SALAM KOMANDO:Ketua Pengkot WI Kota Medan masa bakti 2026-2030, Heriyanto dan Ketua Pengkot WI sebelumnya, Harianto melakukan salam komando didampingi pengurus demisioner lainnya. (ist/sadamanews.com)
MEDAN – sadamanews.com – Musyawarah Kota (Muskot) Cabang olahraga Wushu Indonesia Kota Medan resmi menetapkan Heriyanto sebagai Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Wushu Kota Medan untuk periode 2026-2030.
Kepemimpinan itu melanjutkan periode sebelumnya. Kegiatan Muskot berlangsung di Restoran Wisma Benteng, Medan, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan Muskot ini dihadiri sembilan dari 11 sasana Wushu yang ada di wilayah Kota Medan. Juga turut hadir KONI Kota Medan yang diwakili Sekretaris Helty Susilo, Ketua Pengkot WI Kota Medan Harianto, Ketua Pengprov WI Sumut Irwan Kwok, pembina wushu Darsen Song dan sejumlah pengurus pemprov lainnya.
Sekretaris KONI Helty Susilo ketika membuka Muskot tersebut mengingatkan pengurus agar mampu membangun komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, terutama dengan KONI Kota Medan.
“Jika komonikasi berjalan dengan baik maka dapat dipastikan semua dapat berjalan dengan lncar,” kata dia.
Sementara itu Ketua Pengprov WI Sumut lrwan Kwok dalam arahannya mengatakan, dalam penyusunan kepengurusan nantinya dapat merekrut orang-orang dapat bekerjasama dan iklas dalam bekerja untuk memajukan wushu Kota Medan.
“Kepada ketua terpilih juga diharapkan dapat mensosialisasikan cabor wushu secara luas di Medan, terutama melalui sekolah-sekolah, dengan mengajak para siswa untuk bergabung dengan sasana wushu binaan Pengkot Kota Medan,” pinta Irwan.
Ketua Pengkot WI Medan periode 2023-2026 Harianto memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para pengurus, serta berbagai pihak yang selama ini memberikan dukungan dan bimbingan terhadap perkembangan wushu di Kota Medan.
Secara khusus Harianto mengucapkan terimakasih kepada tokoh wushu Indonesia master Supandi Kusuma, Ketua Pengprov WI Sumut Irwan Kwok, dan Ketua Pengprov WI Sumut sebelumnya, Darsen Song yang sudah memberikan bantuan, baik secara moril maupun materiil untuk kemajuan wushu Kota Medan selama ini.
Berkat kerja keras dan bimbingan tersebut, wushu Kota Medan tetap menjadi barometer prestasi di tingkat Sumut maupun skala nasional. Di bidang organisasi, anggota/sasana wushu Kota Medan ada penambahan menjadi 11, dari sebelumnya 9.
“Tambahan empat sasana baru tersebut tentu saja mendorong terciptanya prestasi yang lebih baik,” ujar Harianto.
Aklamasi
Heriyanto, Ketua Pengkot WI Kota Medan masa bakti 2026-2030 terpilih secara aklamasi. Mantan atlet Sumut dan juga andalan Indonesia itu telah banyak berbuat untuk wushu khususnya Kota Medan.
Dalam sambutannya, Heriyanto menyampaikan apresiasi kepada para pengurus, atlet dan pelatih atas dedikasi mereka dalam membangun dan mengembangkan wushu di Kota Medan.
Heriyanto menegaskan, semua insan wushu Kota Medan dan di Sumatera Utara adalah hasil binaan dari Guru Besar, Master Supandi Kusuma. Karena beliau lah yang membawa wushu ke daerah ini, dan bahkan juga salah satu pendiri wushu di Indonesia.
“Cara-cara pembinaan yang beliau ajarkan kepada kami, baik itu cara membina atlet, pelatih, wasit – juri, maupun pengurus, akan saya lanjutkan untuk mencapai wushu Kota Medan yang lebih baik lagi, sesuai dengan cita-cita beliau,” ujar Heriyanto.
Heriyanto mengatakan bahwa, kepengurusan ke depan akan lebih fokus pada pembinaan atlet, peningkatan prestasi, serta persiapan Kota Medan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumut 2026.
Muskot Wushu Indonesia Kota Medan 2026, kata Heriyanto, diharap menjadi momentum penting bagi regenerasi kepengurusan dan pembentukan strategi baru dalam menghadapi tantangan di masa depan.
“Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan wushu Kota Medan bisa semakin maju dan berjaya di berbagai kejuaraan mendatang, terutama Porprov Sumut 2026 mendatang,” tambahnya. (ri/Sormin)









