Wagub Sumut Tegaskan TSTH2 Humbang Hasundutan Siap Jadi Pilar Bioekonomi Nasional

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TINJAU: Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mendampingi Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan meninjau Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sabtu (24/1/2026). (DISKOMINFO SUMUT)

HUMBAHAS – sadamanews.com – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), merupakan kawasan strategis yang diproyeksikan sebagai pusat riset dan pengembangan bioekonomi tropis Indonesia bagian barat.

Penegasan tersebut disampaikan Wagub Surya saat mendampingi peninjauan kawasan TSTH2 oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Sabtu (24/1/2026).

Menurut Surya, kehadiran DEN di kawasan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi berbasis riset, inovasi, dan kearifan lokal tidak lagi hanya menjadi agenda daerah, tetapi telah masuk dalam prioritas strategis nasional.

“TSTH2 bukan sekadar proyek daerah atau laboratorium penelitian. Kawasan ini adalah ladang masa depan, tempat ilmu pengetahuan tumbuh dari desa dan dataran tinggi Humbang Hasundutan untuk berkontribusi nyata bagi ekonomi nasional,” ujar Surya.

Ia menjelaskan, TSTH2 memiliki potensi lebih dari 100 jenis tanaman herbal dan hortikultura unggulan lokal, seperti andaliman, kunyit hitam, jahe merah, serta berbagai varietas hortikultura dataran tinggi. Kondisi agroklimat Humbang Hasundutan dinilai sangat ideal untuk pengembangan perbenihan, riset adaptasi iklim, hingga produksi bahan baku berkualitas ekspor.

Surya juga menyoroti tantangan kemandirian benih hortikultura di Sumut. Saat ini, penangkar lokal bawang merah baru mampu memenuhi sekitar 6,79% kebutuhan bibit unggul dari total luas pertanaman sekitar 3.861 hektare pada 2025.

“Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang besar. Melalui TSTH2, kami ingin menjadikan Sumatera Utara sebagai sentra riset dan produksi benih unggul adaptif lokal, sekaligus mendukung kemandirian benih hortikultura di Sumatera dan sekitarnya,” jelas Surya.

Selain aspek riset, TSTH2 juga diarahkan untuk memberikan dampak sosial dan ekonomi secara langsung bagi masyarakat. Kawasan ini dikembangkan sebagai pusat pembelajaran petani, inkubator UMKM berbasis herbal, serta basis pendidikan vokasi pertanian dan bioteknologi.

“Target akhirnya adalah peningkatan pendapatan petani, penciptaan lapangan kerja baru, regenerasi petani muda, dan penguatan ekonomi desa,” beber Surya.

Pengembangan TSTH2, lanjut Surya, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kemandirian bangsa dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di sektor pangan, kesehatan, dan energi.

“TSTH2 adalah perwujudan konkret dari semangat membangun dari kekuatan lokal, memajukan dengan ilmu pengetahuan, dan membuka jalan bagi Indonesia tampil sebagai kekuatan bioekonomi global,” ujar Surya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mengintegrasikan TSTH2 ke dalam RPJMD, RKPD, serta program prioritas organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Dukungan tersebut mencakup regulasi daerah, pembangunan infrastruktur pendukung kawasan, fasilitasi perizinan, kemitraan dengan BRIN, perguruan tinggi, dan dunia usaha, hingga dorongan kuat terhadap hilirisasi hasil riset.

“Kami memastikan TSTH2 tidak berhenti di riset, tetapi bergerak sampai ke hilirisasi dan pasar,” tegas Surya.

Menutup keterangannya, Surya berharap kunjungan Ketua DEN dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta menjadikan TSTH2 sebagai role model nasional pengembangan bioekonomi berbasis riset.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap berjalan bersama pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keberlanjutan TSTH2 sebagai warisan inovasi Indonesia bagi generasi mendatang,” pungkas Surya. (ril/Sormin)

Berita Terkait

Momentum HKG PKK ke-54, Kahiyang Ayu Ajak Masyarakat Lebih Peduli Kesehatan
Wagub Sumut Ajak KAKAMMI Jadi Garda Terdepan Cegah Narkoba dan Perkuat Generasi Muda
Wartawan Merah Putih Polrestabes Medan Audiensi ke Kasat Reskrim
Dirut Perumda Tirtanadi Bagikan 5. 974 Handuk Untuk Jamaah Calon Haji Embarkasi Medan
Pria di Deli Serdang Bakar Rumah Ibunya
Seorang Siswi Kelas 1 SMP Dikabarkan Hilang Sejak Pulang Sekolah
Bobby Nasution Ajak Gekrafs Sumut Perkuat Kolaborasi, Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Sengketa Lahan SMAN 5 Pematangsiantar, Bobby Nasution dan Sekolah Sepakati Relokasi Jadi Solusi

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:25 WIB

Momentum HKG PKK ke-54, Kahiyang Ayu Ajak Masyarakat Lebih Peduli Kesehatan

Minggu, 19 April 2026 - 19:16 WIB

Wagub Sumut Ajak KAKAMMI Jadi Garda Terdepan Cegah Narkoba dan Perkuat Generasi Muda

Minggu, 19 April 2026 - 10:20 WIB

Wartawan Merah Putih Polrestabes Medan Audiensi ke Kasat Reskrim

Minggu, 19 April 2026 - 10:18 WIB

Dirut Perumda Tirtanadi Bagikan 5. 974 Handuk Untuk Jamaah Calon Haji Embarkasi Medan

Sabtu, 18 April 2026 - 19:50 WIB

Pria di Deli Serdang Bakar Rumah Ibunya

Berita Terbaru

Oplus_131072

KRIMINAL

Maling Pagar Besi Ditangkap Polsek Medan Timur

Minggu, 19 Apr 2026 - 22:31 WIB

OLAHRAGA

PSMS Hanya Menang 1-0 atas Sriwijaya FC

Minggu, 19 Apr 2026 - 22:11 WIB