Dua Bocah Perempuan Kembar Tewas Tenggelam di Kolam Renang Citra Land

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWAS: Kolam renang tempat kedua bocah meninggal dunia. (ist/sadamamews.com)

DELI SERDANG – sadamanews.com – Dua orang anak perempuan kembar, Carries Tondianus (7) dan Carriesa Tondianus (7) keduanya warga Jalan Subur Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia ditemukan tewas tenggelam di kolam renang Komplek Citra Land Jalan Pasar V Timur Dusun IX Desa Dampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.

Informasi dihimpun dari berbagai sumber, Minggu (28/12) siang, sebelum musibah menimpa keduanya, pada Jumat (26/12) sore, bocah kembar bersama ibunya, Ritha (49), pamannya, Hasan (53) beserta keluarga datang ke lokasi kolam renang.

Satu keluarga itu kemudian berganti pakaian lalu masuk ke dalam kolam untuk berenang. Salah seorang petugas kebersihan kolam, Nurma saat itu melihat dua anak perempuan terapung di tengah kolam.

Hal itu kemudian disampaikan kepada petugas penjaga kolam, Ihsan Arippin yang langsung masuk ke dalam kolam untuk memberikan pertolongan.

Kedua korban kemudian dibawa ke pinggir kolam dan diberikan pertolongan pertama penjaga kolam dan keluarga. Tubuh kedua bocah malang itu lalu dibalikkan dan dadanya ditekan. Orangtua dan keluarga korban berteriak histeris karena keduanya tidak menunjukkan reaksi.

Korban kemudian dilarikan ke RS Haji Medan. Setibanya di rumah sakit, dokter menyatakan kedua korban telah meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah dibawa dan disemayamkan di Rumah Duka Medan Murni.

Tak lama Tim Inafis Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Tembung tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, sekaligus mendatangi rumah duka guna memintai keterangan pihak keluarga.

Tim Inafis menyimpulkan bahwa kedua korban meninggal akibat tenggelam saat berenang di kolam renang. Juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban.

Pihak keluarga korban telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan ikhlas, serta membuat surat pernyataan tidak keberatan dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Kapolsek Medan Tembung AKP Ras Maju Tarigan dan Kanit Reskrim Iptu Parulian Sitanggang saat ditanyai apakah orangtua korban sudah dimintai keterangannya, dan apakah ada kelalaian dari pengelola kolam renang. Namun Kapolsek dan Kanit Reskrim enggan memberikan jawaban. (sormin)

Berita Terkait

Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Jakarta
Kades se-Kecamatan Pangaribuan Pikul Peti Jenazah Janpiter Sormin ke Pemakaman
Rampas HP Seorang Ibu yang Duduk di Kursi Roda, Boncel Ditangkap
Penipu dengan Modus DP Mobil Diringkus Polsek Medan Timur
Gempa Guncang Aceh dan Medan
PGN Akui Miliki Jaringan Gas di Grand Polonia Medan
Polisi Pastikan Tiga Orang Tewas di Grand Polonia Medan
PWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:29 WIB

Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Jakarta

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:29 WIB

Kades se-Kecamatan Pangaribuan Pikul Peti Jenazah Janpiter Sormin ke Pemakaman

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:43 WIB

Rampas HP Seorang Ibu yang Duduk di Kursi Roda, Boncel Ditangkap

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:19 WIB

Penipu dengan Modus DP Mobil Diringkus Polsek Medan Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:18 WIB

Gempa Guncang Aceh dan Medan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Jakarta

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:29 WIB