Kecelakaan Bus ALS di Padang, Dua Karateka Sumut Meninggal Dunia

Senin, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TABRAKAN: Bus ALS yang membawa rombongan atlet karate Sumut mengalami kecelakaan di tol Padang-Sicincin, Sumatera Barat, Minggu (7/9/2025) malam (atas). Muhammad Dhijey Lexsie, atlet meninggal dunia (bawah). (ist/sadamanews.com)

PADANG – sadamanews.com – Dua atlet karate Sumatera Utara (Sumut) meninggal dunia dalam tragedi kecelakaan bus ALS di Jalan Umum Padang–Bukittinggi, tepatnya di Ruas Jalan Exit Tol Padang–Sicincin Kapalo Hilalang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat pada Minggu (7/9/2025) malam.

Kedua korban tewas yakni Muhammad Dhijey Lexsie (17) dan Fakhri Akbar Faris Asseweth (11).

Rencananya, kedua korban dan rombongan akan mengikuti Kejuaraan Road to National & Internasional Shukaido Karate Open Series 1 Tahun 2025 yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Padang pada 5-7 September 2025.

Kasat Lantas Polres Padang Pariaman, Iptu Rudi Chandra mengatakan, kronologis kejadian bermula saat bus ALS yang ditumpangi puluhan atlet asal Sumut itu hendak menuju ke lokasi acara.

Sampai di tol Padang-Sicincin, bus ALS tersebut oleng dan menabrak pembatas jalan. Karena hantaman yang cukup keras, bus ALS kemudian terguling.

Kedua korban yang ada di dalam bus meninggal dunia karena mengalami luka serius. “Kondisi bus Pariwisata ALS rusak parah, body bus hancur,” kata Iptu Rudi Chandra.

Ia menerangkan, setelah kejadian polisi pun mendatangi lokasi.

Polisi kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mencari sopir yang mengemudikan bus ALS tersebut.

Setidaknya ada 29 orang yang dilarikan ke RSUD Padang Pariaman karena mengalami luka ringan dan sedang. (in/sormin)

Berita Terkait

Polisi Pastikan Tiga Orang Tewas di Grand Polonia Medan
PWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda
Korban Ledakan Rumah Mewah di Polonia Medan Ditemukan
Viral Bawa Sajam, Lima Anggota Geng Motor POC Ditangkap Resmob Polrestabes Medan
Ledakan di Grand Polonia Medan Diduga Akibat Pipa Gas Bocor
Pengakuan Tukang, Diduga Tiga Orang Meninggal Akibat Ledakan di Polonia Medan
Bungkam Argentina, Spanyol Juara Dunia
Teguh Kembali Pimpin PP Ranting Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:42 WIB

Polisi Pastikan Tiga Orang Tewas di Grand Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:59 WIB

PWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:15 WIB

Korban Ledakan Rumah Mewah di Polonia Medan Ditemukan

Senin, 20 Juli 2026 - 20:33 WIB

Ledakan di Grand Polonia Medan Diduga Akibat Pipa Gas Bocor

Senin, 20 Juli 2026 - 20:11 WIB

Pengakuan Tukang, Diduga Tiga Orang Meninggal Akibat Ledakan di Polonia Medan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Polisi Pastikan Tiga Orang Tewas di Grand Polonia Medan

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:42 WIB

BERITA UTAMA

PWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:59 WIB

Oplus_131072

BERITA UTAMA

Korban Ledakan Rumah Mewah di Polonia Medan Ditemukan

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:15 WIB