Warga Kecamatan Pangaribuan Tolak Kafe Remang-remang Berkedok Lapo Tuak

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOLAK: Warga Kecamatan Pangaribuan menolak kafe remang-remang. (ist/sadamanews.com)

TAPUT – sadamanews.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda, Pemudi, dan Masyarakat Tapanuli Utara (Taput) unjuk rasa di Kantor Bupati Taput, Jumat (17/4/2026).

Unjuk rasa itu sebagai penolakan terhadap tempat hiburan malam berkedok cafe dan resto, serta lapo tuak yang dinilai berkedok tempat remang-remang yang kini meluas hingga ke wilayah Pangaribuan.

Sebelumnya suara penolakan datang dari organisasi yang tergabung dalam aliansi, kini aspirasi tersebut menyatukan lebih banyak unsur. Forum masyarakat, organisasi perempuan, tokoh adat, hingga sejumlah kepala desa yang wilayahnya berdekatan dengan lokasi operasional ikut menyuarakan keresahan yang sama, meski belum turun ke jalan pada Minggu (17/05/2026).

Desakan muncul seiring meningkatnya keresahan warga yang dinilai bukan lagi keluhan sesaat. Persoalan ini berkembang menjadi isu sosial yang menyentuh ketertiban lingkungan, kenyamanan masyarakat, hingga kekhawatiran terhadap dampak jangka panjang bagi generasi muda.

Masyarakat meminta perhatian serius terhadap aktivitas tempat-tempat yang menimbulkan keresahan. Bagi warga, persoalan ini bukan sekadar soal keberadaan usaha, tetapi menyangkut keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat sekitar.

“Jika sebuah tempat usaha lebih banyak menimbulkan keresahan dibanding manfaat sosial bagi masyarakat sekitar, maka perlu ada evaluasi serius. Jangan sampai label lapo tuak hanya menjadi tameng untuk aktivitas lain yang merusak ketertiban,” ujar salah satu perwakilan forum masyarakat.

Bagi masyarakat Batak, lapo tuak bukan sekadar tempat minum. Lapo memiliki nilai sosial yang kuat sebagai ruang bertukar pikiran, berdiskusi, hingga mempererat hubungan antarwarga. Ketika fungsi tersebut mulai bergeser, sebagian warga menilai muncul persoalan yang lebih besar: potensi krisis moral bagi generasi muda.

Keresahan warga disebut berkaitan dengan aktivitas yang berlangsung hingga larut malam, bahkan sampai subuh, kebisingan, lalu-lalang pengunjung pada jam tertentu, serta dampak terhadap lingkungan sosial di sekitar kawasan operasional.

Organisasi perempuan di Pangaribuan juga menyampaikan keprihatinan. Menurut mereka, lingkungan sosial yang sehat penting bagi pertumbuhan anak dan ketahanan keluarga.

“Kami tidak ingin anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang menghadirkan keresahan berkepanjangan. Lingkungan yang sehat bukan hanya tugas orang tua, tetapi tanggung jawab bersama,” ujar perwakilan organisasi perempuan.

Sejumlah kepala desa di sekitar lokasi juga mengaku menerima keluhan warga. Menurut mereka, keresahan perlu ditanggapi serius agar tidak berkembang menjadi persoalan sosial yang lebih luas. (sdn/Sormin)

Berita Terkait

Monitoring PKK di STM Hilir, Perkuat UP2K, PHBS dan IVA Test
Warga Dusun Rejo dan Abadi Tandem Hilir II Kini Nikmati Jalan Beraspal
PKK Deli Serdang Edukasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di PAUD Santa Katarina
Lom Lom Suwondo Dukung Percepatan Reforma Agraria di Deli Serdang
Masuk 3 Besar PPD 2026, Deli Serdang Paparkan Program Unggulan di Bappenas
PAC PP Kecamatan Pagar Merbau Bantu 100 Anak Yatim Piatu
17 Pejabat Pemkab Deli Serdang Dilantik, Wabup Lom Lom: Jangan Bekerja Sendiri-Sendiri
Bupati Minta Arahan Pusat Percepat Pembangunan Deli Serdang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:35 WIB

Monitoring PKK di STM Hilir, Perkuat UP2K, PHBS dan IVA Test

Kamis, 3 September 2026 - 20:57 WIB

Warga Dusun Rejo dan Abadi Tandem Hilir II Kini Nikmati Jalan Beraspal

Rabu, 2 September 2026 - 20:07 WIB

PKK Deli Serdang Edukasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di PAUD Santa Katarina

Rabu, 2 September 2026 - 20:03 WIB

Lom Lom Suwondo Dukung Percepatan Reforma Agraria di Deli Serdang

Rabu, 2 September 2026 - 19:59 WIB

Masuk 3 Besar PPD 2026, Deli Serdang Paparkan Program Unggulan di Bappenas

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Satreskrim Polrestabes Medan Ungkap Pencurian dan Perdagangan Bayi

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:49 WIB

Oplus_131072

KRIMINAL

Pencuri Meteran PDAM Ditangkap Polsek Medan Area

Jumat, 4 Sep 2026 - 14:27 WIB