Tiga Mahasiswa Dibegal di Medan Tembung, Seorang Ditikam

Minggu, 15 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKEJAR : Mahasiswa korban begal saat dikejar pelaku.

MEDAN – Tiga mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta berinisial GO, 19 tahun, W, 20 tahun dan Z, 20, menjadi korban begal. Sadisnya, satu dari tiga mahasiswa itu mendapat luka tikaman sebanyak tiga liang.

Dan satu unit sepeda motor Honda Beat berplat BL 4267 FAL raib.

Menurut GO, insiden itu terjadi saat ketiganya usai nongkrong di salah satu warkop di kawasan Jalan William Iskandar, Jumat (13/6/2025) sekira pukul 03.00 Wib. Saat hendak pulang, ketiganya dijegat beberapa sepeda motor yang meneriaki mereka begal.

Ketakutan, GO yang bertindak sebagai pengemudi tancap gas menuju ke arah kos-kosan mereka.

“Kami baru selesai makan. Pas kami mau pulang, tiba-tiba rame orang dekat lampu merah. Rupanya komplotan orang itu. Kami dituduh begal, mereka bawa pisau kecil,” ucapnya, Minggu (15/6/2025).

Aksi kejar-kejaran sempat terjadi hingga ke Jalan Belat, Kelurahan Sidorejo, Medan Tembung. Di sana, kawanan pelaku yang mengejar tinggal dua orang dengan satu sepeda motor. Ketiganya diserempet pelaku hingga terjungkal ke aspal.

“Disitu kami jatuh, aku sama si W langsung kabur. Si Z itu mau pertahankan sepeda motornya. Disitu lah dia ditikam pelaku,” tuturnya.

Saat insiden itu terjadi, ketiganya berteriak untuk meminta tolong warga. Namun tak satupun warga yang mau menolong. Padahal, kata GO, insiden penikaman dan pembegalan itu terjadi di kerumunan rumah warga.

“Padahal ada sekitar enam orang yang melihat kami di begal. Tapi mereka malah kabur memanjat pagar rumah orang, bukan menolong kami. Setelah pelaku kabur, warga malah bilang kenapa nggak teriak. Padahal kami udah teriak-teriak dan mereka lihat kawan kami ditusuk pisau,” katanya.

Akibatnya, GO dan W mendapat luka ringan akibat terjatuh dari sepeda motor. Sementara Z mendapat dua luka tikaman di punggung dan satu tusukan di tangan.

“Kami bawa kawan kami ke rumah sakit Pirngadi sampai dijemput orang tuanya dari kampung,” ujarnya.

Hingga kini, GO mengaku tak mengetahui apakah Z telah membuat laporan polisi. Pasalnya, saat peristiwa terjadi, ia sempat mengajak untuk membuat laporan ke Polsek Medan Tembung. Namun Z menolak dengan alasan orang tuanya yang akan mengurus.

“Karena itu kan kereta dia. Terus dia juga yang kena tusuk. Katanya orang tuanya nanti yang buat laporan. Sampai sekarang kami belum ada komunikasi sama dia. Sudah dibawa orang tuanya dia ke kampungnya,” tuturnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung, Iptu Parulian Sitanggang ketika dikonfirmasi belum bersedia memberikan jawaban. (*)

Editor : mangampu sormin

Berita Terkait

Sukseskan HUT PP ke-67, Joni Irawan Sumbang 100 Goni Beras
Sarang Narkoba di Jalan Brigjen Katamso Medan Digerebek, Pengedar Diringkus
Sarang Narkoba Gang Pantai Sunggal Digerebek
Wadan KOTI PP Deli Serdang Tewas Ditembak, Junaidi SH Minta Polisi Segera Tangkap para Pelaku
BNNP Sumut dan Poldasu Kembali Hancurkan Barak Narkoba di Sunggal
Bandar Narkoba Sei Mencirim Diringkus, Pistol dan Sajam Disita
BNN Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Pinggir Laut Belawan
Tim JCS Polrestabes Medan Tembak 2 Pelaku Curanmor

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Sukseskan HUT PP ke-67, Joni Irawan Sumbang 100 Goni Beras

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Sarang Narkoba di Jalan Brigjen Katamso Medan Digerebek, Pengedar Diringkus

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Wadan KOTI PP Deli Serdang Tewas Ditembak, Junaidi SH Minta Polisi Segera Tangkap para Pelaku

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:58 WIB

BNNP Sumut dan Poldasu Kembali Hancurkan Barak Narkoba di Sunggal

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Bandar Narkoba Sei Mencirim Diringkus, Pistol dan Sajam Disita

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Sukseskan HUT PP ke-67, Joni Irawan Sumbang 100 Goni Beras

Senin, 19 Okt 2026 - 23:02 WIB