,
Wakil Ketua II: Alham Koto,
Sekretaris Umum: Arlan Tanjung,
Wakil Sekretaris: Loren Hutabarat,
Bendahara: Supriadi Manalu, dan
Wakil Bendahara: Benni Manalu.
Wakil Bupati dalam arahannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara akan terus berkomitmen mendukung para petani muda dengan program pendampingan, pelatihan, akses permodalan, serta bantuan alat dan sarana pertanian modern. Ia menegaskan bahwa regenerasi petani merupakan langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan sektor pertanian.
Ketua Petani Milenial Kabupaten Tapanuli Utara, Murdani Purba menegaskan komitmen seluruh anggota untuk menjadi pelopor kebangkitan pertanian di Tapanuli Utara.
“Kami, petani milenial produktif sebanyak 100 orang, siap menjadi pionir kemajuan pertanian Taput. Kami berharap terus difasilitasi dan dibimbing pemerintah agar hasil produksi pertanian dapat meningkat hingga tiga kali lipat,” ujarnya.
Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan pertanian di Tapanuli Utara. Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, petani muda, dan seluruh pemangku kepentingan, Tapanuli Utara menatap masa depan pertanian yang tangguh, produktif, dan berdaya saing tinggi. (sdn/sormin)








