Tim Kuasa Hukum Bobby Mengadu ke Polrestabes Medan

Kamis, 7 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim kuasa hukum Bobby Nasution.

MEDAN – Peristiwa pelemparan mobil yang pakai Calon Gubernur Sumut Bobby Nasution beserta rombongan usai debat kedua Pilkada 2024 di Hotel Santika, Jalan Pangadilan, Medan, Rabu (6/11) malam, berbuntut panjang.

Tim kuasa hukum Bobby Nasution yang menelusuri aksi pelemparan itu pun secara resmi membuat laporan pengaduan ke Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, Kamis (7/11).

Ketua Tim Kuasa Hukum Bobby Nasution, Surya Wahyu Danil Dalimunthe, mengatakan aksi pelemparan terhadap mobil yang digunakan Bobby Nasution usai mengikuti debat kedua sangat merugikan di tengah berlangsungnya Pilkada 2024.

“Oleh karena itu hari ini kami selaku kuasa hukum melaporkan perkara ini ke Mapolrestabes Medan,” katanya didampingi Ranto Sibarani serta beberapa tim hukum lainnya kepada awak media.

Surya mengungkapkan, aksi pelemparan yang dilakukan sejumlah orang tidak kenal itu merupakan sejarah karena baru pertama sekali terjadi pada kontestasi Pilkada di Sumatera Utara.

“Seharusnya Pilkada 2024 menjadi pesta demokrasi, riang gembira, bagi seluruh warga Sumatera Utara. Namun hari ini kita menyaksikan ada orang-orang tidak bertanggungjawab yang melakukan aksi anarkis,” ungkapnya.

Disinggung mengenai apakah mobil yang dilempari itu mengalami kerusakan, Surya mengakui belum mengecek kondisi mobil secara pastinya. Namun begitu, ia memastikan ada beberapa bagian rusak terkena lemparan.

“Tentunya ada bagian mobil yang rusak seperti baret dan cat mobil terkena lemparan,” akunya seraya menuturkan kedatangannya ke Mapolrestabes Medan agar penyidik segera menindaklanjuti peristiwa pelemparan tersebut.

“Dengan adanya pelaporan ini diharapkan kejadian serupa tidak kembali terjadi karena dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat pada Pilkada 2024 di Sumatera Utara. Kita yakin Kapolrestabes Medan dapat mengusut siapa pelaku intelektual dalam aksi pelemparan tersebut,” pungkasnya. (sor)

Berita Terkait

Usai Diviralkan Emak-emak, Polisi Gerebek Barak Narkoba di Labura
Polisi Tembak Dua Pelaku Spesialis Modus Ganjal ATM di Medan
Gercep, 6 Anggota Geng Motor yang Tewaskan Remaja di Patumbak Ditangkap
Bandar Narkoba Rantau Parapat Diringkus Saat Berlibur Bersama Keluarga di Bandung
Rumah Adat Batak di Monumen Sisingamangaraja Medan Terbakar
Misgianto Kembali Pimpin Pemuda Pancasila Desa Patumbak I
Sejumlah Kapal di Belawan Terbakar
Yamaha Siapkan Hadiah GEAR ULTIMA Special Collaboration untuk Pengunjung Jakarta Fair Kemayoran 2026

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:50 WIB

Usai Diviralkan Emak-emak, Polisi Gerebek Barak Narkoba di Labura

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:15 WIB

Polisi Tembak Dua Pelaku Spesialis Modus Ganjal ATM di Medan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:51 WIB

Gercep, 6 Anggota Geng Motor yang Tewaskan Remaja di Patumbak Ditangkap

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25 WIB

Bandar Narkoba Rantau Parapat Diringkus Saat Berlibur Bersama Keluarga di Bandung

Senin, 22 Juni 2026 - 14:15 WIB

Rumah Adat Batak di Monumen Sisingamangaraja Medan Terbakar

Berita Terbaru

Oplus_131072

BERITA UTAMA

Usai Diviralkan Emak-emak, Polisi Gerebek Barak Narkoba di Labura

Rabu, 24 Jun 2026 - 18:50 WIB