Hanya 250 Tenaga Honorer Deliserdang Dipecat

Minggu, 13 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Deliserdang

DELISERDANG – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang meluruskan informasi yang beredar di sejumlah media dan media sosial terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap tenaga honorer.

Dalam klarifikasinya, Pemkab menegaskan bahwa jumlah tenaga honorer yang diberhentikan hanya sekitar 250 orang, bukan 2.000 orang sebagaimana ramai diberitakan sebelumnya.

Klarifikasi ini disampaikan langsung Dahnil Ginting, Anggota DPRD Deli Serdang dari Fraksi Gerindra, usai menghadiri Sidang Paripurna bersama Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, MKed (PD), SpPD, dan Wakil Bupati Lomlom Suwondo, SS, di ruang utama DPRD Deli Serdang, Sabtu (12/04/2025).

“Saya sudah bertemu dan berbincang langsung dengan Pak Bupati dan Wakil Bupati. Beliau menegaskan bahwa jumlah tenaga honorer yang diberhentikan hanya 250 orang, dan itu pun karena tidak memenuhi ekspektasi kinerja,” kata Dahnil Ginting kepada wartawan.

Menurut Dahnil, pemberhentian ini bukan karena alasan efisiensi anggaran atau pengurangan besar-besaran, melainkan sebagai bagian dari penyesuaian terhadap UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) serta arahan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Sebelumnya, beredar kabar bahwa sekitar 2.000 tenaga honorer di Deli Serdang akan atau telah di-PHK. Informasi ini diperkuat oleh pernyataan Sekda Deli Serdang Timur Tumanggor, yang menyebut angka tersebut dalam konteks potensi tenaga honorer yang tidak sesuai aturan perekrutan.

Namun, klarifikasi dari pihak DPRD dan Bupati mengungkap bahwa angka 2.000 itu adalah jumlah total honorer yang direkrut sejak November 2023 saat kepemimpinan Plt Bupati. Dari jumlah itu, yang terdampak PHK saat ini hanya 250 orang, dan itupun dengan seleksi berdasarkan evaluasi kinerja.

“Jadi bukan soal jumlah besar-besaran, tapi karena adanya evaluasi dan penyesuaian terhadap aturan baru. Perekrutan tenaga honorer memang tidak lagi diperbolehkan pasca Desember 2024, sesuai ketentuan undang-undang,” jelas Dahnil.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Deli Serdang, Abduh Rizali Siregar, belum memberikan pernyataan resmi terkait data final, namun menurut informasi yang dihimpun, proses evaluasi dan verifikasi masih terus berlangsung secara internal.

Dalam UU ASN terbaru, disebutkan bahwa pengangkatan pegawai non-ASN setelah 2024 dilarang, kecuali melalui jalur resmi seperti CPNS, PPPK, atau tenaga alih daya (outsourcing) dari pihak ketiga. Pemerintah daerah diharapkan segera menyesuaikan formasi pegawainya agar tidak menyalahi regulasi pusat. (in)

Berita Terkait

Kapolrestabes Medan Panen Melon di Pekarangan Pangan
RSUD Amri Tambunan Mulai Layani Kateterisasi Jantung, Kasus Serangan Jantung Darurat Ditangani
Kodim 02/03 LKT Gelar Syukuran HUT TNI ke-81 Bersama Insan Pers dan Masyarakat
Bobby Nasution Bersama Kementerian PKP Kolaborasi Sediakan Hunian Layak bagi Masyarakat
Pengisian Awal Bendungan Lau Simeme Resmi Dimulai
Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Dedy Key Tegaskan Massa Rencana Aksi Bukan Bagian FKPPI
Bekerjasama dengan Dewan Pers, PWI Sumut akan Gelar UKW 8 Oktober

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:16 WIB

Kapolrestabes Medan Panen Melon di Pekarangan Pangan

Sabtu, 19 September 2026 - 19:52 WIB

RSUD Amri Tambunan Mulai Layani Kateterisasi Jantung, Kasus Serangan Jantung Darurat Ditangani

Sabtu, 19 September 2026 - 11:59 WIB

Kodim 02/03 LKT Gelar Syukuran HUT TNI ke-81 Bersama Insan Pers dan Masyarakat

Jumat, 18 September 2026 - 22:40 WIB

Pengisian Awal Bendungan Lau Simeme Resmi Dimulai

Jumat, 18 September 2026 - 22:16 WIB

Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita

Kapolrestabes Medan Panen Melon di Pekarangan Pangan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 20:16 WIB

OLAHRAGA

Jamu Persiku Kudus, PSMS Medan Siap Tempur

Sabtu, 19 Sep 2026 - 14:36 WIB