Unggul Pemain, PSMS Kalah

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TENDANG : Pemain PSMS Medan saat menendang bola. (ist/sadamanews.com)

BOGOR – sadamanews.com – Meski sempat unggul jumlah pemain sejak injury time babak pertama, namun PSMS Medan harus menelan kekalahan pahit 0-1 dari Garudayaksa di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (11/4/2026) sore.

Gol cepat Everton pada menit ke-7 menjadi pembeda dalam pertandingan yang seharusnya bisa dikuasai tim Ayam Kinantan.

Sejak tertinggal, PSMS tampil menekan dan bahkan diuntungkan dengan situasi jumlah pemain setelah Garudayaksa kehilangan satu pemain, Aditia Hermawan yang mendapatkan kartu merah. Namun, dominasi tersebut gagal dikonversi menjadi gol penyama kedudukan.

Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai laga. Ia menilai timnya membuang terlalu banyak peluang emas.

“Kami kecewa dengan hasil ini karena tadi banyak peluang dan tidak bisa bikin gol. Kita bermain dengan keunggulan pemain, tapi tidak maksimal. Secara pribadi saya sangat kecewa,” ujarnya, usai pertandingan.

Eko juga menyoroti jalannya pertandingan yang sebenarnya berada dalam kendali timnya, namun berakhir tidak sesuai harapan.

“Harusnya kita bisa menguasai pertandingan. Tapi hasil berkata lain. Lawan bisa mencetak gol dan inilah sepak bola. Ini jadi bahan evaluasi kami,” tambahnya.

Menurutnya, setelah Garudayaksa bermain dengan sembilan pemain, mereka memilih bertahan total dan mengandalkan serangan balik, yang membuat PSMS kesulitan membongkar pertahanan.

“Selepas mereka sembilan pemain, mereka bermain sangat dalam dengan lima pemain belakang dan mengandalkan counter attack. Kita kesulitan menembus, padahal ada peluang,” jelasnya.

Senada dengan sang pelatih, pemain PSMS Jodi Kurniady juga mengungkapkan rasa kecewa atas hasil tersebut.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memenangkan pertandingan, tapi hasilnya belum sesuai harapan. Kami akan berbenah lagi ke depan,” katanya.

Kekalahan ini menjadi pukulan bagi PSMS, terutama karena gagal memanfaatkan keunggulan pemain di dua laga terakhir. Evaluasi menyeluruh pun menjadi pekerjaan rumah besar sebelum menghadapi dua laga kandang dan satu tandang agar bisa bertahan di Championship. (Sormin)

Berita Terkait

PSMS Medan Hantam Persiku Kudus
Jamu Persiku Kudus, PSMS Medan Siap Tempur
Penantian 9 Tahun, POBSI Sumut Bawa Pulang Piala Juara Umum
Hidayat Batubara Apresiasi dan Bangga Prestasi Pebiliar Sumut di Kejurnas
Akibat Kabut Asap, Laga PSMS Lawan Sumsel United Berubah
Sumut Juara Umum Kejuaraan Wushu Taolu Junior Sumatera 2026
Yamaha Dukung Turnamen Catur SIWO PWI-STOK Binaguna
David Luther Kembali Pimpin PASI Sumut

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:42 WIB

PSMS Medan Hantam Persiku Kudus

Sabtu, 19 September 2026 - 14:36 WIB

Jamu Persiku Kudus, PSMS Medan Siap Tempur

Sabtu, 12 September 2026 - 14:37 WIB

Penantian 9 Tahun, POBSI Sumut Bawa Pulang Piala Juara Umum

Rabu, 9 September 2026 - 16:36 WIB

Hidayat Batubara Apresiasi dan Bangga Prestasi Pebiliar Sumut di Kejurnas

Senin, 7 September 2026 - 21:31 WIB

Akibat Kabut Asap, Laga PSMS Lawan Sumsel United Berubah

Berita Terbaru