Ketua Permabudhi Sumut: Cap Go Meh Momentum Refleksi Perkuat Toleransi

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERIAH: Ketua Permabudhi Sumut, Drs. Wong Chun Sen M.Pd.B saat memberi kata sambutan. Bawah foto bersama dengan pengunjung. (sadamanews.com/sormin)

MEDAN – sadamanews.com – Perayaan Harmoni Cap Go Meh 2577 Kongzili Tahun 2026 yang digelar Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sumatera Utara (Sumut) di Centre Point Mall Medan pada Senin (2/3) malam berlangsung sukses dan meriah.

Perayaan Cap Go Meh sebagai puncak rangkaian Tahun Baru Imlek tersebut menjadi ruang perjumpaan lintas suku dan agama serta menegaskan Medan sebagai kota multikultural yang menjunjung tinggi toleransi.

Ketua Permabudhi Sumut, Drs. Wong Chun Sen M.Pd.B, mengapresiasi kerja keras Ketua Panitia, Budi Malem, SMT, William Limutra dan lainnya yang dinilai sukses menyelenggarakan acara megah tersebut.

“Ini bukti bahwa kebersamaan dan semangat gotong royong mampu melahirkan perayaan yang luar biasa. Harmoni bukan berarti sama, tetapi saling menghormati dan saling mendukung dalam keberagaman,” ujar Wong.

Wong yang juga menjabat Ketua DPRD Kota Medan ini menegaskan, Cap Go Meh bukan sekadar pesta budaya etnis Tionghoa, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat toleransi, memperluas dialog, serta menjaga situasi kota tetap aman dan kondusif.

“Kota Medan kaya akan suku, agama, dan budaya. Dalam keberagaman itulah kita menemukan kekuatan. Jadikan perbedaan sebagai energi pembangunan, bukan sumber perpecahan,” tambahnya.

Wong juga mendorong Permabudhi Sumut agar terus merangkul seluruh majelis dan lembaga keagamaan Buddha tanpa membeda-bedakan aliran, serta aktif memberikan masukan strategis kepada pemerintah daerah demi kepentingan umat dan masyarakat luas.

Perayaan tahun ini terasa semakin bermakna karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Wong berharap momentum tersebut semakin mempererat harmoni antarumat beragama di Kota Medan.

“Semoga tahun ini membawa keberkahan, kesehatan, kesuksesan, dan kedamaian bagi kita semua,” harapnya.

Sukasdi, SE selaku Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama RI Provinsi Sumut, menegaskan bahwa Cap Go Meh harus menjadi ruang merayakan perbedaan sebagai kekuatan bangsa.

“Semua agama mengajarkan kebaikan. Mari jadikan harmoni sebagai jati diri bangsa Indonesia yang harus kita jaga bersama,” katanya.

Perwakilan Wali Kota Medan yang hadir turut menyampaikan ucapan Selamat Imlek dan Cap Go Meh kepada masyarakat Tionghoa di Kota Medan, seraya berharap tahun baru membawa kedamaian, kebijaksanaan, dan kesejahteraan bagi seluruh warga.

Merry selaku General Manajer Center Point dalam sambutannya mengatakan Cap Go Meh menjadi momentum mempererat persaudaraan dan memperkokoh keberagaman di Kota Medan.

“Saya berharap Cap Go Meh ini menambah semangat dan menginsipirasi kita membangun kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Budi Malem, SMT, menjelaskan rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, diisi pameran budaya Tionghoa, pertunjukan seni dan tari tradisional, hingga atraksi barongsai yang memikat pengunjung.

“Terima kasih kepada seluruh donatur dan masyarakat yang telah mendukung. Tanpa kebersamaan, acara ini tidak mungkin berjalan sukses,” ujarnya.

Bernuansa merah di bawah cahaya lampion, perayaan ditutup dengan foto bersama, ramah tamah, serta hiburan barongsai dan penampilan vokal solo artis lokal Tionghoa yang semakin menghangatkan suasana. (sormin)

Berita Terkait

Polisi Pastikan Tiga Orang Tewas di Grand Polonia Medan
PWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda
Korban Ledakan Rumah Mewah di Polonia Medan Ditemukan
Viral Bawa Sajam, Lima Anggota Geng Motor POC Ditangkap Resmob Polrestabes Medan
Ledakan di Grand Polonia Medan Diduga Akibat Pipa Gas Bocor
Pengakuan Tukang, Diduga Tiga Orang Meninggal Akibat Ledakan di Polonia Medan
Bungkam Argentina, Spanyol Juara Dunia
Teguh Kembali Pimpin PP Ranting Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:42 WIB

Polisi Pastikan Tiga Orang Tewas di Grand Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:59 WIB

PWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:15 WIB

Korban Ledakan Rumah Mewah di Polonia Medan Ditemukan

Senin, 20 Juli 2026 - 20:33 WIB

Ledakan di Grand Polonia Medan Diduga Akibat Pipa Gas Bocor

Senin, 20 Juli 2026 - 20:11 WIB

Pengakuan Tukang, Diduga Tiga Orang Meninggal Akibat Ledakan di Polonia Medan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Polisi Pastikan Tiga Orang Tewas di Grand Polonia Medan

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:42 WIB

BERITA UTAMA

PWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:59 WIB

Oplus_131072

BERITA UTAMA

Korban Ledakan Rumah Mewah di Polonia Medan Ditemukan

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:15 WIB