MEDAN – sadamanews.com – Seorang wanita Ariaty (25) menjadi korban pencurian sepeda motor di kawasan Pos Bloc Medan, di Jalan Pos, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Sebelum kejadian, korban dan temannya baru sampai dan hendak memarkirkan sepeda motor Scoopi BK 2050 MBI. Namun juru parkir (jukir) meminta supaya stang jangan dikunci serta meminta uang parkir Rp 5 ribu.
“Mungkin karena percaya sama jukir itu, makanya enggak di kunci stang. Mereka pun masuk ke dalam pos bloc Medan untuk berbelanja cemilan,” ucap Abang korban, Hendri (33) pada Rabu (24/6/2026).
Setelah selesai berbelanja, pukul 21.00 WIB, adiknya bersama temannya pun berniat pulang ke kosan di Jalan Ayahanda, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah.
Setibanya di parkiran, mereka melihat sepeda motornya yang di parkiran telah raib di curi.
Merasa panik, keduanya pun mencari keberadaan motor kurang lebih tiga jam pencarian. namun tidak membuahkan hasil.
Tiga jam mereka mencari di kawasan Lapangan Merdeka dan bertanya sama tukang parkirnya. Namun jukir liar itu seperti tidak bertanggungjawab dan menuduh korban salah tempat memakirkan kendaraannya, hingga akhirnya adiknya berhenti mencari sekitar pukul 24.00 WIB.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang diperoleh dari adiknya, juru parkir tersebut tidak memakai tanda pengenal dan rompi. (Sormin)








