Polrestabes Medan Tanam Jagung Kuartal III di Sunggal

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IST/sadamanews.com
LAKSANAKAN: Polrestabes Medan kembali melaksanakan penanaman Jagung serentak kuartal III tahun 2025 di Dusun 17, Sempat Arih, Sei. Semayang, Medan Sunggal.

MEDAN – Kepolisian Resor Kota Besar Medan kembali melaksanakan penanaman Jagung serentak kuartal III tahun 2025 di Dusun 17, Sempat Arih, Sei. Semayang, Medan Sunggal, Rabu (9/7/2025).

Penanaman jagung kuartal ketiga ini dipimpin oleh Wakapolrestabes Medan, AKBP Rudy Silaen.

“Dari kegiatan ini, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kota Medan,” kata Rudy di lokasi.

Ia mengatakan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas lahan, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan serta kelestarian lingkungan.

“Kegiatan penanaman jagung ini adalah salah satu bentuk implementasi Polri dalam mendukung program nasional serta membantu masyarakat agar lebih mandiri secara pangan,” ujarnya.

Rudy mengungkapkan, luas tanah yang dilakukan Penanaman jagung pada kuartal ke III ini adalah 1 hektar.

“Sebelumnya untuk di wilayah Medan Sunggal ini kami sudah melakukan penanaman jagung seluas 17,4 hektar,” bebernya.

Sebelum dilaksanakan penanaman bibit jagung bersama para stakeholder dan petani, Rudy bersama para tamu undangan mengikuti zoom meeting penanaman jagung serentak secara virtual bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menteri pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi 4 Siti Hediati Soeharto, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Irwasum Polri Komisaris Jenderal Polisi. Prof. Dr. Dedi Prasetyo.

Rombongan Kapolri tersebut berlokasi di Grobogan, Jawa Tengah. Dengan menghadirkan pimpinan lembaga terkait seperti Bapenas, Bulog, Kapolda Jawa Tengah, Gubernur dan para ketua perhimpunan tani se-Jawa Tengah.

Saat menyampaikan keta Sambutan, Menteri pertanian Andi Amran Sulaiman lagi-lagi menemukan masalah penyaluran pupuk, dijual dengan harga di atas HET (Harga Eceran Tertinggi) yakni sebesar Rp160 ribu perkarung.

“Bapak Kapolda, nah ini saya temukan lagi ada permainan pupuk. Segera selidiki pak! Untuk Dirut pupuk saya tegaskan untuk mencabut ijin usaha para penjual pupuk itu, jangan kasi ampun,” tegas Amran. (*)

Editor : mangampu sormin

Berita Terkait

Pemprov dan DPRD Sumut Tuntaskan Evaluasi P-APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp1,29 Triliun
Pemprov Sumut Percepat Penyerahan Aset RSUD dr M Thomsen Nias
Ka. SPI Perumda Tirtanadi Bantah Adanya Temuan BPK 170 Paket “Emergency”
Dalam Sehari, 12 Ketua Ranting PP di Kabupaten Deliserdang Terpilih Secara Aklamasi
Pemprov Sumut Siapkan Taman Kehati 14 Hektare, Bangun Ekologi Baru di Kwala Bekala
Polrestabes Medan Budidayakan 16.000 Bibit Lele untuk Ketahanan Pangan
Pendaftaran Balon Ketua PWI Sumut Dibuka 2-6 Nopember 2026
Dinas LHK Pastikan Tidak Ada Titik Api, Kabut Asap di Sumut Kiriman Luar Daerah

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Pemprov dan DPRD Sumut Tuntaskan Evaluasi P-APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp1,29 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Pemprov Sumut Percepat Penyerahan Aset RSUD dr M Thomsen Nias

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Dalam Sehari, 12 Ketua Ranting PP di Kabupaten Deliserdang Terpilih Secara Aklamasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Pemprov Sumut Siapkan Taman Kehati 14 Hektare, Bangun Ekologi Baru di Kwala Bekala

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Polrestabes Medan Budidayakan 16.000 Bibit Lele untuk Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Tengah Malam, Polisi Obrak – Abrik Sarang Narkoba Jermal 12

Selasa, 20 Okt 2026 - 10:47 WIB

BERITA UTAMA

Sukseskan HUT PP ke-67, Joni Irawan Sumbang 100 Goni Beras

Senin, 19 Okt 2026 - 23:02 WIB