BANJIR: Banjir yang menggenangi Jalan Ambai Medan sangat mengganggu. (ist/sadamanews.com)
MEDAN – sadamanews.com – Jalan menjadi langganan banjir, warga Jalan Ambai, Kelurahan Sidorejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung Kota Medan mengeluh.
Warga berharap Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas agar segera menanganinya sebelum menimbulkan kerugian lebih parah.
Amatan wartawan, air yang menggenangi badan jalan hingga selutut orang dewasa. Hal ini menyulitkan warga untuk melintas. “Kami sudah lama menderita akibat banjir ini,” ujar Tambun, salah seorang warga kepada wartawan Minggu (21/6/2026).
Parahnya lagi, dibanding daerah lain banjir di Jalan Ambai sangat parah, karena harus menunggu sampai dua hari air surut. Air banjir juga bau menyengat akibat tumpukan sampah.
“Kami sudah dua tahun mengeluhkan banjir ini, tapi tak direspon. Untuk itu kami sangat mengharapkan perhatian Walikota Medan agar segera mengatasinya,” tambah Tambun.
Aray warga lainnya menjelaskan penderitaan mereka makin lengkap akibat aroma sampah dari tempat penampungan sampah yang ada di lokasi tersebut.
Aroma menyengat sangat mengganggu. “Tak hanya musim hujan, di musim kemarau begini aroma tak sedap sangat mengganggu kami,” jelasnya.
Menurut Aray, di lokasi banjir sudah sering terjatuh pengendara roda dua. “Banjir juga terjadi akibat parit tak berfungsi dengan baik,” jelasnya.
Aray juga mengimbau, anggota DPRD Kota Medan kiranya mendengar keluhan warga Jalan Ambai Kelurahan Sidorejo Hilir Kecamatan Medan Tembung Kota Medan. (Sormin)








