Jamu Bekasi City FC, PSMS Wajib Menang

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJIB: Eko Purdjianto didampingi Maring saat memberikan keterangan kepada wartawan. (ist/sadamanews.com)

MEDAN – sadamanews.com – Kekalahan telak 1-2 dari Garudayaksa FC di laga sebelumnya menjadi pukulan keras dan membuat jalan PSMS Medan menuju putaran ketiga Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 terasa terjal.

Situasi semakin pelik mengingat pada Jumat malam (30/1/2026) nanti, PSMS Medan harus menjamu tamu tangguh, Bekasi City FC, yang kokoh bercokol di posisi empat klasemen sementara dengan raihan poin yang lebih sehat.

PSMS sendiri terlempar ke posisi enam, terpaut satu poin dari Persiraja Banda Aceh di atasnya. Laga di Stadion Utama Sumatera Utara ini bukan lagi sekadar pertandingan biasa; ini adalah final mini yang akan sangat menentukan masa depan mereka musim ini.

Namun, di tengah bayang-bayang tekanan itu, aroma optimisme justru tercium dari kubu pelatih. Eko Purdjianto, sang arsitek yang belum lama menduduki kursi kepelatihan, dengan tegas menyatakan kesiapan pasukannya.

Dalam konferensi pers di Ruang Media Center, Kamis (29/1/2026), Eko mengaku telah melakukan evaluasi mendalam, terutama menyangkut masalah kehilangan fokus di menit-menit krusial yang sering menjadi bumerang.

“Evaluasi hingga masalah kehilangan fokus di menit krusial sudah kami antisipasi. Secara kesiapan, semua pemain sudah siap berkontribusi penuh,” tegas Eko, sebelum menyampaikan kabar duka Barata masih absen karena cedera serius.

“Hanya Barata yang tidak bisa tampil besok. Alhamdulillah kondisinya mulai membaik, tetapi dia masih butuh waktu untuk pulih sepenuhnya.”

Di sisi lain, ada angin segar dengan kedatangan pemain anyar, Antoni. Eko mengonfirmasi bahwa pemain tersebut telah bergabung dan akan segera diuji dalam sesi latihan terakhir.

“Sore ini masih ada waktu untuk berlatih. Kita akan lihat nanti perkembangannya,” ujar Eko, yang didampingi oleh salah satu pilar tim, Ari Maring.

Maring sendiri, mewakili suara garda terdepan, menyatakan kesiapan mental yang matang. Menurutnya, setiap hasil, menang atau kalah, telah menjadi bahan pembelajaran berharga.

“Saya dan teman-teman lain sudah siap. Evaluasi terus kami lakukan. Target kami jelas: tiga poin penuh,” tutur Maring dengan penuh keyakinan.

Keyakinan itu harus diwujudkan, karena secara matematis, ini adalah kesempatan terakhir bagi PSMS untuk merebut posisi lima besar sebelum putaran kedua berakhir.

Regulasi Pegadaian Championship musim ini menerapkan sistem triple round robin, di mana posisi akhir putaran kedua memiliki konsekuensi sangat besar.

Tim yang finis di posisi 1-5 akan mendapatkan keuntungan format “5 kandang dan 4 tandang” di putaran ketiga yang lebih ketat. Sebaliknya, tim peringkat 6-10 akan mendapat jadwal yang lebih berat: 4 kandang dan 5 tandang.

Perbedaan satu poin dan satu peringkat ini bisa berarti perbedaan antara peluang yang terbuka lebar dan beban berat di fase selanjutnya.

Oleh karena itu, misi PSMS sangatlah jelas: wajib meraih kemenangan penuh atas Bekasi City. Namun, itu saja tidak cukup. Mereka juga harus berharap pada hasil lain, yakni Persiraja Banda Aceh gagal meraih kemenangan saat menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion H. Dimurthala.

Jika skenario tersebut terwujud PSMS menang dan Persiraja seri atau kalah maka PSMS berpeluang meloncat ke peringkat lima dengan mengandalkan keunggulan agregat head-to-head.

Malam Jumat nanti di Stadion Utama Sumatera Utara akan menjadi ajang pertaruhan nyali dan strategi. Di satu sisi, ada Bekasi City yang ingin mengamankan posisinya di papan atas. (ril/Sormin)

Berita Terkait

Kepala IPA Delitua Tirtanadi Bantah Pengolahan Bahan Kimia Tidak Standar
4 Hari Kabel Listrik Jatuh ke Seng Rumah Warga tak Ditanggapi
Kepala BNN Kota Binjai Rayakan Ulang Tahun ke-43
Bedah Rumah Selesai, Bupati Deli Serdang Serahkan Kunci dan Sertifikat Tanah Warga di Dua Kecamatan
Pemkab Deli Serdang Dukung Optimalisasi Program PAAR di Percut Sei Tuan
Gubernur Bobby Jagokan Jerman Juara Piala Dunia 2026
Dukung Program Tiga Juta Rumah, Bobby Nasution Minta OJK Perkuat Sinergi di Sumut
Polsek Medan Area Ringkus Maling Kereta

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:00 WIB

Kepala IPA Delitua Tirtanadi Bantah Pengolahan Bahan Kimia Tidak Standar

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:10 WIB

Kepala BNN Kota Binjai Rayakan Ulang Tahun ke-43

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:17 WIB

Bedah Rumah Selesai, Bupati Deli Serdang Serahkan Kunci dan Sertifikat Tanah Warga di Dua Kecamatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:13 WIB

Pemkab Deli Serdang Dukung Optimalisasi Program PAAR di Percut Sei Tuan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:31 WIB

Gubernur Bobby Jagokan Jerman Juara Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

KRIMINAL

Pengendara Motor dengan Bus Pariwisata di Medan Marelan Ribut

Minggu, 7 Jun 2026 - 16:04 WIB

OLAHRAGA

Seri III Ladies Pool League Sumut Digelar 11-12 Juni 2026

Minggu, 7 Jun 2026 - 14:44 WIB

DAERAH

Sahrul Ajak kader Pemuda Pancasila Lebih Solid dan Kompak

Minggu, 7 Jun 2026 - 14:31 WIB