Rupiah Landai dan PHK Marak, ARDIN Indonesia BPD Sumut ‘Warning’ Pemerintah

Sabtu, 6 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kandidat Ketua Umum termuda ARDIN Indonesia BPD Sumatera Utara Danny Soetardjo

 

MEDAN | Mata uang rupiah terus anljok terhadap dolar Amerika Serikat hingga membuat kalangan pelaku usaha khususnya di bidang industri berencana melakukan efisiensi atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada para tenaga kerja atau buruh. Bahkan sederet pabrik di industri textil telah tutup.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) saat ini sudah menembus level atas Rp 16.400/US$.

Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Fahmi Wibawa, menyebut Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024 sebagai penyebab gempuran produk impor barang.

“Ya memang kalau kita baca keseluruhan Permendag No 8/2024, sepertinya memang ibarat menggelar karpet merah buat importir produk-produk jadi. Betapa tidak, terdapat tujuh substansi dalam Permendag No. 8/2024, enam di antaranya secara eksplisit menyiratkan relaksasi impor,” ujar Fahmi yang juga merupakan Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), dalam keterangannya pada wartawan, Sabtu (6/6).

Diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memanggil menteri-menteri ekonomi untuk mem­bahas industri tekstil di Istana Negara.

Mereka yang dipanggil yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Per­industrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Ke­tenagakerjaan Ida Fauziyah.

“Tadi yang barusan dibahas itu tentang keluhan dari indus­tri tekstil. Para pelaku industri tekstil ini beberapa mulai tutup ya,” ujar Zulkifli Hasan usai menghadiri rapat, Selasa (25/6/2024).

Kandidat Ketua Umum termuda ARDIN Indonesia BPD Sumatera Utara Danny Soetardjo mengingatkan pemerintah untuk lebih secara Pro-Aktif fokus melibatkan pihak yang memiliki pengalaman secara langsung dan utuh dalam pembuatan peraturan atau kebijakan pemerintah.

Danny juga menyampaikan agar semua pihak secara bersama-sama mencari jalan keluar atas PHK massal yang menimpa puluhan ribu karyawan perusahaan tekstil, industri tekstil dan produk tekstil (TPT).

“Pertama saya mengapresiasi Presiden Jokowi yang selalu respondsif terhadap permasalahan yang terjadi khususnya di sektor ekonomi, namun sebaiknya apabila dilakukan penambahan atau revisi terhadap Permendag 8/2024, pemerintah sepatutnya mengikutsertakan pengusaha-pengusaha, asosiasi-asosiasi industri dan kamar dagang, supaya duduk bersama untuk mengetahui secara detail aspirasi lalu rumuskan dalam bentuk peraturan atau perundang-undangan.”
ujar Danny Soetardjo.

Danny juga mengingatkan pemerintah tentang pentingnya keterbukaan dan komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam hal ini Asosiasi sebagai wadah resmi bagi pengusaha dalam negri akan melakukan apapun sesuai fungsi, visi dan misi dalam rangka menjaga serta melindungi ekonomi Indonesia di tengah ketegangan politik global dan ketidakpastian ekonomi dunia.

“Kita semua pengusaha anak bangsa sayang sama negara ini. Dialog bahkan perdebatan itu sehat untuk menentukan kebijakan negara kearah yang lebih baik bagi kita semua masyarakat Indonesia, kita punya informasi yang konkrit dan pengalaman yang komprehensif atau apapun yang dibutuhkan oleh negara dari kami pengusaha selalu siap berjuang untuk cita-cita menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya. (sor)

Berita Terkait

Misgianto Kembali Pimpin Pemuda Pancasila Desa Patumbak I
Sejumlah Kapal di Belawan Terbakar
Yamaha Siapkan Hadiah GEAR ULTIMA Special Collaboration untuk Pengunjung Jakarta Fair Kemayoran 2026
Terima Aspirasi Pendukung MBG, Bobby Nasution Siap Teruskan Petisi Masyarakat Sumut ke Presiden Prabowo
Satres Narkoba Polrestabes Medan Bongkar Home Industri Pod Getar
Polrestabes Medan Tangkap BD Besar Narkoba
Bobby Nasution Larang ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Gunakan Vape
Rey Sahitapi Ginting Pimpin Pemuda Pancasila Kecamatan Sibiru Biru

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Misgianto Kembali Pimpin Pemuda Pancasila Desa Patumbak I

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:54 WIB

Sejumlah Kapal di Belawan Terbakar

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:28 WIB

Yamaha Siapkan Hadiah GEAR ULTIMA Special Collaboration untuk Pengunjung Jakarta Fair Kemayoran 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:35 WIB

Terima Aspirasi Pendukung MBG, Bobby Nasution Siap Teruskan Petisi Masyarakat Sumut ke Presiden Prabowo

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:55 WIB

Satres Narkoba Polrestabes Medan Bongkar Home Industri Pod Getar

Berita Terbaru

Oplus_131072

BERITA UTAMA

Misgianto Kembali Pimpin Pemuda Pancasila Desa Patumbak I

Minggu, 21 Jun 2026 - 20:00 WIB

OLAHRAGA

Hidayat Batubara Pimpin POBSI Sumut

Minggu, 21 Jun 2026 - 14:42 WIB

OLAHRAGA

Turki Tersingkir, Paraguay Jaga Peluang

Sabtu, 20 Jun 2026 - 15:19 WIB