Terkait Laporan Intimidasi Wartawan, Butuh Kehati-hatian Secara Aspek Hukum

Rabu, 25 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan membantah tudingan yang menganggap penanganan kasus dugaan intimidasi terhadap Wartawan Mistar.id, Deddy Irawan terkesan lambat.

Menurut Kanit Tipidsus Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Andik Wiratika, penyidik telah merespon dengan sigap laporan korban yang tertuang dalam laporan polisi nomor: LP/B/642/II/2025/SPKT/Polrestabes Medan/ Polda Sumatera Utara tanggal 26 Februari 2025 tersebut.

“Saya rasa penanganan kita sudah cukup cepat, tetapi memang penanganan dari kepolisian membutuhkan kehati-hatian secara aspek hukum,” ujar Andik di Mapolrestabes Medan, Selasa (24/6/2025).

Lebih lanjut, Andik menjelaskan, kasus dugaan intimidasi terhadap wartawan atau dugaan tindak pidana setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan tugas jurnalistik dan atau pengancaman dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 18 UURI Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers atau pasal 335 KUHPidana dilaporkan pada 26 Februari 2025.

Setelah menerima laporan dari korban, penyidik menerbitkan surat perintah penyelidikan Nomor: SP. Lidik/1102/III/RES.1.24./2025/Reskrim tanggal 01 Maret 2025 dan surat perintah penyelidikan Nomor: SP. Lidik/2518/V/RES.1.24./2025/Reskrim tanggal 16 Mei 2025.

“Penyidik juga sudah melakukan wawancara terhadap 4 orang saksi, termasuk saksi (pelapor) dan telah melayangan surat permintaan permintaan rekaman CCTV ke Pengadilan Negeri Medan. Untuk barang bukti yang telah disita berupa screenshoot postingan di Mistar.id. Lalu mengirim SP2HP A.1 . s.d. A.1 .1, surat pemberitahuan perkembangan hasil penelitian laporan (SP2HP A.1.), dan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan laporan (SP2HP A.1.1.),” jelas Andik.

Untuk rencana tindak lanjut, Penyidik Pidsus Satreskrim Polrestabes Medan akan melakukan wawancara terhadap Desiska Br Sihite di Lapas Wanita, mengirim surat ke Dewan Pers, dan mengirimkan SP2HP kepada pelapor.

“Jadi kami mohon kepada pihak pelapor agar bersabar, kami upayakan semaksimal mungkin,” ungkap Iptu Andik.

Kasus ini bermula saat pelapor yang merupakan wartawan Mistar.id pada 25 Februari 2025 sekira pukul 15.30 WIB, melakukan peliputan persidangan kasus penipuan atas nama terdakwa Desiska Br Sihite di ruang sidang Cakra 4 Pengadilan Negeri Medan.

Pada saat persidangan tersebut, pelapor mengambil dokumentasi atau foto dengan memotret terdakwa dengan posisi berdiri di sebelah kursi Jaksa Penuntut Umum (JPU). Tak lama kemudian, pelapor dipanggil oleh beberapa orang yang tidak dikenal dari arah luar ruang persidangan, namun pelapor tidak merespon.

Tidak lama kemudian, ada seseorang tak dikenal menghampiri pelapor dan mengajak pelapor untuk keluar dari ruang sidang. Setelah pelapor berada di luar ruang sidang, pelapor langsung ditanyai oleh sejumlah orang tak dikenal dengan pertanyaan antara lain “ngambil foto apa, apa yang divideokan dan ngapain foto-foto serta dari wartawan mana dan dari media mana, ada ga izin sama Hakim”.

Lalu pelapor mengatakan bahwa ia wartawan dari Harian Mistar sambil menunjukkan tanda pengenal namun orang-orang tersebut mengabaikannya dan menyuruh agar pelapor menghapus foto yang telah
diambilnya selama persidangan.

Pelapor tidak bersedia menghapus foto yang dimaksud lalu pelapor mendapat paksaan dari orang tak dikenal serta seorang Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Medan, Sumardi.

Pada saat pelapor sedang mengobrol berdua dengan Sumardi, tiba-tiba pelapor kembali didatangi oleh sejumlah orang yang sebelumnya menyuruh pelapor untuk menghapus foto tersebut dan secara tiba-tiba salah seorang di antara mereka merampas handphone pelapor dan menghapus foto-foto selama persidangan yang terdapat di dalam handphone pelapor tersebut.

Akibat kejadian tersebut Pelapor merasa keberatan dan membuat pengaduan untuk proses hukum selanjutnya. (ril/sor)

Berita Terkait

Polsek Medan Tembung Gerebek Diduga Lokasi Judi
Dua Pencuri Aki Truk Babak Belur Dihajar Massa
Modus Kencan, Sepeda Motor Temannya Dibawa Kabur dari Hotel
Polrestabes Medan Gerebek Lapak Judi Tembak Ikan di Medan Tuntungan
Wanita Pencuri Tas Berisi Uang dan Perhiasan Ditangkap Polsek Sunggal
Polsek Medan Kota Bakar Barak Narkoba di Jalan Brigjen Katamso
BNNP Sumut Amankan Terduga Pengedar Sabu dari Marelan
Hanya Satu Jam, Pembawa Lari Betor Ditangkap Polsek Sunggal

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Polsek Medan Tembung Gerebek Diduga Lokasi Judi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Modus Kencan, Sepeda Motor Temannya Dibawa Kabur dari Hotel

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Polrestabes Medan Gerebek Lapak Judi Tembak Ikan di Medan Tuntungan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Wanita Pencuri Tas Berisi Uang dan Perhiasan Ditangkap Polsek Sunggal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Polsek Medan Kota Bakar Barak Narkoba di Jalan Brigjen Katamso

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Polisi Geledah Rumah GS di Jermal, Dua Orang Diamankan

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:05 WIB

KRIMINAL

Polsek Medan Tembung Gerebek Diduga Lokasi Judi

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:57 WIB