Beberapa Ruas Jalan, Rumah dan Sekolah di Percut Sei Tuan Dilanda Banjir

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DORONG : Warga saat mendorong kenderaannya di badan jalan yang banjir di Pasar 3 Tembung. (sadamanews.com)

PERCUT SEI TUAN – sadamanews.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Medan dan Deliserdang pada Kamis (16/10/2025) dinihari, membuat beberapa ruas jalan banjir.

Hal ini membuat anak sekolah dan warga yang mau bekerja kelimpungan. Selain banjir di jalan utama, kemacetan parah pun terjadi.

Selain jalan, puluhan rumah dan sekolah pun turut banjir. Hal ini membuat anak sekolah tak bisa belajar seperti biasa.

Parahnya, banjir hampir setengah meter terjadi di Pasar 3 Tembung, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang. Banyak kenderaan yang mogok membuat warga semakin  kesal.

Dan parahnya, warga harus hati-hati saat melintas karena di sebelah kanan jalan ada parit besar yang airnya rata dengan  ruas jalan.

“Kami takut melintas karena di pinggir jalan ada parit besar dan dalam,” ujar Rina
salah seorang warga kepada wartawan.

Tambah Rina, banjir tersebut sudah diberitahu kepada kepling dan kades, tapi hingga saat ini belum turun ke lokasi.

“Di sini sering banjir karena parit ditutupi sampah dan bangunan di atas parit. Walau sudah diberitahu ke kades tapi tak pernah dihiraukan,” tambahnya.

Untuk itu Rina berharap Bupati Deliserdang turun ke lokasi untuk mengatasi keluhan warga.

Banjir yang sama juga dialami warga yang bermukim di Desa Lau Dendang dan Desa Sampali. Badan jalan dilanda banjir sehingga macet parah terjadi.

Warga yang hendak menuju Medan mengalami kemacetan.

Amatan wartawan, kemacetan diawali dari jalan besar Tembung depan bekas kantor Camat Percut Sei Tuan hingga ke Titi Sewa.

Warga yang mengejar waktu mengambil jalur dari Desa Lau Dendang. Dan di lokasi tersebut, tepatnya depan perumahan Citra Land kemacetan parah terjadi.

Warga mengambil jalur alternatif dari Jalan Sampali. Lagi-lagi kemacetan parah terjadi. Dan parahnya badan jalan yang selama ini tak pernah banjir persisnya di depan lapangan bola Sampali yang kini sudah dipagar pengembang warga kembali menjadi korban banjir.

Gerutu dan kesal keluar dari mulut para pengendara. Takut kenderaan mogok, sebagian ada yang berhenti menunggu banjir surut.

“Dari pada masuk air, terpaksa tunggu di sini dulu bang,” ujar Rizal, seorang buruh bangunan yang hendak bekerja ke arah Jalan Sutomo.

Hingga pukul 09.00 wib, banjir belum surut dan kemacetan arus lalu lintas masih terjadi. (sormin)

Berita Terkait

Polisi Masih Dalami Asal Usul Senpi Penembak Donny Pacek
Bersatu Perangi Narkoba, Kapoldasu Rangkul HKBP
Terkait Kepemilikan Senjata, Rekan Doni Pacek Jadi Tersangka
Dua Penembak Wadan KOTI PP Deliserdang Diciduk Poldasu
Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Gudang Penyimpanan 1.152 Vape Narkoba di Percut Sei Tuan
Terkait Penembakan Doni Pacek, Polisi Sudah Amankan 6 Orang
Pos Siskamling di Jalan Multatuli Medan Jadi Tempat Jual Beli Narkoba
Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung, 6 Orang Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Polisi Masih Dalami Asal Usul Senpi Penembak Donny Pacek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Bersatu Perangi Narkoba, Kapoldasu Rangkul HKBP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Terkait Kepemilikan Senjata, Rekan Doni Pacek Jadi Tersangka

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Dua Penembak Wadan KOTI PP Deliserdang Diciduk Poldasu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Gudang Penyimpanan 1.152 Vape Narkoba di Percut Sei Tuan

Berita Terbaru

Oplus_131072

BERITA UTAMA

Polisi Masih Dalami Asal Usul Senpi Penembak Donny Pacek

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:14 WIB

BERITA UTAMA

Bersatu Perangi Narkoba, Kapoldasu Rangkul HKBP

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:45 WIB

BERITA UTAMA

Terkait Kepemilikan Senjata, Rekan Doni Pacek Jadi Tersangka

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:44 WIB