PSMS Terima 11 Sanksi Komdis

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fendi Jonathan dan suporter PSMS Medan. (ist/sadamanews.com)

MEDAN – sadamanews.com – PSMS Medan menjadi salah satu peserta Liga 2 atau Pegadaian Championship 2025/2026 yang mendapat perhatian khusus dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Sepanjang putaran pertama, tim Ayam Kinantan– julukan PSMS — tercatat menerima sejumlah sanksi, sebagian besar berkaitan dengan dinamika di tribun penonton dan perilaku suporter yang dinilai melewati batas aturan.

Berdasarkan data resmi PSSI, sejak September hingga 4 November 2025, PSMS telah menerima 11 sanksi dengan total denda mencapai Rp212.500.000. Angka ini belum termasuk pemantauan terhadap laga terakhir putaran pertama pada 9 November 2025, ketika PSMS bertandang ke markas Bekasi City di Stadion Patriot Candrabhaga.

Salah satu momen dengan konsekuensi terbanyak terjadi ketika PSMS menjamu Persiraja Banda Aceh di Stadion Utama Sumatera Utara pada 25 Oktober 2025. Dalam pertandingan itu, Komdis menjatuhkan tiga sanksi untuk PSMS dan satu sanksi untuk tim tamu.

Tak hanya berupa denda, PSMS juga harus menjalani satu laga kandang tanpa penonton. Ketentuan tersebut berlaku saat menjamu PSPS Pekanbaru pada 19 November 2025, menyusul insiden saat PSMS meladeni Garudayaksa FC pada 31 Oktober 2025.

Dalam putusan sidang 4 November, Komdis menyebut adanya pelanggaran berupa yel-yel provokatif, pelemparan benda ke lapangan, hingga beberapa penonton memasuki area pertandingan.

“Keputusan: dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak satu pertandingan saat menjadi tuan rumah; denda Rp15.000.000,” demikian tertulis dalam putusan Komdis.

PSMS kemudian menindaklanjuti melalui pengumuman resmi di akun Instagram klub.

“Pertandingan PSMS Medan v PSPS Pekanbaru resmi tanpa kehadiran penonton sesuai dengan sanksi yang diberikan PSSI. Ayo tetap dukung pasukan Ayam Kinantan dimanapun kalian berada,” tulis manajemen pada 17 November 2025.

Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan, menegaskan bahwa seluruh pihak harus mengambil hikmah dari situasi ini. Ia berharap dukungan tetap mengalir, namun dengan cara yang lebih positif.

“Sanksi ini harus jadi pembelajaran untuk semuanya. Kita perlu introspeksi, belajar lebih dewasa dan bijak bertindak. Protes boleh, tapi jangan sampai berlebihan hingga mengarah ke tindakan yang merugikan tim,” tegasnya, Senin (17/11/2025).

Fendi juga memastikan bahwa klub akan berkoordinasi dengan seluruh elemen untuk memperbaiki hal-hal yang menjadi perhatian Komdis, demi kenyamanan laga ke depan.

“Kami percaya suporter PSMS adalah pendukung setia yang mencintai klubnya. Mari kita buktikan dengan dukungan yang tertib dan penuh semangat sportivitas,” ujarnya. (sdn/sormin)

Berita Terkait

Hidayat Batubara Apresiasi dan Bangga Prestasi Pebiliar Sumut di Kejurnas
Akibat Kabut Asap, Laga PSMS Lawan Sumsel United Berubah
Sumut Juara Umum Kejuaraan Wushu Taolu Junior Sumatera 2026
Yamaha Dukung Turnamen Catur SIWO PWI-STOK Binaguna
David Luther Kembali Pimpin PASI Sumut
Meriahkan HUT RI, Ikasmansaku Gelar Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup
85 Atlet Anggar Sumut Ikuti Selekprov
Batak United Juara PKN Sumut Cup I 2026

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:36 WIB

Hidayat Batubara Apresiasi dan Bangga Prestasi Pebiliar Sumut di Kejurnas

Senin, 7 September 2026 - 21:31 WIB

Akibat Kabut Asap, Laga PSMS Lawan Sumsel United Berubah

Senin, 7 September 2026 - 07:57 WIB

Sumut Juara Umum Kejuaraan Wushu Taolu Junior Sumatera 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:12 WIB

Yamaha Dukung Turnamen Catur SIWO PWI-STOK Binaguna

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:51 WIB

David Luther Kembali Pimpin PASI Sumut

Berita Terbaru