Kadispora Sumut Bantah Ada Pemotongan Gaji Securiti

Minggu, 2 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M Mahfullah Pratama Daulay SSTP, MAP,

MEDAN – Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Kadispora) Sumatera Utara (Sumut) M Mahfullah Pratama Daulay SSTP, MAP, menyesali munculnya berita di suatu media mengenai pemotongan gaji para security di jajaran Dispora Sumut.

Ipunk (panggilan beliau) dengan santai menanggapi berita itu. Untuk diketahui bahwa penyediaan jasa tenaga kebersihan, keamanan atau security dilakukan melalui tenaga alih daya atau outsourcing yang dilaksanakan oleh penyedia jasa atau pihak kedua, yang sudah barang tentu gaji dibayarkan oleh penyedia jasa langsung kepada yang bersangkutan apakah security atau tenaga kebersihan.

“Sepengetahuan saya gaji dibayar dengan sistem payroll atau transfer langsung ke rekening pekerja. Sangat mustahil kami melakukan pemotongan gaji dan sistem penggajian securiti yang ditetapkan sesuai peraturan Upah Minimum Provinsi (UMP),” ujar Mahfullah di Medan, Minggu (2/2).

“Saya menyesali terbitnya berita itu, karena seharusnya sebelum dibuat ada kroscek atau konfirmasi lebih dahulu kepada kami. Kalau seperti ini kan bisa menimbulkan opini buruk,” papar pria yang akrab disapa Ipunk tersebut.

Sebelumnya ada media di Medan yang melansir sekuriti Dispora Sumut mengeluhkan pemotongan gaji yang diduga dilakukan oleh Kepala Subbagian Umum Dispora Sumut.

Seorang sekuriti yang menjadi sumber berita itu bercerita bahwa pemotongan itu sebesar Rp700 ribu untuk iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut sang sekuriti yang tidak disebutkan namanya, gaji mereka tahun 2024 sebesar Rp2.875.000 dan direncanakan naik menjadi Rp3.765.000 pada 2025.

“Namun Kasubbag mengatakan, kami hanya akan menerima tiga juta rupiah per bulan pada ini. Padahal sebelumnya kami diberitahu bahwa gaji kami sekitar Rp3,7 juta. Kami sangat kecewa,” beber sumber.

Menurut Ipunk, pelaksanaan pekerjaan jasa penyedia keamanan atau sekuriti Dispora Sumut melalui outsourcing sudah berlangsung sejak lama.

“Tetapi mengenai pemotongan gaji mereka itu tidak benar. Jadi saya menganggap berita yang sempat beredar merupakan masukan. Namun kalau masih berlanjut, maka itu pantas dicurigai ada sesuatu,” klaim mantan Kasatpol PP Provsu tersebut.

Kadispora Sumut menambahkan bahwa janganlah membuat berita berita yang dapat merugikan orang lain. “Saya juga punya hak untuk melaporkan para pihak yang telah membuat berita ini, namun saat ini kami memilih untuk melakukan klarifikasi,” tambahnya

Terang Kadispora, pihaknya sebelumnya sudah menanyakan pada Kasubbag Umum dan Kasubbag Umum telah menanyakan kepada para security terkait hal ini.

Namun para security mengaku tidak pernah menyampaikan hal hal seperti itu.

Ipunk juga menambahkan bahwasanya seharusnya pihak media menyebutkan identitas security yang melaporkan agar hal tersebut bisa ditindaklanjuti.

Sepanjang media tidak menyampaikan identitas pelapor, maka Ipunk menganggap berita hanyalah isapan jempol belaka.

Ipunk menambahkan silahkan dibuka secara transparan, jika tidak maka pihaknya juga dapat melakukan proses hukum terhadap media ataupun oknum yang menyebar luaskan berita bohong tersebut.

Pihaknya saat ini sebenarnya sedang sangat fokus menuntaskan dua tugas besar, sehingga wajar terkejut dengan munculnya berita seperti itu.

“Kami saat ini sedang berusaha menyiapkan konsep dan solusi terbaik pemanfaatan venue pasca PON (Pekan Olahraga Nasional) 2024. Di antaranya dengan melakukan pertemuan intensif dengan pengurus cabang olahraga terkait,” papar Ipunk.

Dispora Sumut juga sedang menyiapkan Pergub (Peraturan Gubernur) Desain Olahraga Daerah (DOD) Sumatera Utara. Beberapa diskusi dan kajian sudah dan akan dilakukan, supaya Pergub DOD itu nantinya maksimal.

“Jadi jika berita tidak benar soal pemotongan gaji sekuriti ini masih berlanjut, saya pantas curiga ada hal lain yang melatarinya. Berarti ada rencana dan upaya masif di baliknya. Dan kalau ini masih berlanjut kami akan menempuh jalur hukum,” tegas mantan Sekda Kota Binjai tersebut. (*)

Editor: Mangampu Sormin

Berita Terkait

Ir. Timbul Limbong: Perlunya Sinergi Pemerintah, Pekerja dan Pengusaha
Hardiknas 2026, Bobby Nasution Minta Kenaikan Gaji Guru Tiap Tahun dan Penguatan Fasilitas Pendidikan
May Day 2026 di Sumut, Bobby Nasution Tegaskan Kesejahteraan Buruh Jadi Prioritas
Pemprov Sumut Data 9.759 Usulan CPNS Tahun 2026
Deli Serdang Tata Kawasan Pedagang, UMKM Central Resmi Dibangun
Sarang Narkoba di Jalan Karya Medan Digerebek, 7 Pemuda Diamankan
Di Sumut Bayar PKB Kini Lebih Mudah, Tak Perlu KTP Pemilik Lama
Satgas Pemulihan Bencana Aceh Ditutup, Wabup Deli Serdang Sampaikan Dukungan untuk Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:56 WIB

Ir. Timbul Limbong: Perlunya Sinergi Pemerintah, Pekerja dan Pengusaha

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:47 WIB

Hardiknas 2026, Bobby Nasution Minta Kenaikan Gaji Guru Tiap Tahun dan Penguatan Fasilitas Pendidikan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:18 WIB

May Day 2026 di Sumut, Bobby Nasution Tegaskan Kesejahteraan Buruh Jadi Prioritas

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:54 WIB

Pemprov Sumut Data 9.759 Usulan CPNS Tahun 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:47 WIB

Deli Serdang Tata Kawasan Pedagang, UMKM Central Resmi Dibangun

Berita Terbaru

Oplus_131072

KRIMINAL

Babak Belur, Pencuri Ditangkap Polsek Medan Area

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:00 WIB

OLAHRAGA

PSMS Medan Tahan Persiraja

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:34 WIB